cari kata

Rabu, 15 April 2026

Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn di Bidang Kepakaran Hukum Kepailitan

 Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn di Bidang Kepakaran Hukum Kepailitan 





Jakarta - Acara pengukuhan Profesor / Guru Besar Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn di Universitas Jayabaya, pada hari Rabu (15/4/2026), pukul 09.00 WIB hingga selesai, berlangsung secara sukses dan khidmat.


Sidang Terbuka Senat Universitas Jayabaya dalam rangka Pengukuhan Profesor Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn di Bidang lImu Hukum dengan Kepakaran Hukum Kepailitan pada Universitas Jayabaya ini digelar di Auditorium Prof. Dr. H. Moeslim Taher, S.H., lantai 8 Gedung Rektorat Universitas Jayabaya, Jl Pulomas Selatan Kav 23-24 DKI Jakarta.

Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn resmi meraih gelar Profesor berdasar SK Mendiktisaintek RI No. 1790/ M/ KPT.KP/2026 dengan bidang kepakaran Hukum Kepailitan.



Diawali pembacaan ayat suci Al Qur'an, kemudian pembacaan doa oleh Prof. Dr. Ary Ginanjar Agustian.


Kemudian setelah pembukaan Sidang Terbuka Senat Universitas Jayabaya, disusul dengan pembacaan profil Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn., oleh Ketua Senat Universitas Jayabaya Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H.,  "Prof. Dr. H. Yuhelson, S.H., M.H., M.Kn. merupakan akademisi dan praktisi hukum yang memiliki kontribusi penting dalam pengembangan ilmu hukum, khususnya pada bidang Hukum Kepailitan. Dalam praktiknya, tidak banyak praktisi hukum yang secara bersamaan berperan aktif sebagai akademisi yang konsisten melakukan kegiatan pendidikan, penelitian, serta publikasi ilmiah secara berkelanjutan. Oleh karena itu, perpaduan peran sebagai praktisi sekaligus akademisi yang dijalankan oleh beliau menjadi konstruksi yang sangat berarti dalam menjembatani antara teori dan praktik hukum. Melalui kegiatan pendidikan, penelitian serta publikasi ilmiah yang berkelanjutan tersebut, beliau mengembangkan kajian hukum ekonomi yang menitikberatkan pada dinamika hubungan antara debitor dan kreditor dalam sistem hukum modern. Saat ini, beliau mengembangkan diri sebagai dosen sekaligus direktur Program Pasca Sarjana Universitas Jayabaya serta aktif mengajar pada Program Doktor Ilmu Hukum, Program Magister Ilmu Hukum, dan Program Magister Kenotariatan. Selain kegiatan ekonomi, beliau juga aktif dalam praktik hukum sebagai Managing Partner pada Law Office Yuhelson & Partners di Jakarta yang memberikan perspektif praktis terhadap berbagai persoalan hukum bisnis, kepailitan, dan restrukturisasi hutang. Aktif mengajar di berbagai lembaga pelatihan-pelatihan dan pendidikan. Kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah menjadi bagian penting dari konstruksi akademik beliau. Dalam pengembangan ilmu hukum, berbagai karya ilmiah telah dipublikasikan dalam bentuk buku, referensi, serta jurnal internasional bereputasi, jurnal nasional terakreditasi, dan jurnal nasional terindeks yang berjumlah kurang lebih 79 karya ilmiah. Secara substansi, karya ilmiah tersebut berfokus pada bidang Hukum Kepailitan dan PKPU, Hukum Ekonomi, Hukum Bisnis, Hukum Kenotariatan, Hukum Perbankan. Di antara berbagai karya ilmiah tersebut, terdapat karya ilmiah fenomenal, yaitu publikasi yang berhasil menembus Jurnal Internasional Bereputasi Scopus Quartile 1 (Q1), yang merupakan kategori jurnal internasional dengan reputasi dan dampak ilmiah tertinggi di bidangnya," urai Ketua Senat Universitas Jayabaya Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H.

Kemudian Wakil Rektor I Universitas Jayabaya Prof. Ir. Herliati, M.T., Ph.D membacakan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomer 1790/ M/ KPT.KP/2026  Tentang kenaikan jabatan akademik Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn., sebagai Profesor / Guru Besar dalam bidang Ilmu Hukum dengan kepakaran Hukum Kepailitan.



Sesi selanjutnya adalah Orasi Ilmiah Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn., berjudul : "Summum Bonum dalam Hukum Kepailitan Kontemporer: Rekonstruksi Paradigma Perdamaian sebagai Via Pacis Keadilan Distributif".

"Ide dan pemikiran yang dituangkan dalam orasi Ilmiah ini menganalisis pergeseran paradigma hukum kepailitan di Indonesia dari orientasi likuidasi menuju orientasi penyelamatan usaha (corporate rescue). Dengan menggunakan pendekatan yuridis- normatif dan perspektif filosofis, melahirkan konsep Summun Bonum (kebaikan tertinggi) yang diwujudkan melalui perdamaian dalam hukum kepailitan. Hukum kepailitan konvensional yang kaku sering kali mengabaikan kemanfaatan ekonomi yang lebih luas, seperti keberlangsungan usaha, lapangan kerja dan stabilitas pasar. Rekonstruksi hukum kepailitan kontemporer menempatkanperdamaian scbagai Via Pacis (jalan damai) yang mengedepankan keadilan distributif bagi kreditor dan debitor," papar Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn., dalam orasi ilmiahnya.


Kemudian penyerahan SK kepada Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn., oleh Ketua Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya, FICD, M.H.,.



Sesi selanjutnya adalah pengalungan samir kepada Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn., oleh Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH, M.Hum.



Serta ada sesi penyerahan buket bunga kepada Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn dari putri dan putra Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn., yaitu dr. Alisha Putri Sonya, Assyfa Putri Sonya, SH., dan Rayhan Nur Yuviro.

Kemudian sambutan dari Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH, M.Hum., yang intinya menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn  : "Prof Yuhelson mampu menghadirkan pemikiran hukum yang tidak hanya normatif, tapi juga kontekstual, dan solutif" ujar Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH, M.Hum.


Selanjutnya sambutan dari Ketua Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya, FICD, M.H., menyatakan," Pengukuhan Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn sebagai Guru Besar merupakan buah dari dedikasi panjang,  keteguhan ilmiah, serta komitmen yang kokoh dalam menegarkan keadilan melalui jalur keilmuan. Lebih dari itu, pengukuhan ini memiliki makna yang sangat istimewa karena beliau merupakan profesor dalam bidang hukum kepairitan yang pertama di Indonesia. Pencapaian ini bukan hanya kebanggaan bagi Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn  semata, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi kami,  seluruh keluarga besar Universitas Jayabaya. Keberhasilan ini mencerminkan kualitas, integritas, dan semangat akademik yang tersekali bangun dalam kebangkang bersama. Hukum kepailitan bukan sekedar persoalanpenyelesaian hutang-hutang, melainkan cerminan dari keseimbangan atau kepasian hukum dan keadilan. Di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, kehadiran pemikir dan ahli seperti Profesor Yuhelson menjadi sangat penting untuk memberikan alah kedalaman dan integritas  dalam praktik maupun penembangan hukum di Indonesia.

Atas nama yayasan, kami menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan setinggi- tingginya.  Semoga amanah sebagai guru besar ini semakin memperluas konstribusi beliau alam meencerdaskan kehidupan bangsa, melahirkan generasi unggul, serta memperkuat peran pertumbuhan tinggi sebagai pilar peradaban. Akhir kata,  semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian kita," ungkap Ketua Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya, FICD, M.H.



Kemudian sambutan dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A. yang pada intinya menyampaikan, selamat atas kesuksesan Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn dalam meraih jabatan akademik Guru Besar. "Penambahan guru besar selalu menjadi indikator positif  bagi sehatnya tradisi keilmuan di sebuah perpuraan tinggi namun di balik statistik pencapaian institusi ada realitas perjuangan yang tidak mudah kita sama-sama tahu bahwa proses menuju guru besar itu menuntut ketangguhan mental karena beratnya mencapai guru besar. Tentu ada tahapan publikasi ilmiah yang ketat  review berlapis dan urusan administratif tridharma yang seringkali berjalan beriringan dengan padatnya tanggung jawab mengelola institusi dan mengajar oleh karena itu pengukuhan Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn., pada hari ini adalah bukti nyata dari konsistensi kedisiplinan dan ketahanan beliau dalam merawat keilmuan, "papar Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A.


Setelah itu acara sidang terbuka Senat Universitas Jayabaya dalam rangka pengukuhan gelar Profesor kepada Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., M.Kn resmi ditutup oleh Ketua Senat Universitas Jayabaya Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H.



Acara Sidang Terbuka Senat Universitas Jayabaya pada Pengukuhan Profesor/ Guru Besar Prof. Dr. H. Yuhelson, SH., MH., di ruang auditorium Prof. Dr. H. Moeslim Taher, SH., Universitas Jayabaya ini berlangsung secara aman, tertib, khidmat dan lancar, serta dihadiri oleh para Pejabat Instansi, baik negeri dan swasta, para Guru Besar, dan para tamu undangan VIP, juga para civitas akademika Universitas Jayabaya, prosesi sidang terbuka Senat Universitas Jayabaya berlangsung secara aman, tertib dan kondusif. (Red)

Senin, 06 April 2026

Kuliah Umum Universitas Jayabaya bertema " Peranan Ilmu Komunikasi Dalam Dakwah Bil Haq" oleh Dr. H. Das'ad Latif, S.Sos., S.Ag, M.Si., Ph.D




 Jakarta -Universitas Jayabaya sukses menggelar Kuliah Umum bertema :" Peranan Ilmu Komunikasi dalam Dakwah Bil Haq" oleh  Dr. H. Das'ad Latif, S.Sos., S. Ag, M. Si., Ph. D. selaku Pakar Ilmu Komunikasi. 

Kuliah umum ini dilaksanakan pada hari Senin, 6 April 2026 Pukul 10.00 WIB sampai selesai bertempat di Ruang Seminar Prof. Dr. Hj. Yuyun Moeslim Taher, S.H., Universitas Jayabaya.

Mengawali acara, Ketua Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya Moeslim Taher, FICD, M.H..dalam sambutannya menyampaikan :  "Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ustadz Das'ad Latif yang telah berkenan hadir untuk berbagi ilmu, pengalaman dan inspirasi kepada kita semua. Semoga apa yang disampaikan nanti dapat memperkaya wawasan serta menjadi bekal berharga, khususnya bagi generasi muda dalam menyampaikan kebaikan di tengah masyarakat. Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar dan menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam mendatangkan nilai-nilai kebenaran," papar Ketua Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya Moeslim Taher, FICD, M.H.

Selanjutnya Rektor Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum mengatakan pada intinya kita harus waspada di era komunikasi digital yang serba cepat ini , "Begitulah hebatnya alat komunikasi.Seperti kita contohkan sekarang ini, peperangan antara yang sekarang sedang berlangsung ini. Jadi sebetulnya peperangan yang sebenarnya itu adalah di handphone kita ini.  Jangan kita mau kalah dengan konten-konten yang palsu. Saya berharap, pesan saya, sebagai rektor mmm, saya ingin sampaikan. Kita mesti melek dalam situasi digital sekarang ini. Tidak bisa tidak.  Jangan tertipu dengan suatu keadaan yang kita lihat di dalam digital. Siapa yang mempunyai tingkat emosional yang tinggi, itulah yang paling gampang tertipu oleh handphone anda." papar Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum.

Acara Kuliah Umum ini.dibuka dengan Doa Pembuka oleh dosen Jayabaya Asep Saifullah, S.Ag. MM.

Selanjutnya adalah event penyerahan SK Dosen Jayabaya dan pemakaian jaket almamater Universitas Jayabaya kepada Dr. H. Das'ad Latif, S.Sos., S. Ag, M. Si., Ph. D.

Kuliah umum kali ini dipandu oleh Wakil Direktur I Pascasarjana Jayabaya Dr. Nur Hakim, SH., M.H.

Pada kesempatan utama, Dr. H. Das'ad Latif, S.Sos., S. Ag, M. Si., Ph. D. selaku Ahli Ilmu Komunikasi, yang juga dikenal secara luas sebagaii Da'i kondang ini dalam paparannya mengemukakan bahwa Peranan Ilmu Komunikasi dalam dakwah bil haq ini penting dalam kehidupan. 

"Karena saya dosen yang telah sering melakukan penelitian maka definisi operasional dalam ilmu komunikasi ini sangat penting, kita harus paham definisi operasional pada setiap kata yang kita sampaikan, " papar Dr. H. Das'ad Latif, S.Sos., S. Ag, M. Si., Ph. D.

Dalam paparannya Dr. H. Das'ad Latif, S.Sos., S. Ag, M. Si., Ph. D sangat inspiratif dan interaktif kepada hadirin yang hadir di Universitas Jayabaya.









Acara ini dihadiri oleh segenap pimpinan Universitas Jayabaya dengan ratusan orang peserta yang terdiri dari segenap unsur Yayasan Jayabaya,  para pimpinan Universitas Jayabaya, mulai dari Rektor Universitas Jayabaya, segenap Wakil Rektor Jayabaya, Direktur Pascasarjana Jayabaya, dan segenap Wakil Direktur Pascasarjana Jayabaya, Kepala LPM, Kepala LPPM, Kepala LMH Jayabaya, dan para karyawan Jayabaya.

Kuliah Umum ini juga dihadiri oleh para Dekan Fakultas, para Wakil Dekan Fakultas, para Kaprodi, para Sekprodi dan para Kepala Biro, kemudian Kepala Bagian, Kepala BAU Jayabaya, Kepala BAK Jayabaya, civitas akademika, termasuk para Dosen Universitas Jayabaya yang berkesempatan hadir.

Kuliah umum di Universitas Jayabaya berlangsung aman tertib dan lancar.

Universitas Jayabaya terakreditasi Unggul.

Perlu diketahui bahwa Universitas Jayabaya telah terakreditasi Unggul. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No. 2429/SK/BAN-PT/ Ak/PT/VII/2025 , menyatakan bahwa Universitas Jayabaya memenuhi syarat peringkat Unggul. ( Red)




Kuliah Pagi Bahasa Jurnalistik di FIKOM Jayabaya

 



Jakarta, 6 April 2026 — Dosen Mung Pujanarko memberikan kuliah Bahasa Jurnalistik kepada mahasiswaFIKOM Jayabaya bernama Gabriel Valentino Abraham di Gedung FIKOM Jayabaya pada Senin pagi  (6/4/2026).

Dalam perkuliahan tersebut, Mung Pujanarko menyampaikan materi mengenai dasar-dasar penulisan berita yang baik dan benar sesuai kaidah bahasa Indonesia baku. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mampu menulis berita secara profesional, jelas, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.

Kuliah berlangsung di Gedung FIKOM Jayabaya dengan suasana interaktif antara dosen dan mahasiswa. Gabriel Valentino Abraham sebagai peserta aktif mengikuti setiap penjelasan yang diberikan selama sesi pembelajaran.

Adapun metode yang digunakan dalam perkuliahan ini adalah kombinasi antara teori dan praktik langsung. Mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep penulisan jurnalistik, tetapi juga langsung mempraktikkannya dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Melalui pendekatan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih cepat memahami teknik penulisan berita sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam dunia jurnalistik modern. (imo)

Sabtu, 04 April 2026

Kebun Anggrek bulan April 2026

 


Foto di atas : satu tanaman Anggrek yang telah saya piara sejak tahun 2007 kini di bulan April 2026 berbunga kembali.

Anggrek ini sudah menempel epifit di Pohon Salam sejak tahun 2007.

Foto2 di bawah : Anggrek2 yg dipiara sejak bulan Mei 2025.

Tanaman Mangga bersemi.




































Foto diatas adalah Anggrek Phalaenopsis, kemungkinan jenis hibrida Phalaenopsis aphrodite atau Doritaenopsis, Anggrek kuning ini terlama saya piara sejak tahun 2007. Sejak itu pula menempel erat di pohon salam. Bertahun-tahun. Berbunga lagi April 2026.















Ini genus Dendrobium, kemungkinan besar merupakan jenis hibrida keriting atau spesifiknya seperti Dendrobium Black Spider. 
Berikut adalah beberapa detail mengenai anggrek ini:
Anggrek hitam ini memiliki kelopak berwarna gelap, seringkali coklat tua atau merah marun, dengan tepian kuning atau hijau, dan bentuk yang melintir (keriting). 
Dendrobium jenis ini populer dalam koleksi tanaman hias dan seringkali merupakan hasil persilangan untuk mendapatkan warna atau bentuk unik. 
Tanaman ini tumbuh subur di iklim tropis seperti Indonesia dan memerlukan cahaya yang cukup untuk merangsang pembungaan.

















 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons