cari kata

Senin, 05 Oktober 2026

Universitas Jayabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa, Dosen, dan Karyawan










Universitas Jayabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Mahasiswa, Dosen, dan Karyawan

JAKARTA — Universitas Jayabaya menggelar Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan karyawan. Kegiatan yang merupakan program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Pulogadung.

Program CKG berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 5–9 Oktober 2026, bertempat di Lobby Tengah Universitas Jayabaya. Pelayanan kesehatan diberikan mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Jayabaya dalam mendorong kesadaran dan kepedulian sivitas akademika terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Selain mahasiswa, program ini juga memberikan kesempatan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan karyawan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Universitas Jayabaya juga mengimbau para dosen untuk mendukung partisipasi mahasiswa dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa yang mengikuti CKG diberikan dispensasi untuk tidak mengikuti perkuliahan pada waktu pemeriksaan dan/atau memperoleh kelonggaran waktu dalam pengisian absensi apabila terjadi keterlambatan.

Kelonggaran tersebut tetap dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan akademik yang berlaku di Universitas Jayabaya.

Jadwal Cek Kesehatan Gratis

Pada Senin, 5 Oktober 2026, pemeriksaan dijadwalkan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Teknik Sipil angkatan 2026 pada pukul 09.00–10.30 WIB. Selanjutnya, mahasiswa Arsitektur angkatan 2026 mendapat jadwal pukul 10.30–12.00 WIB. Setelah istirahat pukul 12.00–12.30 WIB, layanan pukul 12.30–13.00 WIB diperuntukkan bagi karyawan, mahasiswa, dan peserta lainnya.

Selasa, 6 Oktober 2026, pemeriksaan mata bagi karyawan/tenaga kependidikan serta layanan pap smear khusus peserta yang sudah menikah berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB. Sementara itu, mahasiswa Manajemen angkatan 2026 mendapat jadwal pukul 09.00–11.00 WIB dan Teknik Elektro angkatan 2026 pukul 11.00–12.00 WIB. Setelah istirahat, layanan kembali dibuka bagi karyawan, mahasiswa, dan peserta lainnya pukul 12.30–13.00 WIB.

Pada Rabu, 7 Oktober 2026, pemeriksaan mata bagi karyawan/tenaga kependidikan dan layanan pap smear kembali tersedia pukul 09.00–12.00 WIB. Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara angkatan 2026 dijadwalkan pukul 09.00–10.30 WIB, sedangkan Ilmu Hubungan Internasional angkatan 2026 pukul 10.30–12.00 WIB. Setelah istirahat, layanan bagi peserta lainnya berlangsung pukul 12.30–13.00 WIB.

Kamis, 8 Oktober 2026, jadwal pemeriksaan diperuntukkan bagi mahasiswa Ilmu Hukum angkatan 2026 pukul 09.00–10.30 WIB, Sistem Informasi angkatan 2026 pukul 10.30–12.00 WIB, dan Teknik Kimia setelahnya sesuai pengaturan pelaksanaan. Waktu istirahat dijadwalkan pukul 12.00–12.30 WIB, dilanjutkan layanan bagi karyawan, mahasiswa, dan peserta lainnya pukul 12.30–13.00 WIB.

Sementara itu, pada Jumat, 9 Oktober 2026, pemeriksaan dijadwalkan bagi mahasiswa Psikologi pukul 09.00–10.00 WIB, Akuntansi pukul 10.00–11.00 WIB, dan Teknik Mesin pukul 11.00–12.00 WIB. Setelah istirahat pukul 12.00–12.30 WIB, layanan bagi karyawan, mahasiswa, dan peserta lainnya berlangsung pukul 12.30–13.00 WIB.

Melalui Program Cek Kesehatan Gratis ini, Universitas Jayabaya berharap semakin banyak sivitas akademika yang memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Universitas Jayabaya dalam menciptakan lingkungan kampus yang tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan seluruh sivitas akademika.


Sabtu, 03 Oktober 2026

Run 3 Oktober 10K

 Run 3 Oktober 10 kilometer

Rute Situ Kemang



Saya lahir 3 Oktober 1974.

Kini 3 Oktober 2026 tepat HUT saya ke-52 tahun.

Alhamdulillah laa haula walaa quwata illa billah


Kembali berlatih lari 10 kilometer di pagi hari.

Rute keliling Situ Kemang Bogor.


Udara pagi situ Kemang masih morning breeze.
Di rute lari situ Kemang ini kita bisa berlari menyusuri Situ/ Danau Kemang.












Pentingnya Lari Pagi bagi Usia 50-an: Menjaga Kesehatan, Kebugaran, dan Kualitas Hidup

Memasuki usia 50-an bukan berarti seseorang harus mengurangi aktivitas fisik. 
Justru, pada usia ini, menjaga kebugaran tubuh menjadi semakin penting. Salah satu olahraga yang dapat dilakukan secara rutin adalah lari pagi.

Bagi seseorang yang berusia 50 tahun ke atas, lari pagi bukan sekadar aktivitas untuk membakar kalori atau menjaga berat badan, tetapi juga merupakan investasi kesehatan jangka panjang. 

Dengan latihan yang teratur dan sesuai kemampuan, lari pagi dapat membantu menjaga kesehatan jantung, memperkuat otot, meningkatkan stamina, serta mendukung kesehatan mental.

1. Menjaga kesehatan jantung
Seiring bertambahnya usia, risiko penyakit kardiovaskular cenderung meningkat. 
Lari pagi dengan intensitas yang sesuai dapat melatih jantung agar bekerja lebih efisien, meningkatkan sirkulasi darah, serta membantu mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol.

2. Pada usia 50-an, massa otot dan kepadatan tulang dapat mulai menurun. Aktivitas lari yang dilakukan secara terukur membantu mempertahankan kekuatan otot kaki dan mendukung kesehatan tulang.
Namun, lari sebaiknya dilengkapi dengan latihan kekuatan, seperti squat ringan, latihan keseimbangan, dan latihan beban, untuk membantu mengurangi risiko jatuh dan cedera.

3. Menjaga berat badan dan metabolisme
Lari pagi membantu membakar energi, menjaga komposisi tubuh, serta meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan membantu menjaga berat badan tetap sehat.

Dikombinasikan dengan pola makan bergizi dan tidur yang cukup, lari pagi dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat di usia 50-an.
Jika baru mulai berlari, memiliki penyakit jantung, tekanan darah yang belum terkontrol, atau mengalami nyeri sendi, konsultasikan dahulu dengan dokter. Hentikan aktivitas jika mengalami nyeri dada, pusing berat, atau sesak napas yang tidak biasa, dan segera cari pertolongan medis.

Penutup
Lari pagi pada usia 50-an merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap diri sendiri. Konsistensi jauh lebih penting daripada kecepatan maupun jarak tempuh. Tidak perlu selalu mengejar rekor pribadi atau berlari sejauh mungkin. Lari ringan yang dilakukan secara teratur, disertai istirahat cukup dan pola makan sehat, dapat memberikan manfaat besar bagi tubuh.

Usia 50-an bukan alasan untuk berhenti berlari. Sebaliknya, inilah saat yang tepat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup agar tetap sehat, bugar, dan bersemangat menjalani hari. Setidaknya itulah yang saya lakukan : terus berlatih lari. (*)

Kamis, 01 Oktober 2026

Anggrek mekar di Bulan Oktober 2026

 













Bulan Oktober 2026 setelah melalui Elnino parah di September 2026.
Bulan Oktober 2026 ini sudah mulai hujan di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Sebelumnya di September agak parah kering dan panas.

Tim P2MW Lolos Seleksi KMI Expo XVII Tahun 2026

Tim P2MW Lolos Seleksi KMI Expo XVII Tahun 2026









Jakarta - FTI Universitas Jayabaya melalui Tim P2MW FTI Universitas Jayabaya lolos dalam Seleksi KMI Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman.

Inovasi luar biasa dari tim FTI Jayabaya dengan karya "Hair Care Organik Berbasis Ekstraks Daun Gelinggang dan Minyak Alpukat Menggunakan Teknologi Low Temperature Infusion".

KMI Expo XVII 2026 diselenggarakan di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto, Jawa Tengah, pada tanggal 29 September 2026 hingga 1 Oktober 2026.

Informasi Utama KMI Expo 2026

• Tuan Rumah: Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto.

• Tanggal Pelaksanaan: 29 September – 1 Oktober 2026.

• Tema: "Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global".

• Jumlah Peserta: Diikuti oleh 395 kelompok usaha mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

• Penyelenggara: Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek sebagai puncak Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW)

Dan termasuk 27 tim yang lolos Collaborative Matching

Collaborative Matching di KMI Expo adalah forum interaktif yang mempertemukan mahasiswa wirausaha secara langsung dengan praktisi, investor, dan pelaku industri.
Tujuan utama dari agenda ini adalah membangun komunikasi, memperluas jejaring bisnis, serta mendapatkan umpan balik langsung (feedback) mengenai ide, produk, kesiapan usaha, dan model bisnis yang sedang dikembangkan oleh mahasiswa

Produk ini seperti masker rambut dan hair oil dikembangkan oleh tim mahasiswa termasuk dari jurusan Teknik Kimia FTI Jayabaya dengan memanfaatkan kombinasi kandungan omega-3 dari  buah Alpukat dan ekstrak Daun Gelinggang

Dosen FTI Jayabaya Donna Imelda yang mendampingi  tim  P2MW FTI Universitas Jayabaya KMI Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman menyatakan bahwa FTI Jayabaya lolos pendanaan mengusung produk Avogal Hair yaitu produk Masker Rambut dan Hair Oil.  (*)

Jumat, 25 September 2026

Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim bersama Universitas Jayabaya : Merajut Syukur dan Doa Bersama untuk Senyum Anak Yatim

 Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim bersama Universitas Jayabaya : Merajut Syukur dan Doa Bersama untuk Senyum Anak Yatim





JAKARTA, IMC  – Universitas Jayabaya menggelar kegiatan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim dengan mengangkat tema “Merajut Syukur dan Doa Bersama: Wujud Janji Hati untuk Senyum Anak Yatim”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 25 September 2026, bertempat di Lobby Tengah Universitas Jayabaya, Kampus Universitas  Jayabaya Jl Pulomas Selatan kav 23-24, DKI Jakarta.






Kegiatan tasyakuran ini menghadirkan sejumlah kurang lebih seratus orang anak-anak yatim sebagai bagian dari rangkaian acara berbagi kebahagiaan dan kepedulian sosial di lingkungan Universitas Jayabaya.

Melalui kegiatan ini, sivitas akademika Universitas Jayabaya diharapkan dapat bersama-sama memanjatkan rasa syukur serta doa, sekaligus memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada anak-anak yatim.

Tema “Merajut Syukur dan Doa Bersama” mencerminkan semangat untuk menjadikan rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga melalui kepedulian dan berbagi dengan sesama. Kehadiran anak-anak yatim diharapkan semakin memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC  Dr. Laila Indriyanti Fitria, M.Si, kemudian pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Hikmatus Syifa Aulia, A.Md. Adapun Ketua Panitia acara ini adalah Dr. Achmad Fitrian, S.H., M.H.,


Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Umum Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya, FICD., M.H yang mengatakan:  "Hari ini adalah momentum yang sederhana tetapi memiliki makna yang besar bagi keluarga Yayasan Jayabaya dan Universitas Jayabaya. Kita bersyukur atas perjalanan Universitas Jayabaya telah melalui berbagai tantangan dan perubahan zaman. Perjalanan panjang tersebut tidak mungkin terwujud tanpa kerja keras, pengabdian, dan kebersamaan seluruh keluarga besar Universitas Jayabaya. Untuk itu saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pimpinan, dosen, tenaga pendidikan, mahasiswa, dan seluruh pihak yang selama ini telah ikut menjaga dan membangun Universitas Jayabaya.

Bagi Yayasan Jayabaya, pendidikan bukan semata-mata tentang gedung, fasilitas, prestasi, atau angka-angka pencapaian.  Pendidikan pada akhirnya adalah tentang manusia. Kita ingin Universitas Jayabaya terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan kompeten,  tapi juga memiliki integritas, ahlak, kepedulian, dan tanggung jawab kepada masyarakat.

 Karena itu pula, kehadiran anak-anak yatim di tengah-tengah kita hari ini memiliki makna tersendiri.  Anak-anak yang saya cintai, santunan yang kami berikan hari ini mungkin tidak seberapa.  Tapi kami berharap dibalik apa yang sederhana ini, ada pesan yang jauh lebih besar.

Bahwa kalian tidak sendiri. Teruslah belajar, jangan pernah merasa rendah karena keadaan, jangan pernah takut untuk bermimpi.  Bangunlah masa depan kalian dengan ilmu, akhlak, dan kerja keras. Dan doa, kami semua mendoakan agar kalian menjadi manusia yang sukses dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. Dan kepada seluruh keluarga besar Jayabaya, saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai sebuah acara seremonial. Mari kita tumbuhkan budaya berbagi kepedulian," papar Ketua Umum Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya, FICD., M.H.



Disusul dengan sambutan Rektor Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum., yang menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya acara ini "Ingin saya sejenak mengajak kita semua untuk merundukkan hati dan memanjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT," ucap Rektor Jayabaya.



Kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan doa oleh Wakil Warek III Jayabaya Drs. Amiruddin Kurdi, M.M., yang menyampaikan pentingnya berbagi bersama anak yatim sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selanjutnya adalah santunan yang dibagikan kepada sekitar 100 (seratus) orang  anak-anak yatim yang hadir di Universitas Jayabaya.





Kegiatan yang dilaksanakan di Lobby Tengah Universitas Jayabaya ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat berbagi di lingkungan kampus.

Acara ini dihadiri oleh segenap unsur pimpinan Jayabaya diatantaranya : Ketua Yayasan Jayabaya, Bendahara Yayasan, para pengurus Yayasan Jayabaya, BPH Yayasan, kemudian dihadiri langsung okeh Rektor Jayabaya, para Wakil Rektor Jayabaya. Hadir pula Direktur Pascasarjana Jayabaya, para Guru Besar Universitas Jayabaya, para Wakil Direktur Pascasarjana Jayabaya. Kemudian dihadiri oleh para Dekan Fakultas, para Wakil Dekan, Kepala LMH Jayabaya, Humas Jayabaya dan Wakil Humas Jayabaya, Kepala BAA dan Kepala BAU Jayabaya, para Kepala Biro dan para Kepala Bagian di lingkungan Universitas Jayabaya, para Dosen, para tenaga kependidikan, mahasiswa, dan segenap sivitas akademika Jayabaya yang hadir dalam Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim.

Dengan mengusung semangat “Wujud Janji Hati untuk Senyum Anak Yatim”, tasyakuran diharapkan dapat menghadirkan suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kebahagiaan bagi seluruh peserta, khususnya anak-anak yatim yang hadir. (*)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons