cari kata

Selasa, 12 Mei 2026

Universitas Jayabaya hadiri Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) serentak Pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual

 


Jakarta, IMC - Universitas Jayabaya menghadiri acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) serentak dalam  rangka pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual dengan seluruh Perguruan Tinggi di Wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Surat Pencatatan Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Khusus Jakarta Jl. MT. Haryono No. 24, Cawang, Jakarta Timur, pada hari Selasa (12/5/2026).

Direktur Pusat Kajian Studi Jayabaya yakni Dr. Dedy Ardya Prasetiyo S.H., LLM., bersama Sekretaris Pusat Kajian Studi Jayabaya yakni Eka Wahyu Hidayat, SIP, M.Si.,  hadir langsung dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) serentak dalam  rangka pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual dengan seluruh Perguruan Tinggi di  Wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang digelar di Aula A Lantai 4, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Khusus Jakarta.

Tujuan Pembentukan dan penguatan sentra kekayaan intelektual ini adalah untuk meningkatkan jumlah permohonan Kekayaan Intelektual dari perguruan tinggi. Acara ini menghadirkan berbagai perguruan tinggi swasta dan negeri di wilayah DKI Jakarta, dengan fokus mendorong inovasi dan perlindungan karya intelektual civitas akademika. (Red)





Anggrek Mei 2026

 





































Semua foto karya = mung pujanarko

Sabtu, 09 Mei 2026

Gerhana Bulan by Mung Pujanarko

 







Gerhana bulan adalah fenomena alam saat bumi berada tepat di antara matahari dan bulan, menghalangi cahaya matahari mencapai bulan. 


Bulan akan terlihat berwarna merah (Blood Moon) karena hamburan Rayleigh di atmosfer bumi.Proses Terjadinya: Fenomena ini terjadi saat posisi matahari, bumi, dan bulan sejajar lurus, membuat bulan sepenuhnya masuk ke bayangan inti bumi (umbra).Keamanan Pengamatan: Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan sangat aman dilihat langsung dengan mata telanjang tanpa alat pelindung.











































































Peristiwa Gerhana Bulan Total (GBT)  ini hanya dapat terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan tepat atau hampir membentuk garis lurus dan Bulan berada dalam fase Bulan purnama. Jenis dan durasi gerhana Bulan bergantung pada jarak Bulan terhadap simpulnya di orbit.































 
Fenomena yang saya -> Mung Pujanarko foto ini adalah Gerhana Bulan Total (GBT): Bulan sepenuhnya masuk dalam bayangan umbra bumi, sering tampak kemerahan.








Klik gambar untuk memperbesar gambar.

Semua foto di laman ini karya orisinal : Mung Pujanarko saat gerhana bulan.

Mohon tidak mengcopy, mengambil foto-foto ini

( Mung Pujanarko)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons