cari kata

Jumat, 08 Mei 2026

Deretan Karya Tugas Poster Mahasiswa Fasilkom Jayabaya tahun 2026

 

Karya : Susilo Reyfasha Surya - FASILKOM JAYABAYA


Karya : Steven Rusmando Samosir _ FASILKOM JAYABAYA


Karya : Virginia Regita Sari mahasiswa FASILKOM JAYABAYA

Karya : Muhammad Rizki

Karya : Gabriella Wiana mahasiswa FASILKOM JAYABAYA



Karya : Pinki Intan Saputri FASILKOM Jayabaya


Karya : Octandreas mahasiswa Fasilkom Jayabaya



Karya : Johan Joshua Fasilkom Jayabaya

Deretan Karya Tugas Poster Mahasiswa Fasilkom Jayabaya tahun 2026

 

Karya : Williams Kislew Mangaraja ( FASILKOM JAYABAYA)

Karya : Preskoko Rumapea ( FASILKOM Jayabaya)

Karya : Ridho Mu'izzudin ( FASILKOM JAYABAYA)

Karya : Alham Rahmatullah ( FASILKOM JAYABAYA)

Karya : Muhammad Aditya Saputra mahasiswa Fasilkom Jayabaya



Karya : Pinki _ FASILKOM JAYABAYA

Karya Gabriella (Gaby) _ FASILKOM JAYABAYA


Karya : Arizal _ FASILKOM JAYABAYA

Kamis, 07 Mei 2026

Draco volans

 Draco volans








Semua foto karya : Mung Pujanarko

Lokasi : kebun rumah kec kemang bogor

Kepik Epilachna spp

 

Kumbang pemakan daun (Leaf-eating lady beetle)
Nama ilmiah: Epilachna spp. (Famili: Coccinellidae)
Ordo: Coleoptera


Foto Karya : Mung Pujanarko


Serangga ini adalah salah satu jenis kepik pemakan daun (Epilachna spp.), yang merupakan salah satu dari sedikit anggota famili kumbang koksi (Coccinellidae) yang bersifat herbivora.


Hi Lady Bug🐞🐞🐞🐞🪷💮🌸🌼🐞🐞🐞

Latihan lari 10 kilometer

 Lati 10 kilometer pada Hari Kamis (7/5/2026) mengikuti virtual run flungo dan virtual run human race.

Sekaligus tamat multiple run labour day 22km. 









Menikmati Lari Pagi 10 Kilometer di Rute Situ Kemang
Suasana pagi yang tenang menjadi teman terbaik dalam aktivitas olahraga. Hal itu dirasakan saat menuntaskan lari sejauh 10 kilometer di rute Situ Kemang, Kabupaten Bogor. Udara segar, pemandangan danau yang masih diselimuti kabut tipis, serta cahaya matahari pagi menciptakan pengalaman berlari yang menenangkan sekaligus menyegarkan.

Bagi saya lari itu latihan menyelaraskan heart beat detak jantung dengan pace langkah kaki stride.

Lari pagi saya mulai sejak matahari mulai terbit. Jalur di sekitar Situ Kemang Kec. Kemang, Kab. Bogor menawarkan suasana alami dengan pepohonan rindang dan pantulan air danau yang membuat perjalanan terasa lebih nyaman. Selain menjadi tempat favorit warga untuk berolahraga, kawasan ini juga cocok bagi pelari yang ingin menikmati suasana tenang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Dalam sesi lari kali ini, jarak yang ditempuh mencapai 10,46 kilometer dengan waktu 31 menit 40 detik berdasarkan catatan aplikasi olahraga. Konsistensi langkah dan ritme pernapasan menjadi kunci untuk menjaga performa sepanjang rute.

Tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, lari pagi juga membantu menjaga fokus dan semangat menjalani aktivitas harian. Sensasi angin pagi dan panorama Situ Kemang menjadi motivasi tersendiri untuk terus menjaga gaya hidup sehat.

Kegiatan olahraga seperti ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih rutin bergerak dan memanfaatkan ruang terbuka hijau sebagai sarana menjaga kebugaran tubuh. Situ Kemang pun tetap menjadi salah satu pilihan menarik bagi pecinta olahraga lari di wilayah Bogor dan sekitarnya.










Seluruh foto karya : Mung Pujanarko.
Lokasi : Situ Kemang, Kec. Kemang, Kab Bogor 16310.
Waktu : Kamis (7/5/2026) pagi hari.




Semua foto asli karya : Mung Pujanarko ‼️

Rabu, 06 Mei 2026

AI dan Ancamannya bagi Pekerja : Chatbot Mulai Gantikan Customer Service, Mahasiswa Diminta Siap Hadapi Perubahan

 AI dan Ancamannya bagi Pekerja : Chatbot Mulai Gantikan Customer Service, Mahasiswa Diminta Siap Hadapi Perubahan



Techno - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin nyata dirasakan di berbagai sektor pekerjaan. Dalam sesi kuliah Multimedia Bisnis, pembicara Mung Pujanarko membahas bagaimana AI mulai mengambil alih pekerjaan entry level yang selama ini banyak dikerjakan manusia, khususnya pada bidang customer service.

Dalam pemaparannya, Mung menjelaskan bahwa chatbot menjadi salah satu bentuk implementasi AI yang paling cepat berkembang di dunia industri. Chatbot merupakan program berbasis AI yang dirancang untuk berinteraksi dengan manusia melalui teks maupun suara. Teknologi ini mampu menjawab pertanyaan pelanggan, memberikan panduan layanan, hingga menangani keluhan sederhana secara otomatis.

“Banyak perusahaan besar sekarang menggunakan chatbot untuk meningkatkan kecepatan layanan dan mengurangi biaya operasional,” jelas Mung di hadapan mahasiswa.

Menurutnya, kehadiran chatbot telah mengubah cara perusahaan melayani pelanggan. Jika sebelumnya customer service dilakukan sepenuhnya oleh manusia, kini sebagian besar pekerjaan dasar dapat diselesaikan secara otomatis oleh sistem AI. Bahkan, beberapa chatbot canggih sudah mampu menyelesaikan kebutuhan pelanggan secara mandiri tanpa bantuan agen manusia.

Namun, di balik kemudahan tersebut, Mung menyoroti ancaman yang mulai muncul bagi tenaga kerja, terutama pekerja pemula atau entry level.

“AI atau Artificial Intelligence itu apakah telah mulai mengambil peran entry level? Jadi apakah urusan baru semakin sulit mencari kerja?” ungkapnya dalam sesi diskusi.

Ia menegaskan bahwa pekerjaan yang bersifat repetitif menjadi target utama penggantian oleh AI. Salah satu contohnya adalah customer service. Menurutnya, pekerjaan customer service memiliki pola kerja yang berulang, seperti menjawab pertanyaan yang sama setiap hari, sehingga lebih mudah digantikan oleh chatbot.

“Pekerjaan customer service itu akan digantikan oleh AI. Dengan apa? Dengan chatbot. Karena pekerjaan customer service atau CS itu akan menjadi sangat repetitive,” jelasnya.

Fenomena ini, kata Mung, sebenarnya sudah mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak perusahaan kini lebih memilih menggunakan chatbot karena dianggap lebih cepat, efisien, dan dapat bekerja selama 24 jam tanpa henti.

Menariknya, Mung juga membagikan pengalamannya beberapa tahun lalu saat menjadi juri dalam kompetisi customer service. Pada masa itu, profesi customer service masih dianggap sangat penting dan memiliki peluang besar. Namun kini, posisi tersebut mulai terancam oleh perkembangan teknologi AI yang semakin canggih.

“Padahal belum lama, beberapa tahun yang lalu saya menjadi juri di kompetisi customer service,” ujarnya.

Meski demikian, Mung menekankan bahwa AI bukan sepenuhnya ancaman jika manusia mampu beradaptasi. Ia mengajak mahasiswa untuk mulai meningkatkan kemampuan yang tidak mudah digantikan mesin, seperti kreativitas, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan pemecahan masalah.

Kuliah ini menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi tidak bisa dihindari. AI memang membuka peluang besar bagi dunia industri, tetapi di sisi lain juga menuntut manusia untuk terus belajar dan berkembang agar tetap relevan di dunia kerja masa depan. ( Tulisan oleh : Matthew Richard Cyrus Mamoto, mahasiswa FASILKOM Jayabaya)

Dosen Fasilkom Tekankan Pentingnya Kecakapan AI bagi Lulusan Baru Sarjana

 


Jakarta, 6 Mei 2026 — Dosen Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Jayabaya, Mung Pujanarko, menegaskan bahwa lulusan baru sarjana di era digital saat ini harus memiliki kecakapan dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).




Menurut Mung Pujanarko, perkembangan teknologi yang sangat pesat telah mengubah cara kerja di berbagai sektor industri. Oleh karena itu, kemampuan menggunakan AI bukan lagi menjadi nilai tambah, melainkan kebutuhan dasar bagi para lulusan perguruan tinggi.

“Mahasiswa yang baru lulus harus mampu beradaptasi dengan teknologi, terutama AI. Tidak hanya memahami, tetapi juga terampil dalam menggunakannya untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja,” ujarnya dalam sebuah kesempatan akademik.

Ia menjelaskan bahwa AI kini telah digunakan di berbagai bidang, mulai dari bisnis, pendidikan, kesehatan, hingga komunikasi. Lulusan yang tidak memiliki keterampilan tersebut berpotensi tertinggal dalam persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Selain itu, Mung Pujanarko juga menekankan pentingnya etika dalam penggunaan AI. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus tetap memperhatikan aspek tanggung jawab, kejujuran, dan dampak sosial.

“AI adalah alat yang sangat kuat. Jika digunakan dengan bijak, bisa memberikan manfaat besar. Namun, jika disalahgunakan, juga bisa menimbulkan masalah,” tambahnya.

Ia berharap perguruan tinggi dapat terus menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.

Dengan meningkatnya peran AI dalam kehidupan sehari-hari, kecakapan teknologi menjadi kunci utama bagi lulusan sarjana untuk dapat bersaing dan berkontribusi secara optimal di masa depan.

Misal bagaimana analogi teknologi AI seperti teknologi baru jaman wildwest digambarkan dengan semiotika narasi seperti yang digambarkan secara semiotik oleh mahasiswa FASILKOM Jayabaya bernama Komara Awaludin berikut ini :

​Revolusi "Cyber-Sheriff": Bagaimana AI Mengubah Wajah Keadilan di Kota Wildstone

​WILDSTONE— Di balik debu jalanan dan arsitektur klasik Saloon yang ikonik, sebuah revolusi teknologi sedang berlangsung secara senyap. Sheriff legendaris Wildstone (personifikasi gambaran seorang dosen), yang selama ini dikenal dengan ketegasan cara lamanya, kini telah bertransformasi menjadi simbol integrasi antara intuisi manusia dan kecerdasan buatan (AI). Fenomena ini menandai babak baru dalam sejarah keamanan perbatasan, di mana teknologi bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan mitra strategis penegak hukum.

​Sinergi Tradisi dan Teknologi Tinggi

​Meskipun penampilan luar sang Sheriff tetap mempertahankan estetika koboi klasik—lengkap dengan topi lebar dan lencana bintang—peralatan yang ia gunakan kini telah berbasis data. Pengaruh AI dalam operasional harian di Wildstone terlihat pada beberapa aspek krusial:

​Analisis Prediktif Kejahatan: Menggunakan algoritma canggih, tim keamanan kini mampu memetakan potensi gangguan di wilayah perbatasan sebelum konfl


(Foto dan artikel Oleh : Komara Awaludin, mahasiswa FASILKOM Jayabaya)

Artikel ini adalah bukti eratnya pergaulan manusia dan AI

Ke depannya lebih menyatu lagi.


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons