![]() |
| Buah Srikaya varietas lokal menemani pisang Raja Sereh |
![]() |
| Tanaman Srikaya lokal tetap rajin berbuah biarpun di musim hujan |
Saya memang penghoby tanaman Srikaya Annona squamosa L. Tanaman ini termasuk ke dalam famili Annonaceae, biarpun pekarangan saya luasnya tidak seberapa, tapi ya tetap saja saya tanami aneka Pohon Buah terutama Srikaya.
Mau musim el nino atau la nina insha Alloh srikaya selalu bertahan dan berbuah. Masya Alloh tabarakallah.
Hijau pohon Srikaya ini membuat segar pekarangan.
Sesuai keterangan yang saya baca, Srikaya Australia dikenal juga dengan nama Srikaya Jumbo atau Srikaya New Varietas. Di halaman saya, biarpun musim hujan seperti sekarang ini Srikaya Australia yang saya tanam tetap rajin berbuah. Apalagi Srikaya Lokal yang bibitnya saya bawa dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, tetap saja rajin berbuah, dan tidak rontok meski curah hujan Bulan Januari ini amat tinggi di Bogor.
![]() |
| Srikaya Australia (new varietas) di halaman |
![]() |
| Srikaya New Varietas berbuah susul menyusul, dengan bunga (tidak musiman) |
Perbedaan antara Srikaya lokal dan New Varietas, daging buah New Varietas lebih tebal., lebih harum , kemudian biji buah lokal lebih banyak yakni sekitar 40 biji dalam satu buah lokal, jika dalam buah new varietas cuma 15 biji saja.
Kalau makan buah ini perut jadi lumayan adem 😄 dan membuat pencernaan menjadi lancar. Alhamdulillah tanaman di halaman ini rajin berbuah jadi biarpun di Bogor jarang yang jual buah Srikaya, saya masih tetap bisa menikmati buah ini.
Selain Srikaya sebenarnya saya juga menanam beberapa tanaman buah lain, seperti Durian, Delima Merah dan Delima Putih, kemudian ada beberapa varietas Pisang. Juga saya tanam Jambu Bol atau Jambu Dersono, tapi Jambu Bol-nya masih pentil bunga, mungkin nanti kalau sudah berbuah juga saya masukkan ke blog saya ini.
![]() |
| Srikaya Australia/ New Varietas biar kecil tapi mau berbuah |
Perawatan Srikaya selain pemangkasan cabang, terutama adalah pemupukan dengan pupuk kandang, kemudian NPK dan SP36 secara berimbang. Prinsip pemupukan yang saya anut adalah sedikit tapi gradual dan kontinyu.
Srikaya lokal awet tidak rewel dan bisa minim perawatan.
9:45 AM
mung pujanarko
















0 komentar:
Posting Komentar