cari kata

Rabu, 01 Juli 2026

Journey

























Tahun 2000

 Saya masuk jadi wartawan SURYA di Surabaya  tahun 1999 hingga tahun 2000.

Tahun 2000 saya masuk ke perusahaan penerbitan TOP Group Media di Surabaya.



Kamera yang saya pakai liputan di tahun awal 2001-2004 adalah Kodak EasyShare yang merupakan sub-merek produk Eastman Kodak Company yang mengidentifikasi sistem fotografi konsumen berupa kamera digital , printer termal snapshot, dok printer termal snapshot, printer inkjet all-in-one, aksesori, dok kamera, perangkat lunak, dan layanan cetak online. Merek ini diperkenalkan pada tahun 2001, dan dihentikan pada tahun 2012, ketika Kodak berhenti memproduksi dan menjual semua kamera digital dan bingkai foto.

Kemudian tahun 2004 saya masuk ke Harian Duta Masyarakat dengan masih tetap pakai kanera Kodak EasyShare untuk menotret liputan.

Tahun 2006 saya mulai menjadi Dosen Jurnalistik dengan tetap masih menjadi jurnalis di www.pewarta-indonesia.com, kemudian www.indonesiamediacenter.com, www.mtv.co.id dan www.kasuaritv.com.

Pada tahun 2000 waktu itu saya masuk ke penerbitan TOP Group Media di Surabaya, saya bertemu Singgih Sutoyo yang merupakan owner TOP Group Media. Kebetulan saya juga alumni UNEJ Universitas Negeri Jember sama satu alumni universitas Negeri Jember dengan Singgih Sutoyo (kini alm).

Tahun 2026 saya dapat kabar Singgih Sutoyo telah almarhum dari situs di bawah ini : 

https://menaramadinah.com/93617/innalillahi-wainnailaihi-roojiun-mas-singgih-sutoyo-alumni-ka-fkip-unej-yang-selama-hidupnya-mengabdi-di-dunia-jurnalistik.html



Innalillahi Wainnailaihi Roojiun, Mas Singgih Sutoyo Alumni KA FKIP UNEJ Selama Hidupnya Mengabdi di Dunia Jurnalistik Telah Meninggal Dunia

Teman teman KA FKIP UNEJ banyak mengenal Singgih Sutoyo sebagai wartawan, Majalah TOP Group, Pemred Majalah Acces dan Viral Kata. Com. Kini telah meninggal dunia setelah menderita sakit stroke di Sidoarjo. Seperti apakah kisah hidupnya. Berikut ini laporan Pemred menaramadinah.com Husnu Mufid :

Drs. Singgih Sutoyo masa kecil hidup di daerah  Banyuwangi Selatan. Setelah lulus STM Jember melanjutkan kuliah di FKIP Administrasi Pendidikan UNEJ tahun 1980.

Setelah wisuda meraih gelar sarjana menjadi wartawan Jawa Pos. Juga punya toko penjualan berbagai macam koran di Jember. Beliau sukses menjadi wartawan dan usaha tokonya dibidang penjualan berbagai macam nama koran. Termasuk koran Karya Darma dan Jawa Pos serta Surya.

Cukup terkenal Mas Singgih Sutoyo waktu itu sebagai wartawan. Cita cintanya ingin jadi wartawan Jawa Pos di Jakarta. Tapi tidak kesempatan. Hanya jadi wartawan di Jember dan Surabaya.

Kemudian Mas Singgih Sutoyo mengambil langkah besar keluar dari Jawa Pos dan mendirikan Majalah TOP di Surabaya dan sukses dengan memiliki mesin cetak sendiri.

Kesuksesan ini menjadikan keinginan dirinya mewujudkan cita cintanya menjadi wartawan di Jakarta guna mengembangkan bisnis media lewat TOP Group yang menerbitkan berbagai macam majalah dan tabloid.

Setelah itu bersama PP. KAUJE yang saat itu dipimpin Dr. Ali Masykur Musa dan teman lainnya mendirikan Majalah Acces yang memprofil alumni alumni UNEJ dan menerbitkan buku Alumni Inspiratif alumni UNEJ. Ini berhasil sukses. Cukup banyak alumni yang diterbitkan di majalah Acces dan buku Alumni Inspiratif. Sehingga dikenal Alumni Unej di Indonesia

Namun setelah PP KAUJE ketuanya Sarmuji dan Sekjennya Surapati, Majalah Acces dan Buku Alumni Aspiratif tidak terbit lagi. Sangat banyak alumni yang menyayangkan tidak terbitnya Majalah dan Buku Alumni Inspiratif.

“Ada perbedaan soal penerbitan Majalah Acces antara saya dengan pengurus baru PP KAUJE dibawa Ketua Sarmuji dan Sekjen Surapati. Inginnya menjadi media Digital. Sehingga tidak terbit lagi,” ujar Mas Singgih Sutoyo saat masih hidup.

Setelah Majalah Acces tidak terbit lagi, maka Mas Singgih Sutoyo lantas mendirikan dan mengembangjan Viral Kata.Com sebuah media online dan mendapat dukungan dari Calon Bupati Jember Hendy hingga menang Pilkada 5 tahun lalu.

Setelah satu tahun Hendy Jadi Bupati Jember. Singgih Sutoyo pindah ke Sidoarjo dan beberapa tahun kemudian menderita sakit dan sempat dijenguk Rahula Alumni Fisip Unej.

Hari ini 24 Januari 2025 meninggal dunia di Rumah Sakit Krian Sidoarjo. Innalillahi wa innailaihi roojiun. Sangat banyak alumni UNEJ yang merasa kehilangan. Dibuktikan dengan sangat banyaknya di WA Group yang mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Mas Singgih Sutoyo. Mereka merasa kehilangan Tokoh Pers itu.

Semoga almarhum diampuni dosa dosanya, dilapangkan kuburnya dan yang ditinggalkannya dikuatkan imannya.

Rumah Mas Singgih Sutoyo Alumni  FKIP 80, di RS Krian Sidoarjo. Alamat rumah duka :
RT 01/ RW 01 Desa Wonokupang Kec Balongbendo – Sidoarjo-Jatim

 

Kebun Anggrek edisi bulan Juli 2026

 

Dendrobium, ini sering disebut sebagai Savin Two Tone atau Xiangyu.Ciri khasnya adalah kelopak bunga putih dengan aksen ungu muda atau magenta yang cerah pada bagian ujung dan pusatnya.Varietas Dendrobium ini dikenal cukup mudah dirawat dibandingkan beberapa jenis anggrek lainnya.









































 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons