cari kata

Rabu, 07 Oktober 2026

Mung Pujanarko, S.Sos., M.I.Kom.: Meniti Karier Jurnalistik dari Media Cetak hingga Era Digital

Mung Pujanarko, S.Sos., M.I.Kom.: Meniti Karier Jurnalistik dari Media Cetak hingga Era Digital

Perkenalkan, saya :  Mung Pujanarko, S.Sos., M.I.Kom adalah editor di sejumlah situs berita antara lain : 

 https://pewarta-indonesia.com/, https://www.indonesiamediacenter.com/?m=1, https://www.mtv.co.id/?m=1, https://www.kasuaritv.com/?m=1, https://www.adhyaksafoto.com/?m=1, https://www.suarasultan.com/?m=1, dan https://www.berantaspos.com/?m=1,

Saya alumni FISIP UNEJ Universitas Negeri Jember, dan Magister Jurnalistik dari IISIP Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jakarta. Mengawali karir di harian pagi SURYA di Surabaya tahun 1999, setelah lulus S1, dan kemudian Redaktur di Harian DUTA MASYARAKAT tahun 2006, kemudian Branch Manager Majalah ADINFO BOGOR tahun 2007, serta kemudian lanjut editor pada situs-situs berita di atas.

 Dunia jurnalistik telah menjadi bagian penting dari perjalanan profesional saya _> Mung Pujanarko, S.Sos., M.I.Kom. 

Perjalanan kerjaan saya semenjak lulus S1 di bidang media dimulai sejak 1999, ketika saya mengawali kiprah sebagai jurnalis di harian pagi SURYA di Surabaya.

Pengalaman di media cetak kemudian berlanjut. 

Pada 2006, Mung Pujanarko bergabung dengan Harian DUTA MASYARAKAT, sebelum melanjutkan aktivitas jurnalistiknya di Majalah ADINFO BOGOR pada 2007.

Seiring perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola konsumsi berita masyarakat, kiprahnya kemudian berkembang ke media digital. Mung Pujanarko aktif sebagai editor maupun pengelola konten di sejumlah situs berita, di antaranya Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI), Indonesia Media Center, MTV.co.id, Kasuari TV, Adhyaksa Foto, Suara Sultan, dan Berantas Pos.

Namanya juga tercatat sebagai penulis di Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI). Dalam salah satu publikasi KOPI, Mung Pujanarko dikenal sebagai sosok yang memberikan pelatihan mengenai dasar-dasar jurnalistik, termasuk pentingnya penerapan unsur 5W+1H, akurasi fakta dan data, serta dukungan fotografi dan videografi dalam pemberitaan.

Dari Wartawan Cetak ke Media Digital

Pengalaman panjang di media cetak menjadi modal penting dalam memasuki era jurnalistik digital. Perubahan teknologi membuat proses produksi dan distribusi berita berkembang semakin cepat.

Bagi Mung, pengalaman jurnalistik tidak berhenti pada aktivitas menulis berita. Dunia media juga menuntut kemampuan melakukan penyuntingan, memeriksa fakta, memahami karakter pembaca, serta menyesuaikan penyajian informasi dengan perkembangan platform digital.

Jejaknya sebagai editor terlihat pada sejumlah media daring. Di Indonesia Media Center, misalnya, nama Mung Pujanarko tercantum dalam keterangan profil redaksi/penulis bersama latar belakang akademiknya di bidang komunikasi dan jurnalistik.

Karya-karya yang menggunakan kredit foto atau nama Mung Pujanarko juga muncul dalam sejumlah pemberitaan di berbagai media digital, termasuk MTV.co.id dan Kasuari TV.

Memperkuat Kompetensi melalui Pendidikan

Di tengah perjalanan profesionalnya sebagai jurnalis, Mung Pujanarko juga memperkuat kompetensi akademiknya.

Ia merupakan alumni FISIP Universitas Jember (UNEJ). Pendidikan kemudian dilanjutkan pada jenjang magister dengan mengambil bidang Jurnalistik di IISIP (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Jakarta.

Latar belakang pendidikan dan pengalaman lapangan tersebut kemudian menjadi kombinasi penting dalam aktivitasnya sebagai praktisi sekaligus pengajar jurnalistik.

Profil yang tercantum pada sejumlah media juga menyebut Mung Pujanarko sebagai instruktur jurnalistik serta pernah menjalankan aktivitas pengajaran di sejumlah perguruan tinggi.

Tetap Aktif di Dunia Media dan Jurnalistik

Memasuki era media digital, Mung Pujanarko (52) tetap mempertahankan aktivitas jurnalistiknya. Berbagai berita yang dipublikasikan dengan namanya menunjukkan keterlibatannya dalam produksi dan penyuntingan informasi, khususnya berita pendidikan, kampus, sosial, dan berbagai kegiatan masyarakat.

Pengalaman sejak menjadi wartawan media cetak pada akhir 1990-an hingga terlibat dalam media online menunjukkan adanya perjalanan panjang mengikuti perubahan lanskap jurnalistik Indonesia.

Dari ruang redaksi media cetak, dunia majalah, hingga newsroom digital, perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana profesi jurnalistik terus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi.

Bagi Mung Pujanarko, pengalaman jurnalistik bukan hanya tentang menghasilkan berita, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran dan berbagi pengetahuan mengenai jurnalistik kepada generasi berikutnya.

Dengan pengalaman sejak 1999, perjalanan Mung Pujanarko menjadi gambaran seorang praktisi media yang mengalami langsung perubahan besar dunia pers Indonesia: dari era surat kabar dan majalah menuju era media online dan produksi informasi digital. 

(Implementasi OODA LOOP)

OODA  LOOP


0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons