Renungan Malam
Baru baru ini di bulan juli 2026 masyarakat Indonesia kelas menengah yang sudah terengah-engah karena ekonomi begah dibuat terperangah oleh dugaan tindak koruptif manipulatif kewenangan jabatan senilai emas 74 kilogram.
Jaman dulu ada pesugihan emas sisik ular siluman.
Sekarang pesugihan paling cepat dan akurat adalah pesugihan koruptif manipulatif.
Dengan jabatan dan kuasa-relasi maka pesugihan koruptif manipulatif baik oknum ekskutif oknum legislatif maupun yudikatif -oknum bisa eksklusif massif kondusif.
Sama ketika jaman dulu hikayat pesugihan emas sisik ular naga gemerincing turun di rumah pelaku pesugihan. Seram bukan?
Ya bukan.
Bukan seram lagi.
Lebih seram jika harta kita tidak ada ridho Alloh SWT. Tidak ada ridha berarti tidak ada berkah dari Alloh SWT.
Lalu Apakah kaya orang pesugihan sisik emas ular naga ? Lha jelas iya kaya. Tapi apa diridhai Tuhan Yang Maha Esa emasnya?
Pesugihan saya rasa ga gratis. Ada konsekuensi gelapnya. Dan itu dosa.
Kalau kita masih ingat dosa dan pahala.
kalau lupa karena lapar serakah ?
Tuhan ridha pada harta yang halal. Pada harta yang diperoleh dengan jalan yang baik yang fair yang berkah.
Alangkah ngerinya pegang harta di dunia ini yang Tuhan tidak ridha. Tuhan jelas tidak gembira dengan perilaku koruptif manipulatif nan massif. Tuhan tidak ridha maka sudah sulit untuk kita berkelit.
10:30 PM
mung pujanarko




0 komentar:
Posting Komentar