cari kata

Senin, 12 Februari 2024

Lomba Menulis Bertema Pengamanan Aset Digital Ditutup




Jakarta – Panitia lomba menulis dengan tema Pengamanan Aset Digital dinyatakan ditutup per tanggal 10 Februari 2024 pukul 23.59 WIB. Hal itu disampaikan Ketua Team Juri, Mung Pujanarko, S.Sos, M.I.Kom melalui press release yang dikirimkan ke media ini.


“Sebagaimana diketahui bahwa Persatuan Pewarta Warga Indonesia menggelar lomba menulis bekerjasama dengan SSL Indonesia, sebuah perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang teknologi digital dan informatika. Lomba yang kita mulai pada tanggal 8 Desember 2023 lalu, hari ini kita tutup dengan resmi,” tulis Mung Pujanarko dalam keterangan pers-nya, Sabtu malam, 10 Februari 2024.


Berita tentang lomba ini di sini: Bekerjasama dengan SSL Indonesia, PPWI Adakan Lomba Menulis Bertema Pengamanan Aset Digital (https://pewarta-indonesia.com/2023/12/bekerjasama-dengan-ssl-indonesia-ppwi-adakan-lomba-menulis-bertema-pengamanan-aset-digital/)


Dari pantauan media ini pada situs Koran Online Pewarta Indonesia, media massa online yang dikelola PPWI Nasional, diketahui bahwa sejumlah 40 artikel lomba telah masuk ke meja panitia dan siap untuk dilakukan analisis dan penilaian oleh team juri. Jumlah peserta lomba ini terlihat tidak begitu ramai, namun juga tidak mengecewakan.


“Dari pantauan panitia lomba, topik lomba menulis ini memang cukup berat karena berbicara tentang ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi. Sementara itu, sasaran peserta lomba yang umumnya menjadi pelanggan lomba di PPWI adalah kalangan masyarakat menengah ke bawah, yang umumnya tingkat pengetahuan ilmiah dan ketertarikan terhadap teknologi tinggi kurang memadai,” tambah Mas Imung, demikian dosen komunikasi Universitas Jayabaya ini akrab disapa.


Namun kata dia, hal ini akan menjadi catatan bagi PPWI agar kedepannya dapat menyelenggarakan lomba serupa dengan persiapan yang lebih matang serta pemetaan sasaran peserta lomba yang lebih tepat. “Ini merupakan tantangan bagi PPWI agar kedepan bisa menyelenggarakan lomba menulis dengan persiapan yang lebih baik dan menyasar peserta yang lebih tepat sasaran,” terang Wakil Ketua Umum PPWI itu.


Selanjutnya, team juri lomba akan segera bekerja untuk mendapatkan nama-nama pemenang lomba berdasarkan hasil penilaian atas hasil karya masing-masing. Dari jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya, direncanakan pengumuman lomba berhadiah tiket pesawat ini akan keluar pada tanggal 15 Februari 2024 mendatang.


“Kita upayakan tepat waktu, jumlah naskah juga tidak terlalu banyak sehingga dalam waktu 4-5 hari ini, kita dapat menuntaskan penilaian atas artikel-artikel yang masuk ke meja panitia lomba,” pungkas Mung Pujanarko. (APL/Red)

Sabtu, 10 Februari 2024

Ironi dan Paradoks

 Tulisan ini sepi.

Sepi dari perhatian.

Karena memang untuk perhatian pribadi saja. Bukan umum.

Paradoks dan Ironi saya tidak hendak menerangkan apa itu paradoks dan ironi secara harfiah.

Googling saja sudah beres mengerti paradoks dan ironi.

Paradoks dan ironi mewarnai kehidupan jika seseorang memperhatikan dan memikirkannya.

Semakin sadar apa paradoks dan ironi yang dia alami, maka semakin paham bahwa alam pikir dan tindakannya hanya bergantung hanya dengan memikirkan bagaimana dia memilih jalan yang lurus dan tetap sabar pada jalan lurus yang dipilihnya.

Dengan demikian dia akan mampu ber-perspektif melihat paradoks dan ironi itu hanya pada samping-samping jalan yang lurus saja. Tidak di depan menghalangi. Karena dia lewat jalan yang lurus. Orang lain niscaya akan melihat dia melewati dan menempuh menembus yang dilihat orang sebagai paradoks dan ironi. 

Dia hanya tahu meminta bimbingan Sang Maha Pencipta dalam menempuh jalan yang lurus. Sungguh sabar yang membatu-sudah sabar yang membatu. Sabar yang sering diasah dalam setiap beberapa waktu dalam beberapa kali sehari.  Orang mungkin melihatnya melewati paradoks dan ironi. Namun dia hanya tahu menempuh jalan yang lurus. Dia akan sadar melihat paradoks dan ironi itu di samping-samping jalan saja, bukan di depan menghalagi jalan yang lurus berbanding lurus dengan kuantita waktu yang ditempuh olehnya.

Jalan yang lurus itu akan relatif cepat terasa dilalui jika menyadari akan bagaimana menyikapi paradoks dan ironi dengan ingat pada untuk apa ada terlihat sadar olehnya untuk apa dia memahami paradoks dan ironi.

Itu saja.

Selasa, 06 Februari 2024

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Fikom Jayabaya tahun 2024 di Yayasan Dua Sakinah

 









Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM)  dilaksanakan oleh FIKOM Universitas Jayabaya pada hari Selasa (6/2/2024) bertempat di Yayasan Dua Sakinah, Cempaka Putih Jakarta.

JUDUL KEGIATAN : 

"STRATEGI BRANDING PEMASARAN SUSU KEDELAI DI  YAYASAN DUA SAKINAH
KELURAHAN CEMPAKA PUTIH TIMUR, KECAMATAN CEMPAKA PUTIH, JAKARTA PUSAT" 

Pelaksana :
Koordinator : Dra.Siti Hasanah, M.Pd
Nama Anggota : Dr. Ika Yuliasari, M.Si
Nama Anggota : Dra.Winarni, M.Si
Nama Anggota : Dra.Hj.Dewi Setyarini, M.S
Nama Anggota : Mega A.Permatasari, S.I.Kom, M.Si
Nama Anggota : Nenden Retno W., S.I.Kom, M.I.Kom
Nama Anggota : Victor A.Simanjuntak, S.Sos, M.Si
Nama Anggota : Mung Pujanarko, S.Sos, M.I.Kom

Tujuan diadakannya Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini agar ibu-ibu orang tua murid RA Daarul ‘Ilmi di bawah naungan  Yayasan Dua Sakinah dapat merasakan manfaat dari pelatihan ini mengenai susu kedelai ini. Dalam  jangka menengah dapat menambah pemahaman mereka dan menjelaskan pemahamannya kepada teman-teman lainnya, keluarga atau siapa saja yang mereka kenal, sehingga mereka merasakan sama-sama  mempunyai rasa tanggung jawab bahwa untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat okeh Fakultas Ilmu Komunikasi Jayabaya diperlukan karena menyebarkan penyuluhan kepada masyarakat.

Penyuluhan ialah satu cara yang tepat. Apalagi dalam PKM yang bersinergi dengan Yayasan di masyarakat bisa memanfaatkan potensi lingkungan yang ada.
Dalam hal ini kacang kedelai, yang diolah menjadi beberapa makanan dan minuman diantaranya susu kedelai.

Penyulugan komunikasi ini diperlukan agar para orang tua di lingkungan Yayasan Dua Sakinah dapat merasakan manfaat dari pelatihan ini,  dalam jangka menengah dapat menambah pemahaman mereka dan menjelaskan pemahaman tentang  pembuatan susu kedelai dan pemasarannya.

Sehingga  pamasarannya dapat diterapkan baik oleh diri sendiri dan di lingkungan sekitar dimana mereka berada, memberikan info kepada orang tua lainnya yang tidak sempat mengikuti pelatihan tersebut.

Manfaat Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para orang tua murid  siswa-siswi tersebut dapat :
Memperoleh pengetahuan praktis tentang  “STRATEGI BRANDING PEMASARAN SUSU KEDELAI DI  YAYASAN DUA SAKINAH
KELURAHAN CEMPAKA PUTIH TIMUR, KECAMATAN CEMPAKA PUTIH, JAKARTA PUSAT"




Para orang tua siswa-siswi dapat melatih dirinya sendiri untuk dapat membuat susu kedelai dan menjualnya secara mandiri.





Secara bertahap para orang tua murid siswa-siswi dapat merubah pandangannya mereka terhadap cara-cara pembuatan dan pemasaran susu kedelai diantara mereka dan lingkungan sekitar.

Dalam jangka panjang, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan mereka, yakni mereka menjadi faham dan dapat menentukan seperti apa dan bagaimanakah  cara-cara membuat susu kedelai dan pemasarannya yang menarik  dengan  cara yang benar dan baik. (*)

Jumat, 26 Januari 2024

Horology story pribady

 Tadinya postingan ini draft. WebBlog saya ini mirip jurnal pribadi. Tidak ada yang baca ya bagi saya tidak ada masalah 😄

Bukan tujuannya untuk dibaca massal.

Hanya untuk journalling pribadi intinya.

Ok hari ini saya ingin tuangkan horologi pribadi saya.

Kecintaan saya pada arloji atau jam tangan.

Mula-mula saya ingat secara samar-samar, pertama kali dalam hidup saya memakai jam tangan, maklum waktu itu tahun sekira tahun 1984an, saya waktu SD saat itu dibelikan oleh ibu saya pertama kalinya jam tangan merk Casio. Saya tidak tahu typenya, hanya ingat tipis jamnya, dan saya pakai dengan senang hati karena untuk penanda waktu, maklum anak SD. Sayang saya tidak tahu typenya, tapi digital.

Penting bagi saya untuk mengingatnya. Bagi anak SD tahun 1980-an pakai digital Casio tentu menyenangkan pada jaman itu.😄

Kemudian saat tahun 1990 saat saya SMA saya pernah pakai juga jam Casio, typenya lupa.😌 tapi jam itu ada bullbar pelindungnya.

Kemudian jaman kuliah sekira tahun 1995 saya pakai Casio G-shock GT-001-1 G. 

Jam tersebut saya pakai hingga saat saya sudah menikah dan bekerja sebagai jurnalis sampai tahun 2005 kemudian jam itu hilang. 

Karena G Shock itu hilang, maka saya kemudian beli Casio G-Shock G-300-3AVDR Digital Analog Black Resin Band pada tahun 2007.

Jam Casio G Shock G-300-3A ini Release pertama oleh Casio pada tahun 2005. Module 3750, Series : 300, subseries : G-300.


Seiko 5 Sport varian SNZG09K1 - green military dial / mesin 7S36C Automatic (mechanical movement)



Kemudian mulai tahun 2018 saya pakai  Seiko 5 Sport varian SNZG09K1 (green military dial /  mesin 7S36C otomatis mechanical). 


Perhatikan movementnya, ini mesin yang aselinya ya. Perhatikan semua grafir pada mesinnya. Saya lihat beda jauh dengan yang fake. Yang fake mesinnya tidak digrafir. Dijual hanya Rp. 1,4- 1,5 jutaan saja.

Toko-toko online yang jual fake seiko dia nama toko-tokonya itu terkesan sekenanya. Dan dia si toko online fake itu dia campur produknya itu dengan semua produk yang fake. Harga fake selalu lebih murah dari ori. Ini pasti. 

Ini contoh mesin fake.

Ini fake nya bedakan dengan yang aseli di bawah ini



Mata awam biasa sulit membedakan. Teramat sulit. Karena yang sering dipalsu adalah merk Seiko, Casio dan lainnya yang jenis-jenisnya populer.

Tips beli yang aseli kalau online : selalu beli di official store dan jika kita bandingin harga selalu lebih mahal dari toko fake. Ini pasti.

Ini jenis populer dari Seiko dengan 23 jewels dan frekuensi 21.600 bph, berciri Military Automatic Green Dial - Green Nylon Strap. Automatic movement ini impresif bagi saya.


Kalau beli di toko ya toko yang authorized dealer.


Detail kecil dekat angka jam 6, terbaca  : 7S3C - O4Y4 P3 2

Tulisan kecil "O4Y4 P3 2" yang terlihat di dekat posisi angka 6 pada dial bukan merupakan fitur atau spesifikasi jam, melainkan kode produksi dial yang digunakan oleh Seiko.

Arti umumnya adalah:

O4Y4 → Kode desain atau tipe dial (dial code).

P3 → Kode pabrik, jalur produksi, atau revisi dial.

2 → Nomor revisi atau versi komponen.

Kode-kode ini digunakan oleh Seiko untuk keperluan manufaktur dan identifikasi suku cadang jika diperlukan penggantian dial. Kode tersebut tidak memengaruhi fungsi jam dan biasanya hanya berguna bagi teknisi atau kolektor.

Sementara itu, tulisan "7S36" yang juga ada di sekitar posisi pukul 6 menunjukkan kaliber (mesin) jam, yaitu Seiko Caliber 7S36.

Seiko 5 Sports SNZG09K1 Military Automatic Green Dial Green Nylon Strap.

Seiko automatic ini handal. Original Seiko, bukan kw, karena saya beli di authorized dealer Seiko. Tidak perlu baterai. Cukup gerakan tangan sudah membuat jam ini beroperasi normal.

Military Sports SNZG09K1 Automatic Green Dial spec : 

Diameter 43 mm

Thickness 12 mm

Automatic Movement

Stainless Steel

Hardlex Crystal

10 ATM Water Resistant Green

Jam ini awetnya Insha Alloh awet sekali.

Ciri-ciri kode produksi yang tulisannya kecil sekali di dekat angka dial 6 membuktikan keaslian jam seiko 5 automatic saya ini.

Saya pernah lihat kw-nya, tidak ada angka kecil kode produksi di dekat dial 6. Lucunya kw-nya / tiruan fake-nya bahkan dijual di kisaran Rp 1,4 juta.

Ini pun hanya sekedar tulisan untuk memory story horology pribady.

Saya selalu Memakai jam tangan di pergelangan kiri dengan dial (muka jam) menghadap ke dalam.

Style ini adalah gaya yang populer di kalangan militer, penyelam, dan pengendara motor. 

Gaya ini berfungsi untuk melindungi kaca dari benturan dan membuat waktu bisa dibaca sekilas saat tangan memegang kemudi atau membawa perlengkapan.

Gaya ini lazim dipakai karena beberapa alasan berikut:

Perlindungan Ekstra: Posisi dial di dalam melindungi kaca dari goresan atau benturan benda keras saat beraktivitas.

Visibilitas Saat Mengemudi: Anda bisa melihat waktu tanpa harus melepas tangan dari setang motor/mobil atau memiringkan pergelangan tangan secara berlebihan.

Keamanan Taktis: Mengurangi pantulan cahaya pada kaca (dial) yang berpotensi menarik perhatian musuh atau target.

Agar lebih nyaman menggunakan gaya ini, Anda bisa memilih jam tangan khusus (destro atau left-handed) yang kenopnya (crown) berada di sebelah kiri.

Seiko automatic 5, awet sekali. Beli sekali untuk selamanya😁

Casio Duro MDV-107-1A2 Diver

Seling pakai, pada tahun 2020 saya beli Casio Duro MDV-107-1A2 Diver. 



Jam Tangan Diving Casio Duro Original Analog MDV-107-1A2VDF.




Ini adalah jam tangan Casio Duro, sering dijuluki "Batman" karena kombinasi warna bezel biru dan hitamnya. 
Model: Casio General MDV-107-1A2V,  menampilkan dial hitam dengan bezel Batman. 
Fitur Utama: Tahan air hingga kedalaman 200 meter (WR 200M) dan dilengkapi dengan tampilan tanggal.
Tali: Jam ini menggunakan tali resin hitam yang tahan lama. Kok tahu kalau asli ? Jawab : Belinya di toko authorized dealer. Kalau online ya di official store casio.
Sebenarnya jika di online cari ori itu mudah => belilah di official store.
Jangan tergiur /tertipu gambar video di toko tidak jelas/ abal-abal. Setelah lihat komenan pembeli rata-rata kecewa.

Jam Tangan Diving Casio Duro Original Analog MDV-107-1A2VDF.





Casio AE-1200WH-1AV. Casio AE-1200WH-1AV


Seling pakai juga beli tahun 2021 Casio AE-1200WH-1AV. Casio AE-1200WH-1AV ini daily saya pakai karena ringan dan durable. Saya beli karena resiko ringan/ kecil resiko.
Resiko hilang tidak masalah karena jam ini tergolong ramah kantong.



Jam tangan Casio AE-1200WH-1AV ini menampilkan dial digital hitam dengan strap resin yang kokoh.

Fitur Utama: Memiliki baterai dengan daya tahan hingga 10 tahun dan ketahanan air mencapai 100 meter (10 BAR).

Fungsi Waktu: Dilengkapi dengan fitur World Time yang menampilkan peta dunia untuk melacak zona waktu yang berbeda.

Tampilan: Layar menyertakan tampilan waktu analog gaya digital (Twin-Graph) dan stopwatch 1/100 detik.

Saya daily pakai ini karena : ringan dan low risk. Resiko kecil.

 Ketiganya berperforma baik dan masih tetap saya pakai tanpa ada keluhan. Mungkin ya karena segi originalitasnya, bukan kw atau fake. Kalau kata netizen bahwa pakai jam kw /fake sama dengan menipu dan merendahkan diri sendiri.🧐

Sebenarnya kalau jujur ya, orang-orang lain pun tidak terlampau peduli sekali pada jam yang kita pakai mau kw, fake atau ori.😄

Kadang orang-orang pemakai jam tangan pun juga tidak peduli, karena dia pakai jam apapun tidak ada yang peduli juga.😁

 Kitalah sebagai pemilik jam yang peduli pada jam kita sendiri.

Tips beli jam yang asli / ori=> beli jam di toko authorized dealer jika offline, dan atau official shop jika online.

Selain dari toko authorized store/dealer dan official store, maka ada resiko kw / tiruan.









Ini adalah bagian belakang transparan dari jam tangan Seiko yang menampilkan gerakan otomatis, model Seiko 5 Sports. Gerakan ini ditandai sebagai calibre 7S36C, diproduksi oleh Seiko Time Corp. Fitur teknis yang terlihat termasuk 23 jewels dan ketahanan air hingga 10 bar (sekitar 100 meter).


Movement: Seiko 7S36C
Case code: 7S36-03J0
Water Resistant: 10 BAR (100 meter)
Stainless Steel
23 Jewels
Made in Japan
Ini mengonfirmasi bahwa jam ini adalah Seiko 5 Sports dengan mesin 7S36C.

Varian SNZG09K1 yang menggunakan casing 7S36-03J0.
Dari kondisi yang terlihat:
✅ Kaca belakang masih bening.
✅ Rotor dan mesin tampak bersih.
✅ Casing hanya memiliki baret halus pemakaian.
✅ Strap NATO hijau masih layak.
Jika jam berjalan normal dan semua fungsi (hari, tanggal, serta automatic winding) bekerja baik.




Mesin Seiko 7S36C (23 jewels).
Kode casing 7S36-03J0.
Varian : SNZG09K1
Dial hijau army model field watch.

Water Resistant 100 m (10 Bar).
Jarum detik merah di ujungnya.
Tali NATO warna olive/hijau.
Ini termasuk model Seiko 5 yang cukup diminati karena menggunakan mesin Jepang 7S36C dan desain field watch klasik.


7S36C bukan nama model, melainkan revisi mesin. Mesin 7S36 memiliki revisi A, B, dan C. Revisi C mulai digunakan sekitar tahun 2011, sehingga jam ini kemungkinan diproduksi setelah periode tersebut. 



Jadi kesimpulannya:
Seri: SNZG09K1
Mesin: 7S36C
Case: 7S36-03J0
Made in Japan
Sejak beli tahun 2018 hingga kini update story tahun 2026 Juli, kondisi masih ok, pasti wornout -lah karena pemakaian keras, dan patina pasti, juga lecet -lah pasti maklum jam lakik lapangan banget. Ini dipakai harian kerja lapangan.

Seiko 5 Sports SNZG09K1 Military Automatic Green Dial Green Nylon Strap


Ini adalah jam tangan pria Seiko 5 Sports seri SNZG09K1 bergaya militer. Jam ini memiliki dial berwarna hijau dengan diameter case sekitar 42 mm hingga 43 mm.
Dilengkapi dengan mesin otomatis (automatic movement) dan tali berbahan nilon hijau (green nylon strap).
Memiliki fitur penunjuk hari dan tanggal (day-date) serta daya tahan air standar.
 Saya belinya tahun 2018.
Sampai kini masih oke
Ini sy update 2026 masih saya pakai selang seling hari dengan jam Casio Duro dan Casio Worldtime.



Apa itu gerakan 7S36?
Mesin jam ini diproduksi oleh Seiko. Jenis mekanisme jamnya adalah mekanik otomatis dan ditenagai oleh gerakan pergelangan tangan kita. Mesin jam ini memiliki cadangan daya selama 41 jam. Mesin jam ini memiliki frekuensi 21600 bph dan menggunakan 23 permata.

Semangat Seiko 5. Angka 5 adalah kunci utama attribute dari Seiko 5 yaitu:

1. Automatic winding
2. Day/date displayed in a single window
3. Water resistance
4. Recessed crown at the 3 o'clock or 4 o'clock position
5. Durable case and bracelet

Di Indonesia Seiko 5 adalah jam automatic yang paling banyak penggemarnya. Jam ini dirasakan mempunyai nilai jam vintage dan sejarah. Secara tampilan fisik, jam vintage cenderung mempunyai aura klasik yang penuh wibawa. Saya suka automatic karena mesin ini kan klasikal.

Horology pribady

Horology pribadi ini kenapa saya tulis di jurnal  pribadi, karena sebagai penanda kecintaan pada horologi😊🙂

Saya bukan kolektor, bukan penggila jam kelas berat (berat di harga) 😆, cuma tahu horologi dari pengalaman pribadi saja dan suka pada Casio dan Seiko.

Masih menjadi pertanyaan pribadi dimana pribadi saya juga tak bisa jawab : "kenapa walau punya tiga buah jam tangan yang performanya sangat handal, tapi kok masih ngiler lihat inceran jam lagi😅"

Bukankah jam cuma penunjuk waktu ?

Kenapa jadi ada rasa hawa nafsu ingin punya type baru lagi ?🙄🥲

Ini pertanyaan yang tetap jadi kontemplasi saya. Apakah karena ada rasa kompensasi tertentu yang membekas di hati ?

Jawabnya mungkin pernah pengalaman kehilangan jam G-shock GT-001-1 pada tahun 2005 membuat masih ada rasa lubang dalam hati yang butuh ditambal.😇😁

Atau memang secara jurus marketing dikatakan ada jam "entry level". 

Lah  kalau entry level kan berarti bisa level up dan seterusnya kalau nuruti bunyi iklan jam.😁


Cara melunakkan tali jam canvas yang mengeras 




Untuk melunakkan tali jam kanvas yang mengeras, lepaskan tali dari jam dan rendam dalam air hangat yang dicampur sedikit detergen lembut. 

Kucek perlahan, bilas hingga bersih, lalu gulung-gulung serta tekuk berulang kali saat basah maupun setelah kering untuk melemaskan serat kainnya.

Untuk hasil maksimal, ikuti langkah-langkah detail berikut:

Pelepasan: Lepaskan tali jam dari case (bodi) jam tangan agar tidak terkena air atau rusak.

Perendaman (Soaking): Siapkan baskom kecil berisi air hangat dan tambahkan sedikit detergen lembut (tanpa pemutih). 

Rendam tali selama 10-15 menit untuk mengendurkan serat kain kanvas/ nylon yang kaku karena elemen luar ruang dan keringat serta elemen lain.

Pembersihan: Sikat perlahan menggunakan sikat gigi bekas untuk menghilangkan kotoran atau sisa keringat yang mengeras di sela-sela kanvas.

Pembilasan: Bilas dengan air bersih dingin hingga tidak ada sisa sabun, lalu peras perlahan menggunakan handuk kering. Jangan dipelintir terlalu keras.

Pelenturan Manual: Saat tali jam dalam kondisi setengah kering, lakukan gerakan melipat, menggulung, dan menekuk-nekuk tali secara berulang. 

Ini membantu meregangkan serat kanvas/ nylon strap sehingga lebih fleksibel dan nyaman dipakai.

Pengeringan: Biarkan tali mengering secara alami di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. 

Hindari paparan sinar matahari langsung agar warnanya tidak pudar.

Penggunaan Rutin: Pakailah jam tangan Anda secara teratur. Panas tubuh dan gerakan pergelangan tangan akan secara alami membentuk dan melunakkan kanvas seiring waktu.

Ini udah saya coba dan berhasil.



Terlihat ketika di zoom tulisannya di fekat anfka dial 6 memang lebih jelas. Saya membacanya sebagai:
"04Y4 P3 2" (huruf pertama adalah angka 0, bukan huruf O).
Pada jam Seiko, 04Y4 P3 2 adalah kode dial (dial code), bukan nomor model atau nomor seri. Kode ini dipakai Seiko di pabrik untuk mengidentifikasi:
04Y4 = nomor desain atau tipe dial.
P3 = kode revisi dial, pemasok, atau lokasi/fasilitas produksi.
2 = kode inspeksi atau variasi produksi.
Seiko sendiri tidak pernah menerbitkan penjelasan resmi mengenai arti setiap bagian dari kode seperti P3 atau angka 2, sehingga kolektor hanya mengetahui bahwa itu adalah kode internal manufaktur, bukan informasi yang dimaksudkan untuk pengguna produk Seiko Watch Corporation 
Jadi, kode 04Y4 P3 2 tidak menunjukkan:
tahun pembuatan,
keaslian,
nomor seri,
atau negara asal.


Saya sering melihat produk kw-nya Seiko 5 sport dijual di market place seharga 1,4 juta. Banyak yang beli karena memang mirip banget dengan aselinya. Tapi toko online di market place yang jual kw itu bukan official store. Komentar para pembeli yang ketipu video /gambar juga rata2 kecewa banget. Karena memang kw Seiko rata-rata dijual separuh harga. Kasihan juga yang beli, ingin punya ori tapi mungkin angka 3 jutaan ke atas dinilai kemahalan, akhirnya yang dibeli kw. 1 jutaan 😂

Kamis, 18 Januari 2024

Mental Setting

 Mind set itu mengatur setting otak

Di setting tertentu dengan tujuan tertentu

Mental setting adalah mengatur mental agar sesuai dengan kondisi yang tengah dihadapi.

Makin memaksa makin terjerat

Mental harus di atur sejak awal sebelum melakukan hal.

Mental harus mendalami ilmu.

Tidak dalam maka mental tidak siap.

Dalami ilmunya agar mental siap.


Kamis, 04 Januari 2024

Beda nge-blog dan Bermedsos

 Blog ini tergolong awalnya sebagai media sosial yang 'anti social' mengapa ?

Blog bukan medsos yang populer.

Web log mirip seperti log book pribadi yang bisa diakses siapa saja, namun siapa saja yang mengakses tak bisa leluasa berinteraksi meski ada kolom komentar. Blog dipandang kurang hype dan kurang seru untuk saling bertukar komunikasi secara langsung, secara multimedia, dan dengan banyak pengguna sekaligus. Tidak seperti aneka platform medsos yang populer.

Di blog tidak bisa asyik intens berinteraksi seperti halnya medsos yang lain.

Media sosial merupakan platform yang telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari. Semisal yang populer adalah :

WhatsApp. ...

Instagram. ...

Facebook. ...

Tiktok. ...

Telegram. ...

Twitter. ...

Facebook Messenger...

Itu semua adalah deretan media sosial yang populer dan banyak penggunanya.

Web log atau blog  seperti halnya log note atau log book yang ditulis oleh satu orang atau lebih namun hanya berisi pesan komunikasi yang mirip manifesto-manifesto acak, atau catatan-catatan informasi yang terkumpul dalam sebuah laman web log.

Mengapa ada web log ?

Singkatnya manusia dalam hidupnya yang singkat terkadang dalam hidupnya dia punya buku resep masakan keluarga, punya catatan-catatan nasehat, punya catatan-catatan info yang dulunya ditulis di buku note atau berserak di catatan-catatan random. Dengan ditemukannya web log , semua resep, catatan-catatan, memory, peristiwa yang dialami, dan sebagainya bisa dituangkan secara online.

Tidak lagi takut hilang bahkan bisa ditemukan oleh orang lain melalui mesin pencari.

Para jurnalis online juga rara-rata berlatih menuangkan jurnalnya sebagai bentuk komunikasi baik itu sekadar berita atau feature di laman web lognya. Itulah mengapa menulis di web log penting untuk mengasah ketrampilan jurnalis.

Bagi saya ngeblog ini benar-benar membebaskan.

Begini saya sebagai manusia sosial tentu juga ingin bercerita, berbagi kisah. Mencurahkan pengalaman dan pengetahuan.

Kadang juga saya setelah mengunjungi sebuah lokasi ingin juga berbagi atau share foto.

Tapi berbagi foto video dan kisah ini bagi saya, saya pikir dalam-dalam lagi.

Seandainya saya punya medsos atau katakan saya betbagi foto-foto di status whatsapp. Saya berpikir apakah sy nanti dianggap pamer oleh para kontak saya ?

Nah, di blog ini saya bebas dari anggapan pamer itu 😂😅😁


Medsos juga bisa - menurut saya- bisa jadi pelampiasan rasa iri seseorang yang lihat kehidupan orang lain.

Iri envy jealous itu ada dalam setiap orang, hanya kadarnya beda.

Orang yang selalu terlihat sempurna dimedia sosial pasti ada punya hater.

Orang yang terlihat fun, tanpa beban, asyik di media sosial juga pasti punya hater.

Rasa Iri itu subur menyemai di media sosial, lahannya adalah melihat kehidupan orang lain dibombardir dengan show case orang lain yang lebih terlihat baik di mata orang.

Postingan terlalu perfect pasti ada yang mencibir.

Jadi memang, blog kurang bisa jadi lahan penyemai rasa iri audiens atau netizen.

Selasa, 02 Januari 2024

Oversharing

 


Saya menonton film "Bokeh" yang merupakan film fiksi ilmiah arahan Geoffrey Orthwein dan Andrew Sullivan. Bercerita tentang sepasang kekasih, Jenai dan Riley, yang berlibur ke Islandia. Namun, perjalanan mereka tiba-tiba berubah ketika mereka bangun satu pagi dan menemukan bahwa seluruh populasi manusia di planet ini telah menghilang. 



Mereka ditinggalkan dalam keheningan dan kehampaan, menghadapi pertanyaan-pertanyaan besar tentang arti hidup dan kehidupan mereka yang baru.

Film berjudul "Bokeh" ini saya renungkan benar, karena si Jenai yang mendadak tidak bisa men-share ke orang-orang atau membagikan apa-apa di medsosnya ke orang-orang terdekatnya, karena tak ada lagi siapa-siapa lagi.

Rupanya sebelumnya Jenai ini suka sharing apapun juga di medsosnya.

Jenai terlihat memang sudah tak bisa hidup tanpa media sosial. Hampa terlihat hidupnya ketika dia tak bisa dapat respon dari postingan medsosnya

 Mau sharing ke siapa dia lhawong tak ada siapa-siapa lagi.

Itu gambaran film Bokeh yang saya tonton.

🏝🏜🏞⛰️

Saya menarik nafas sejenak, saya ingat benar sebuah filsafat dari ayahnya ayah saya yakni kakek saya adalah : mingkem.

Ya cukup satu kata : mingkem. Filsafat mingkem ini ditunjukkan oleh kakek saya dengan isyarat kakek saya yang menunjukkan kepada keluarga terdekatnya dengan sebuah isyarat gesture wajah mengatupkan erat kedua bibirnya. Hal ini terus dinasehatkan bahkan pada saat-saat beliau hendak meninggal. Isyaratnya : jagalah lisan-mu. Mingkem. Sunyilah. Menepilah dari keramaian saling menunjukkan. Karena lebih baik diam daripada bicara, over bicara, over sharing, over pamer yang tak ada kebaikannya sama sekali.

Mingkem ini sekarang di era oversharing medsos tentu sulit dilakukan. Semua aspek kehidupan di share.

Makan di-share, tidur di-share, mandi di-share, olahraga di-share, kerja di-share, prestasi di-share, achievement wow ya di-share sampai licin tandas, semua di-share di medsos. Bahkan muncul istilah pula sharenting atau parenting yang di-share di medsos.

Bahkan hal terpenting untuk di-share di medsos adalah : posting foto liburan. Apalagi liburan di luat negeri

Jaman dulu, jaman saya kecil hingga jaman saya SMA dan kuliah, foto-foto liburan itu hanya ditaruh di album foto dan ditaruh di lemari saja 😄. Ya jaman pre-medsos, album foto bukan untuk dilihat umum bahkan foto liburan bukan untuk seluruh umat manusia. Karena jaman album foto itu, keluarga memotret liburan untuk keluarga melihatnya di album foto saja. Sayapun masih bisa lihat foto-foto liburan keluarga di album foto konica yang ditaruh di rak lemari buku. Hahaha...maklum saya lulus S1 th 1998.

Semua hal di-share sekarang di medsos.

Semua ingin kita pamerkan. Kebutuhan dasar untuk pamer ini belum pernah terjadi sebesar dan se-massif ini dalam sejarah umat manusia sebelum medsos ditemukan 😁

Semua hal yang menurut kita baik dan lucu atau unik, atau keberuntungan kita yang tidak dipunyai orang lain sangat butuh kita pamerkan. Karena ingin menunjukkan bahwa : kita lebih alim, kita lebih pintar, kita lebih beruntung, kita lebih baik dan segala kelebihan. Mirip situasinya ketika seorang kaya mengarak peti-peti berisi kunci-kunci pintu-pintu dan lemari-lemari harta benda. Peti-peti yang diarak dipanggul ratusan orang itu baru berisi kuncinya loh. Bayangkan peti-peti berisi kunci-kunci pintu perbendaharaan harta itu dipikul diarak di sepanjang jalan dipertontonkan kepada orang orang.

 Pamer intinya.

Sebenarnya oversharing terutama sharing tentang idea kita, kita bisa bebas kita lakukan di blog karena tak ada yang keberatan, tidak ada juga yang komen, karena tak ada yang baca juga 🤣. 

iya Ada sih yang baca (duikiit) atau lihat blog tapi batin yang baca : orang yang ngeblog ini ya bukan buat pamer sih tujuannya. Karena ga ada tujuan pamer juga kalau ngeblog seperti ini, kalau pamer ke teman-teman ya ngapain posting di blog 🤣 kan goblog adanya🤣

Ga ada yang protes atau nyinyir atau komen ketika kita share idea kita di blog, mau ide apa saja tidak ada pengaruhnya. Karena ya tidak ada yang baca 😁😁🤣🤣

Juga bagi yang mau komen julid juga tak seru, karena julid juga butuh mass audience. Julid online adalah api yang butuh minyak bakar dari saling komen yang panas antar netizen.

 Sampai keringetan dan jantung emosi tatkala saling julid-emosi-nyinyir berbalas nyinyir, saling bersautan di hutan medsos. 

Saya tak punya insta, fb, x dan aneka permedsosan, saya hanya punya blog ini untuk share secara searah, tapi saya bisa membayangkan suasana hutan medsos dengan suara riuh saling bersahutan.

 ...dan membayangkan saja sudah cukup bagi saya...

Para komentator julid tak ada yang mau komen di blog. Bagi hater atau julider komen julid karena negative, maka butuh ingin impak besar juga.

Kalau komenan hater atau julider ya ga ada yg posting di blog, rugi. Karena hate dan julid butuh energi, butuh perlawanan. Di blog ngapain komen julid ga ada lawannya🤣🤣

Di blog ini tak ada mass audience yang interaktif. Ga ada. Ga ada yang seru perang komenan saling berbalas pro dan kontra. Ga ada. Ini seperti kita teriak di lembah sunyi yang gaung gemanya ya kembali ke si blogger nya lagi.🤣

#saya tak punya akun medsos.😄 kecuali Akun Tiktok saya ada sebagai experiment experience social saja.

Bukan berhenti medsos, melainkan saya memang tidak pernah punya akun medsos (media sosial) seperti Facebook, Twitter (X), Instagram, atau Path, atau medsos2 kekinian baik itu untuk memamerkan aktivitas harian, atau sekadar iseng. 


Oversharing yang super garing adalah :

1. Your goals. 

2. Your relationships. 

3. Your finances. 

4. Your problems. 

5. Your weaknesses. 

6. Your lifestyle. 

7. Your philosophy towards life. 

8. Secrets and gossip!

9. Keluhanmu !

10. Resahmu dan gelisahmu !


80% ga ngurus, 20% anggap selintas info😄

80% orang ga peduli 20% orang mensyukuri. Mirip anak - anak kecil bilang : sukur koen, sukurin luh!

Orang juga cenderung tidak sedih melihat kesialan orang lain.

Coba saja, orang jatuh kepleset ya diketawain. Oleh sebab itu badut pasti sengaja terjatuh untuk memancing keriangan anak-anak.

😆😅🤩

Post 2

Shadow character people ya sedapat mungkin pura2 simpati pada oversharing mu🙃

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons