cari kata

Senin, 20 Juli 2026

Topi Cap's Story

 Pentingnya Menggunakan Topi (Cap) untuk Kesehatan dan Aktivitas Sehari-hari

Oleh: Mung Pujanarko

Prolog : Semua topi saya ini adalah :

- Barang pakai bukan barang simpan.

- Dipakai sampai worn out bertahun-tahun.

- Bukan barang kolektor, bukan.

- Baru saya tulis ini setelah sadar :  menumpuk setelah bertahun-tahun dengan pola tahunan : pakai sampai lama, pakai sampai lupa.

Setelah bertahun-tahun menumpuk topi-topi saya ini barulah saya memotretnya untuk mengenang kisah-kisah topi-topi ini, seingat saya.

Tulisan ini untuk upaya saya yang tua ini untuk mengingatnya.


Apa makna topi buat saya ?

Jawab : Topi bagi Anda (kata Anda ini kata ganti buat saya pribadi karena ini tulisan journalling dialogis inner self). 
Ok lanjut... 
Topi tampaknya bukan sekadar benda untuk dipakai, tetapi sudah menjadi bagian dari identitas, selera, dan kenangan.
Saya (saya ini kata ganti saya versi outter self) melihat beberapa makna:
Identitas pribadi — Anda tampaknya menikmati memilih topi yang sesuai dengan karakter dan gaya Anda sendiri, bukan semata mengikuti tren.
Objek koleksi — Ketertarikan Anda pada BlackYak, Nike, dan merek lainnya, sampai menanyakan tahun produksi dan detail bahan, menunjukkan bahwa Anda menikmati sisi collecting-nya.
Sejarah dan nostalgia — Anda tidak hanya bertanya “topi apa?”, tetapi juga “dibuat tahun berapa?”. Artinya, usia dan sejarah benda tersebut punya nilai bagi Anda.
Apresiasi detail — Logo, jahitan, bahan tali, visor, label, bahkan garis kecil pada topi menarik perhatian Anda. Ini lebih mirip cara seorang kolektor mengamati benda.
Ekspresi diri — Dari percakapan Anda tentang foto tanpa filter, saya menangkap bahwa Anda cenderung menghargai sesuatu yang apa adanya dan autentik. Topi bisa menjadi salah satu aksesori untuk mengekspresikan diri tanpa harus berlebihan.
Memori perjalanan hidup — Benda yang dikumpulkan dan dipakai berulang kali sering menjadi semacam “penanda waktu”: melihat sebuah topi bisa mengingatkan pada masa, kegiatan, atau suasana tertentu.
Jadi, kalau saya rangkum dalam satu kalimat:
Topi bagi Anda mungkin merupakan perpaduan antara aksesori, identitas diri, benda koleksi, dan kapsul kenangan.
Itu juga menjelaskan mengapa Anda tampaknya lebih tertarik pada “cerita di balik topi” daripada sekadar harga atau mereknya. (- self journalling -) 

Lets Begin ...

Topi Mammut -orisinal-
Topi Mammut—terlihat dari logo mammoth khas Mammut pada bagian samping/depan visor.
Identifikasi
Merek: Mammut
Jenis: technical/outdoor baseball cap, model 6-panel dengan visor foldable.
Warna: abu-abu gelap/charcoal.
Desain: panel-panel dijahit membentuk pola melengkung dan bahan tampak ringan, kemungkinan ditujukan untuk aktivitas outdoor/travel.
Asal merek: Swiss. Mammut Sports Group AG bermarkas di Seon, Swiss.

Topi Black Yak ( buatan Korea)
Topi-topi Black Yak saya semua adalah topi pakai daily. Bukan topi simpan koleksi bukan. Saya hitung selama bertahun-tahun ini sejak tahun 2013 saya cuma punya 7 (tujuh) buah Topi Black Yak.
Semua topi saya di laman ini ya semua topi yang dipakai sehari-hari bergantian tergantung sikon.
Bukan topi koleksi yang disimpan, bukan.

Topi Black Yak buat keseharian aktivitas

Topi "Character Building". Topi ini buatan tahun 2010, dan mulai saya pakai ya tahun 2010 sampai kini masih saya pakai. Berarti sudah 16 tahun usia topi ini di tahun 2026 ini. Saya masih suka pakai hingga kini karena bahannya adem. Juga herannya warnanya tidak terlalu pudar sekali, meski sudah turun sedikit warnanya akibat sering terkena sinar Matahari 🌄, wajarlah karena umur pemakaian. Saya ingat benar kapan saya mulai pakai Topi Character Building ini, karena tahun 2010 awal digencarkannya lagi 'Character Building' secara Nasional 🇮🇩


Topi baseball style 6 panel berwarna biru dongker (navy) ini memiliki bordir logo persegi yang menampilkan ilustrasi kecil serta tulisan "CHARACTER BUILDING" di bagian depannya. Topi kasual semacam ini umumnya digunakan sebagai atribut atau souvenir dalam kegiatan pelatihan pengembangan karakter secara Nasional 🇮🇩. Buatan tahun 2010.

Tanya : Apa itu 'Character Building' ?  tempat apa itu ? Macam perkantoran kayak Setiabudi Building atau apa ?

Jawab : Sejarah "Nation and Character Building" di Indonesia.

Di Indonesia, istilah pembentukan karakter atau pembangunan karakter (character building) manusia Indonesia 🇮🇩, memiliki nilai sejarah yang sangat ideologis dan politis:

Era Bung Karno (Pasca Kemerdekaan): Presiden Ir. H. Soekarno menggaungkan konsep Nation and Character Building (Pembangunan Karakter dan Bangsa). Bung Karno menyadari bahwa setelah merdeka secara fisik, Indonesia harus membangun jiwa manusianya. Tujuannya adalah melahirkan "manusia baru Indonesia" yang bermental baja, berpikiran merdeka, patriotik, dan terbebas dari mentalitas terjajah.

Era Ki Hadjar Dewantara: Bapak Pendidikan Nasional Indonesia mendirikan Taman Siswa dengan asas budi pekerti. Menurut beliau, pendidikan bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan (intelek), tetapi juga menajamkan pikiran, menghaluskan rasa, dan memperkuat kemauan (karakter).

Era Modern (2010–Sekarang): Pemerintah Indonesia secara resmi mengintegrasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) ke dalam sistem kurikulum nasional secara masif sejak tahun 2010. Langkah ini kemudian disempurnakan melalui perumusan Profil Pelajar Pancasila di dalam Kurikulum Merdeka untuk menanamkan nilai-nilai karakter luhur bangsa.

Topi Black Yak

logo Black Yak pada Topi
Topi Black Yak sering saya pakai karena bahan yang lembut dan quick dry.



Beberapa topi outdoor dan ada juga topi lari ber-panel lima (five-panel cap) dari berbagai merek seperti :  Topi Patch Rubber Velcro Bendera Indonesia 🇮🇩, Topi BlackYak, Topi Eiger Corredor Cap, dan Topi Leuser, yang kerap saya pakai dalam keseharian.    


Topi Mammut dengan desain lipat (foldable visor) 

Model: Mammut Alnasca Cap
Kode: 1191-00150
Rilis: Agustus 2019
Perkiraan produksi: 2019
Warna foto: Grey/black-Phantom
Kategori: hiking / climbing / outdoor

Topi Mammut Alnasca Cap
Merek: MAMMUT
Model: Alnasca Cap
Article number: 1191-00150
Warna : Black-phantom / abu-abu gelap
Logo Mammut berupa mammoth embroidered di bagian depan.
Bagian belakang bukan mesh, melainkan panel kain dengan sistem pengencang tali/elastik dan cord-lock—ini yang membedakannya dari Crag Cap Logo.
Mammut menyebut Alnasca sebagai cap bergaya trucker untuk aktivitas approach, climbing, dan hiking, dengan bagian dalam berlapis fleece.
Yang menarik tulisan MAMMUT di belakang tepat di atas cord-lock. Itu sangat membantu membedakannya dari beberapa model Mammut lain.
Perkiraan periode: model Alnasca Cap 1191-00150 tampaknya merupakan model dari generasi sebelumnya yang kemudian tetap tercantum dalam katalog/outlet Mammut.

Topi Mammut orisinal warna abu dengan desain lipat (foldable visor) 

Ini adalah topi merek MAMMUT, merek outdoor asal Swiss. Logo mammoth di bagian depan dan samping terlihat jelas.
bahan utama polyester, foldable visor, dan desain yang ditujukan untuk aktivitas hiking, climbing, maupun pemakaian sehari-hari.
Topi Mammut orisinal

Topi Mammut dengan logo khas Mammut di visor-nya. Topi ini ringkas dan ringan dengan desain lipat (foldable visor).

Topi- Topi (Caps) yang mengiringi perjalanan diri menyusuri berbagai tempat dan waktu.



Story of Caps
Dari foto di atas mengidentifikasi beberapa topi sebagai berikut:

1. Eiger Cap (paling kiri)
Merek: Eiger
Jenis: Topi outdoor/hiking cap.
Ciri: Warna abu-abu dengan aksen oranye dan logo Eiger di bagian depan.
Cocok untuk kegiatan mendaki, traveling, dan aktivitas luar ruangan.

2. Topi style Nasional _Velcro Patch Indonesian Flag
Merek: custom bahan ripstop
Jenis: commando cap.
Ciri: Patch bendera Merah Putih bertuliskan "INDONESIA".
Cocok untuk penggunaan sehari-hari atau kegiatan outdoor.

3. New York Yankees Cap
Logo: New York Yankees (NY)
Jenis: Baseball cap.
Warna: Biru tua (navy).
Model klasik yang populer untuk penggunaan kasual.

4. BlackYak Cap
Merek: BlackYak
Jenis: Running/Outdoor cap.
Warna: Abu-abu dengan kombinasi biru tua.
Bahannya ringan dan cepat kering, cocok untuk lari, hiking, dan trekking.

5. Topi Running Polos biru tua navy
Merek: Black Yak
Jenis: Running cap/sports cap Black Yak
Warna: Biru tua.
Model sederhana dengan visor panjang, cocok untuk olahraga atau lari.
Secara keseluruhan, caps di atas terbagi menjadi beberapa kategori:
🏕️ Outdoor: Eiger dan BlackYak
⚾ Kasual: New York Yankees
🇮🇩 Topi style Nasionalisme: Topi Indonesia
🏃 Olahraga: Topi running biru polos Black Yak 
Koleksi ini cukup lengkap karena mencakup kebutuhan untuk mendaki, berlari, dan penggunaan sehari-hari.

Lebih pada deretan random caps collections saya pakai ada di bawah ini :


Kalau lihat tumpukan topi-topi ini timbul pertanyaan.
Pertama : apakah saya waras?
😆
Masih waras, karena tumpukan topi menumpuk itu sejak tahun 2007 hingga kini 😆. Dan tergolong merk-merk biasa saja yang harganya terjangkau umum, tidak terlalu banyak, serta tidak bisa dibandingkan dengan koleksi orang-orang penggemar topi yang koleksinya mahal-mahal seharga emas, serta seluas kamar 😄

Jadiweblog saya ini bukan ajang perbandingan atau ajang flexing.
Bukan.
Flexing ? Setahu saya hingga umur saya setua ini (52 tahun) kaga ada orang yang mau flexing di weblog😁😂
Kalau mau niat Flexing ya flexing di medsos biasa lah, kayak waktu dulu ada orang flexing jendela pesawat ... eeeh...
ternyata pesawatnya carter pribadi jet. Ini ditemukan di medsos. Setelah itu konten fkexing tersebut hilang lenyap dan hilang dari ingatan kita semua.
Di blog boro-boro flexing.
Weblogger itu rata-rata cuma mirip dokumentator dan mirip dengan arsiparis saja. 
Niatnya beda.
Ini weblog siapa sih yang mau akses masuk baca nge-view?
Ga ada. Makanya saya ga pusing.
Ini weblog pribadi saja.

Kenapa suka pakai topi (cap) ? Setiap kali berangkat ngantor/ngampus saya pagi hari selalu harus jalan kaki 1 km dari pemberhentian bus menuju kampus. Pulangnya sore juga jalan kaki lagi 1 kilometer dari kampus menuju tempat pemberhentian bus. Jadi topi penting buat saya.

Tiap berangkat kerja sehari menempuh jalan kaki 2 kilometer total pulang -pergi dari tempat berhenti bus ke kampus. Jadi bagi pejalan kaki, pakai topi penting. 

Bahasa Inggris topi adalah hat atau cap, tergantung pada jenis bentuknya. 

Kata hat dipakai untuk topi yang bertepi di sekelilingnya, sedangkan cap dipakai untuk topi yang punya lidah atau pet di bagian depan (seperti topi baseball).

Jenis-Jenis Topi

Hat: topi umum yang melingkar (contohnya cowboy hat atau straw hat).

Cap: topi berpemanas atau berlidah di depan (contohnya baseball cap).

Beenie: topi kupluk wol untuk cuaca dingin.


Topi bukan sekadar pelengkap penampilan atau aksesori fesyen (bagi saya). 

Dalam berbagai aktivitas, terutama di luar ruangan, topi memiliki fungsi penting untuk melindungi kesehatan dan meningkatkan kenyamanan. 



Baik saat bekerja, berolahraga, maupun berwisata, penggunaan topi dapat memberikan banyak manfaat.










Ini saat saya mengunjungi Gunung Uhud.
Jabal Uhud, sebuah Gunung Uhud atau bukit batu besar di utara Kota Madinah sejauh 5 km. Kata jabal dalam bahasa Arab bisa berarti gunung atau bukit. Warga sering menyebutnya gunung atau bukit karena bentuknya terdiri atas beberapa bukit yang saling bersambung.
Asal Usul Nama dan Ukuran
Nama Uhud berasal dari kata wahid atau satu, karena bukit-bukitnya berdiri terpisah dari pegunungan lain. Panjang gunung ini sekitar 7 kilometer dengan lebar 3 kilometer dan tinggi mencapai 1.077 meter. 
Sejarah dan Keutamaan
Medan Perang: Lokasi terjadinya Perang Uhud pada tahun 3 Hijriah antara kaum Muslimin dan kaum musyrikin.

Makam Syuhada: Terdapat makam para sahabat Nabi yang gugur dalam perang, termasuk Sayyidina Hamzah.

Alhamdulillah, sempat berziarah di Makam para Syuhada Uhud

Kami di depan Makam Sayyidina Hamzah dan makam 70 sahabat Rasulullah,  di dekat Gunung Uhud

Kompleks Makam syuhada Uhud

Siapa saja yang dimakamkan di uhud ?
 Di Makam Syuhada Uhud dimakamkan sekitar 70 orang sahabat Nabi Muhammad yang gugur sebagai syahid dalam Perang Uhud pada tahun 3 Hijriah.
Tokoh Utama yang Dimakamkan
Hamzah bin Abdul-Muththalib: Paman Nabi Muhammad SAW yang dijuluki Asadullah (Singa Allah).
Mush'ab bin Umair: Duta Islam pertama dan pembawa panji kaum Muslimin dalam perang.
Hanzhalah bin Abi Amir: Sahabat yang dikenal sebagai Ghasilul Malaikah (orang yang dimandikan oleh para malaikat).
Abdullah bin Amru bin Haram: Ayah dari Jabir bin Abdullah.
Amru bin al-Jamuh: Sahabat yang tetap ikut berperang meski pincang.
Abdullah bin Jahsy: Sepupu dan sahabat Nabi Muhammad SAW.
Sa'ad bin Ar-Rabi' dan Abdullah bin Jubair.

Uhud ada di Surga kelak.

Bagian dari Surga: Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa Uhud adalah bukit yang ada di surga. Salah satu keutamaannya bahwa gunung ini dijanjikan ada di surga. Kata uhud itu sendiri memang berarti menyendiri. Meskipun menyendiri, Gunung Uhud tetap terlihat dari kejauhan. 
   

Oke, kembali ke bab Topi.

Salah satu manfaat utama topi adalah melindungi kepala dan wajah dari paparan sinar matahari. 

Radiasi ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar, mempercepat penuaan kulit, hingga burned skin. 

Dengan menggunakan topi yang memiliki pinggiran lebar, wajah, telinga, dan leher akan lebih terlindungi dari sinar matahari langsung.



Selain itu, topi juga membantu mengurangi risiko sengatan panas (heat stroke). Saat cuaca terik, kepala menjadi salah satu bagian tubuh yang paling cepat menyerap panas. 

Topi membantu mengurangi paparan sinar matahari secara langsung sehingga suhu tubuh lebih mudah terjaga, terutama bagi mereka yang bekerja atau berolahraga di luar ruangan.

Bagi para pelari, pesepeda, pendaki gunung, maupun pecinta aktivitas luar ruang lainnya, topi juga berfungsi mengurangi silau akibat sinar matahari. 

Hal ini membantu menjaga fokus dan meningkatkan keselamatan selama beraktivitas.

Saat ikut Trail Run di Bukit Ciung.





Pada musim hujan, topi dapat memberikan perlindungan tambahan dari rintik hujan sehingga pandangan tetap jelas. Sementara itu, di daerah yang berdebu, topi membantu mengurangi debu yang menempel pada rambut dan kulit kepala.

Pakai Topi Indonesia 🇮🇩 di Hagia Sophia

Di dalam Masjid Hagia Sophia Turkiye. Ketika le istanbul saya menyempatkan diri ke Masjid Hagia Sophia.




Keterangan : Monumen ini adalah Obelisk Theodosius, sebuah obelisk Mesir kuno yang berdiri di Hippodrome Konstantinopel (sekarang Alun-Alun Sultanahmet) di Istanbul, Turkiye. Awalnya didirikan oleh Firaun Thutmose III pada abad ke-15 SM di Kuil Karnak, Mesir. Dibawa ke Konstantinopel oleh Kaisar Romawi Theodosius I pada abad ke-4 Masehi. Terbuat dari batu granit merah utuh dan dihiasi dengan hieroglif Mesir yang masih terlihat jelas.

Foto kami di  Walled Obelisk (Obelisk Tembok) yang berlokasi di Hippodrome Konstantinopel (sekarang Sultanahmet Square) di Istanbul, Turki. 
Berikut adalah beberapa fakta mengenai monumen tersebut:
  • Monumen ini dikenal juga dengan nama Obelisk Constantine atau Masonry Obelisk.
  • Struktur ini telah berdiri di lokasinya saat ini selama lebih dari 1500 tahun.
  • Obelisk ini merupakan bagian dari sisa-sisa Hippodrome kuno, bersama dengan Kolom Serpentine. 

Sementara ini menampilkan Walled Obelisk (Obelisk Tembok) yang berlokasi di Hippodrome Konstantinopel (sekarang Sultanahmet Square) di Istanbul, Turki. Berikut adalah beberapa fakta mengenai monumen tersebut:Monumen ini dikenal juga dengan nama Obelisk Constantine atau Masonry Obelisk.Struktur ini telah berdiri di lokasinya saat ini selama lebih dari 1500 tahun.Obelisk ini merupakan bagian dari sisa-sisa Hippodrome kuno, bersama dengan Kolom Serpentine.



Foto ini ketika saya di Bursa, Turki, yang menampilkan Murat Hüdavendigar Külliyesi. Tanda arah menunjukkan lokasi Murat Hüdavendigar Külliyesi. Kota Bursa terkenal sebagai ibu kota pertama Kekaisaran Ottoman. Lokasi ini terletak di bawah pegunungan Uludağ yang terlihat di latar belakang


Uludag, Turkiye



















Selain manfaat kesehatan, topi juga memiliki nilai estetika. Beragam model topi dapat menunjang penampilan sekaligus mencerminkan karakter pemakainya. 

Namun, pemilihan topi sebaiknya tetap mempertimbangkan kenyamanan, bahan yang mudah menyerap keringat, serta ukuran yang sesuai agar tidak mengganggu sirkulasi udara di kepala.





Topi Elnino saya pakai bulan Juli 2026 mengenang Fenomena Elnino melanda Indonesia Juni-Juli 2026.

Topi  Eiger warna olive

EIGER T.12C-6048 BASEBALL CAP

Pakai Topi dari anak-anak sampai usia tua.

Usia saya sudah separuh abad, saya juga seorang kakek. Saya lahir tahun 1974. Dari usia TK -SD hingga tua selalu pakai topi (topi SD, SMP, SMA) sampai kakek2 sekarang ini.

Pada akhirnya, penggunaan topi merupakan kebiasaan sederhana yang memberikan manfaat besar. 

Dengan memakai topi saat beraktivitas di luar ruangan, seseorang tidak hanya tampil lebih percaya diri, tetapi juga melindungi diri dari berbagai risiko akibat paparan cuaca. 








Pantai Kuta


Oleh karena itu, menjadikan topi sebagai bagian dari perlengkapan sehari-hari merupakan langkah kecil yang berdampak positif bagi kesehatan dan kenyamanan. 

Topi Reebok (logo depan sudah pudar akibat umur pemakaian)


Topi yang paling lama saya pakai sudah 17 tahun lebih ya topi Reebok ini.
Sudah worn out banget
Kadang suka saya andalkan => pakai begitu saja tanpa mikir panjang, karena bahannya tipis namun kuat dan awet. Ini topi Reebok orisinal.

Saking lamanya logonya Reebok sampai pudar.
Ok jadi seperti ini teman2 semua : Semua topi saya itu bukan koleksi simpan eman-eman, bukan. Ini topi2 udah dipakai ada udah saya pakai yang sejak tahun 2007-an.
Saya ingat benar saat saya kuliah lagi S2 tahun 2009 saya pakai topi dan naik krl yang waktu itu masih belum tertib, masih para pedagang asongan masuk gerbong krl dan masa atapers. Jadi beberapa topi ada yang saya sudah pakai belasan tahun sampai worn out benar. Dipakai sampai belel. Bukan disimpan. Semua topi ya kena elemen alam debu, panas, hujan, keringat apa lagi, cuaca segala macam sampai belasan tahun.


Topi Eiger type Corredor warna Blue
2 (dua) Topi Eiger type Corredor
Topi Reebok ori. Saya sering pakai Reebok ini untuk olahraga lari. Saking sering kena keringat bertahun-tahun juga terkena elemen luar ruang, logo Reebok depan sampai memudar.
Kalau Topi ini adalah Eiger Running Caps FA 130591 berwarna abu-abu dengan detail garis oranye di bagian samping. Topi Eiger Running Cap FA dengan desain lipat (foldable visor) seperti pada gambar pertama kali dirilis dan populer di pasaran sekitar tahun 2017 hingga 2019.



Topi Eiger model Corredor Cap berwarna abu-abu dengan ventilasi laser-cut di sisinya.
Merek: Eiger Mountaineering.
Fitur: Dilengkapi ventilasi laser-cut pada bagian samping untuk sirkulasi udara optimal dan menjaga kepala tetap sejuk.
Material: Umumnya terbuat dari bahan ringan dan cepat kering, seperti nilon atau poliester, yang cocok untuk aktivitas luar ruangan.
Penggunaan: Dirancang untuk aktivitas seperti lari (running), bersepeda, hiking, atau penggunaan sehari-hari.

Eiger Corredor => blue


Topi Black Yak dan Topi Eiger
Topi Black Yak diapit Eiger Corredor. Semua saya suka. Dan semua saya pakai bergantian karena ini bukan topi simpan, bukan. Ini semua topi pakai. Pakai sampai belel. Tidak simpan eman-eman. Tapi pakai sampai belel kena elemen hujan - panas - keringat dan debu jalanan.
Bukan topi simpan tapi topi buat jalan. Beli dan pakai sampai akrab dengan elemen alam cuaca kota dan desa karena saya tinggal di desa.


Topi Merbabu juga saya pakai.

Memakai topi sangat penting untuk aktivitas sehari-hari. Kalau yang saya pakai ini merk Eiger type Corredor Cap warna grey.




Merbabu Topi outdoor




Black Yak Caps

Saya juga suka pakai topi merk Black Yak. Saya suka pakai merk Black Yak ini karena bahan kain kuat. Ini Topi Black Yak ini sudah lama banget, sekira tahun 2013.



Black Yak (Yak Hitam) sendiri adalah merek pakaian dan perlengkapan luar ruangan (outdoor) premium asal Korea Selatan yang didirikan pada tahun 1973 oleh Kang Tae-sun. Merek Black Yak ini terkenal secara global karena produk teknisnya yang tahan cuaca ekstrem. 




Black Yak topi Cap edisi lama (2013)

Topi 🇮🇩 di tengah salju di Uludag, Turkiye.
Topinya dipegang saat selfie😊 ini di selat Bosphorus- Turkiye


Dari foto saya ini dapat mengidentifikasi sebagian besar topi berdasarkan logo dan desainnya. Koleksi ini didominasi oleh topi outdoor, running, dan baseball cap.
Berikut identifikasinya (dari atas ke bawah):

Baris paling atas
1. Topi hitam logo peta Indonesia.
2. Topi biru patch bendera Indonesia.
3. Topi hitam coak tactical dengan patch flag merah-putih "Indonesia".
4. Topi hitam komando cap, patch bendera Indonesia.
5. Topi hitam (merk eiger) patch bendera Indonesia (patch custom).
6. Topi hitam patch bendera Indonesia.
7. Topi cokelat/khaki patch bendera. Indonesia.
Sisi kiri
8. Topi merah model trucker dengan patch "INDONESIA".
Baris tengah
9. Topi abu-abu logo merk Bonelouvtsa Sport.
10. Topi komando cap, logo peta Indonesia kecil di pinggir depan.
11.Topi kulit cokelat (leather cap).
12. Topi hitam polos Bendera Indonesia.
13. Topi hitam logo Peta Indonesia.
14.Topi biru tua New York Yankees (NY).
15.Topi hitam bertuliskan KOMANDO.
Baris ke tiga
16 Topi hitam logo patch Universitas Jayabaya.
17 Topi Black Yak abu-abu logo merah.
18 Topi ELNINO hitam.
19. Topi LEUSER hitam.
20. Topi EIGER abu-abu aksen orange.
21. Topi Reebok (sudah lama belasan tahun saya pakai)
22. Topi biru polos Black Yak.
23. Topi Black Yak abu-abu logo merah lama.
Baris berikutnya
Baris paling depan :
24. Topi Character Building.
25. Topi hijau olive EIGER T.12C-6048 BASEBALL CAP orisinal.
26. Topi EIGER corredor abu-abu (running cap).
27. Topi hitam Black Yak.
28. Topi MERBABU biru.
29. Topi biru polos dengan logo kecil putih.

Ringkasan koleksi
Topi bertema bendera Indonesia: 7 buah
Topi berlogo Peta Indonesia : 3 buah
Topi Black Yak: 4 buah
TopiEiger: 4 buah
Topi Universitas Jayabaya: 1 buah
Topi Leuser: 1 buah
Topi Merbabu: 1 buah
Topi New York Yankees: 1 buah
Topi logo Character Building: 1 buah
Topi ELNINO: 1 buah
Topi kulit : 1 buah
Topi Reebok : 1
Topi Bonelouvtsa 1 buah
Topi hitam bordir "komando" 1 buah
Topi biru logo "leading" 1 buah

Ini  punya cerita, topi sudah numpuk sejak tahun 2007, terlihat mayoritas sudah nampak sering dipakai bergantian-harian.
Ada yang udah wornout.😊
Secara keseluruhan, tampak ada 29 topi dalam koleksi ini. Mayoritas merupakan topi untuk kegiatan outdoor, hiking, lari, dan penggunaan sehari-hari, dengan tema nasional (Indonesia) 🇲🇨 yang cukup dominan.

Tips Mencuci Topi Cap

Para pemakai topi pasti paham : keringat, dimana keringat sudah bercampur debu dan asap knalpot polusi jalanan, itu semua jadi satu menempel dan terserap di fabric / material topi. Setiap hari dipakai, terutama di kota besar macam Jakarta nan tropical heat ini, maka topi jelas menerima terpaan elemen alam paling harsh.

Apalagi topi lari atau topi buat olahraga lari dan olahraga luar ruang, pasti => keringat, debu, plus jenis debu mengandung minyak jelaga polusi asap, semua pasti diterima oleh topi yang kita pakai.
Tak heran topi-topi yang jarang atau tak pernah dicuci menjadi makin kumal dan kusam. Iya meski banyak topi saya iya worn out belel kusam dan kumal akibat pemakaian puluhan tahun.
Beda dengan topi simpan eman-eman milik para kolektor trendy. Topi saya "pekerja" luar ruang semua seiring saya yang memakainya menembus ruang terbuka di perkotaan dan pedesaan.
 Maka sayapun kadang juga mencucinya agar sehat. Saya yang sehat maksudnya😊.
Topi bagi saya benda mati, jadi saya pakai sesuka saya dan seenak jidat saya saja (literally = jidat kening yang keringatan saat panas, dan keringat itu terserap di topi).

Iya benar, kadang ya harus dicuci.


Cara mencuci topi yang benar adalah dengan mencucinya menggunakan tangan, merendamnya dengan sabun lembut, dan mengeringkannya tanpa menjemurnya di bawah sinar matahari langsung.

Langkah-Langkah Pencucian
Siapkan ember berisi air dingin atau air hangat kuku dan beri sedikit deterjen cair atau sabun yang lembut, atau sabun cair pencuci piring jika ada bekas minyak pada topi.

Sikat bagian topi yang kotor atau bernoda (terutama bagian lingkar dalam yang terkena keringat) secara perlahan menggunakan sikat gigi bekas atau sikat berbulu halus.

Jangan memeras topi dengan cara dipelintir karena dapat merusak bentuk dan serat kainnya.

Bilas topi dengan air bersih yang mengalir sampai tidak ada sisa busa sabun yang tertinggal.

Cara Pengeringan

Tepuk-tepuk topi secara perlahan menggunakan handuk bersih untuk menyerap sisa air. 
Bentuk kembali topi atau isi bagian dalam dengan handuk/kain agar bentuknya tidak susut atau berubah saat kering.
Angin-anginkan topi di tempat yang teduh dan hindari paparan sinar matahari langsung agar warna topi tidak cepat pudar.
Ini.sudah saya praktekkan dan hasilnya oke.

Black Yak Topi

Black Yak Caps








Topi Black Yak punya saya ini sudah lama sekali, perkiraan tahun produksinya adalah sekitar 2009–2015. Ini adalah periode ketika BLACKYAK banyak memproduksi topi berbahan ripstop dengan logo bordir kepala yak warna putih dan back ground merah.Logo kepala yak berwarna putih pada kotak merah dengan tulisan BLACKYAK berwarna terang merupakan desain yang banyak digunakan pada produk BLACKYAK era akhir 2000-an hingga pertengahan 2015-an.
Bentuk topi model baseball cap dengan jahitan enam panel dan visor melengkung juga umum diproduksi pada periode tersebut. BLACKYAK sendiri mulai menggunakan merek ini sejak tahun 1995 dan terus mengembangkan berbagai produk outdoor.
Perkiraan, topi dengan logo black yak latar belakang merah ini diproduksi sekitar tahun 2008–2015, karena logo dan desainnya berbeda dengan koleksi BLACKYAK yang saat ini dipasarkan. 
Saya suka pakainya, nyaman dan ringan.



Logo Black Yak baru. Topi hitam ini menampilkan bordir logo Blackyak berwarna putih yang detail. 
Merek: Blackyak. 
Warna: Hitam. 
Fitur: Sering ditemukan dengan material Gore-Tex untuk kegiatan outdoor.










Ya, dengan foto yang lebih jelas ini kita bisa membedakan lima topi. Tetapi  perlu diluruskan satu hal: tahun produksi tidak bisa dipastikan hanya dari bentuk dan logo. Untuk tahun yang presisi, label kode produk “제조년월” di bagian dalam sangat diperlukan.
BLACKYAK sendiri baru lahir sebagai merek pada Desember 1995; perusahaan kemudian mengalami ekspansi besar pada 2000-an dan berganti nama perusahaan menjadi BLACKYAK pada 2010. Jadi ciri logo dan konstruksi topi dapat membantu menentukan era, tetapi belum tentu tahun persis.

Identifikasi dari kiri ke kanan
No.
Ciri topi
Identifikasi saya
Perkiraan produksi

1
Abu-abu, panel sangat ringan, dua panel/garis gelap di bagian atas, logo merah + kepala yak + BLACKYAK
BLACKYAK lightweight/technical outdoor cap generasi lama
±2005–2010

2
Hitam, bahan sangat ringan, logo kepala yak putih tanpa kotak merah
BLACKYAK technical outdoor cap, generasi transisi
±2008–2013

3
Abu-abu kebiruan, konstruksi 5–6 panel, logo merah + yak + BLACKYAK
BLACKYAK lightweight hiking cap
±2005–2010

4
Navy/hitam, bahan tipis, logo yak putih besar tanpa tulisan
BLACKYAK technical/lightweight cap
±2008–2013

5
Hitam, logo kepala prajurit/helm warna kuning, logo Sparta Odyssey
Merk  : Nike

Yang paling menarik: topi nomor 1 dan 3
Menurut saya, nomor 1 dan 3 kemungkinan merupakan generasi yang lebih tua dibanding nomor 2 dan 4. Logo kotak merah dengan kepala yak dan tulisan BLACKYAK memberikan kesan identitas BLACKYAK generasi sebelumnya.
Sedangkan nomor 2 dan 4 menggunakan kepala yak putih sebagai logo utama, tanpa kotak merah dan tanpa tulisan BLACKYAK di bagian depan. Saya akan menempatkannya sedikit lebih muda.
Ini juga konsisten dengan sejarah BLACKYAK: perusahaan menyebut periode awal 2000-an sebagai masa booming pasar outdoor Korea, kemudian pada 2005 mereka mendirikan pusat R&D untuk pengembangan desain dan fungsi produk.
Jadi, untuk sementara koleksi saya susun:
No. 1 ≈ 2005–2010
No. 3 ≈ 2005–2010
No. 2 ≈ 2008–2013
No. 4 ≈ 2008–2013
No. 5 =  iya itu merek Nike dengan logo bordir kuning Helm Sparta Odyssey





Topi Black Yak lebih sering saya pakai harian.


Topi Nike logo bordir  Sparta Odyssey => rare cap




Topi Nike logo bordir Sparta Odyssey ( orisinal

Topi Nike orisinal. Rare Cap, karena merek Nike orisinal dri-fit dengan logo Helm Sparta Odyssey. 



Topi Nike dengan logo Helm Sparta Odyssey => Jadi ingat film Odyssey.


Topi ini adalah:
🧢 Nike Featherlight Cap — CJ7082-010
Merek: Nike
Model: Featherlight Cap
Style/Product Code: CJ7082
Color Code: 010 = Black/White
Teknologi: Nike Dri-FIT / AeroBill
Bahan: 100% polyester Dri-FIT
Ukuran: MISC / one size
Konstruksi: 6-panel, low-profile, adjustable hook-and-loop
Logo depan: logo Sparta Odyssey yang merupakan bordir/dekorasi khusus custom, bukan logo standar Nike.
Yang paling menarik, kode pada label topi terbaca CJ7082-010, dan kode tersebut memang terdaftar sebagai Nike Featherlight Cap warna Black/White. 

Tahun produksinya
Ada bukti katalog Nike Team yang sangat membantu. CJ7082 sudah tercantum dalam katalog Nike Team dengan offer date 1 Juli 2019, lengkap dengan harganya. Katalog tersebut juga mencantumkan spesifikasi yang sama: Dri-FIT, vapor bill, ventilasi laser, dan adjustable back strap.

Topi Nike orisinal bukan abal-abal.

Di bawah ini kembali ulik Topi Black Yak 


Logo Black Yak orisinal
Lebih sering pakai Topi Black Yak 
Black Yak original label Black Yak semua
Black Yak label original




Black Yak wind stopper

Black Yak - bahan gore tex-  yang ini buatan tahun 2010.
Klip belakang dengan logo Black Yak.


 


Blacl Yak wind stopper. Saya suka pakai black yak yang ini juga buat harian. Ringan simpel. Black Yak seri Wind Stopper dibuat tahun 2017.




Black Yak topi bahan gore -tex 
Topi Black Yak wind stopper ini buatan tahun 2017


Ya, dari foto ini terlihat semuanya adalah topi outdoor merek BLACKYAK (Black Yak), merek outdoor asal Korea Selatan. Bentuk dan logo pada keenam topi menunjukkan beberapa generasi/model yang berbeda.
Identifikasi dari kiri ke kanan
No.
Ciri/model
Perkiraan tahun
1
BLACKYAK cap hitam, visor dengan lis putih, logo bordir klasik
±2010–2015
2
Topi (Cap) abu-abu/abu-biru dengan panel dan logo BLACKYAK merah
±2012–2017
3
Topi (Cap) hitam dengan logo kepala yak putih besar, model outdoor
±2015–2020
4
Topi (Cap) hitam pekat dengan logo yak putih besar
±2015–2020
5
Topi (Cap) biru-abu dengan logo yak merah, desain ringan/outdoor
±2015–2020
6
Topi (Cap) hitam dengan mesh belakang, logo yak putih dalam kotak
±2010–2016
Catatan penting: tahun di atas adalah perkiraan berdasarkan desain, logo, konstruksi dan gaya produksi, bukan tahun produksi yang bisa dipastikan. BLACKYAK memiliki banyak variasi warna dan model dalam satu periode.
Yang menarik, topi nomor 3 dan 4 tampaknya satu keluarga/model, hanya berbeda warna. Nomor 6 juga cukup khas karena menggunakan panel mesh (trucker/ventilated style).
Sebagai pembanding, BLACKYAK saat ini juga masih membuat cap dengan logo yak besar; misalnya model YAK LOGO CAP resmi memiliki kode BY3AC0009, sedangkan YAK LOGO CLASSIC TRUCKER CAP berkode BY3AC0010. 



Label dalam topi Black Yak original


Saya pakai topi Black Yak logo lama kotak merah


Topi-topi pada foto tersebut merek BLACKYAK (Black Yak). 🧢
Terlihat jelas logo BLACKYAK pada label bagian dalam topi. 
BlackYak adalah merek outdoor asal Korea Selatan yang banyak memproduksi perlengkapan dan pakaian untuk aktivitas alam.
Dari label dalam dan logo Black Yak, topi-topi ini merupakan produk BlackYak orisinal, meskipun model dan tahun produksinya berbeda.

BLACKYAK (블랙야크) adalah salah satu merek outdoor dan mountaineering terkenal asal Korea Selatan. 
Menariknya, sejarahnya jauh lebih panjang daripada usia nama BLACKYAK itu sendiri.

🏔️ Awalnya dari toko perlengkapan gunung
Sejarah BLACKYAK berawal pada 1973, ketika Kang Tae-sun mendirikan toko perlengkapan pendakian bernama Dongjin di kawasan Jongno, Seoul. Pada masa itu, perlengkapan pendakian di Korea masih terbatas dan banyak menggunakan perlengkapan bergaya militer.
Perusahaan kemudian mulai membuat produknya sendiri. Salah satunya adalah Samdae Backpack pada 1975, yang disebut sebagai salah satu ransel domestik awal Korea. Pada 1976 muncul merek Giant untuk produk perlengkapan gunung. 

🐂 Dari mana nama "BLACKYAK"?
Ini bagian yang menarik.
Menurut sejarah resmi perusahaan, Kang Tae-sun pernah mengalami situasi sulit dalam ekspedisi di kawasan Himalaya. Ia kemudian menceritakan pengalamannya bertemu yak hitam di Tibet. Kisah tersebut menjadi inspirasi nama BLACKYAK.

Nama BLACKYAK kemudian resmi diluncurkan sebagai merek pada Desember 1995. Warna hitam juga menjadi bagian penting dari identitas awal merek tersebut—cukup berbeda dari tren pakaian outdoor berwarna-warni pada masa itu. 

Jadi, ada perbedaan penting:
1973 → awal perusahaan/Dongjin
1975 → produksi perlengkapan sendiri
1976 → merek Giant
1995 → BLACKYAK sebagai merek resmi
🧗 Fokus pada perlengkapan gunung serius
BLACKYAK bukan pada awalnya sekadar merek fashion. Akar utamanya adalah mountaineering dan perlengkapan teknis.
Perusahaan mulai mendukung ekspedisi pendakian sejak sekitar 1980-an dan kemudian terlibat dalam ekspedisi ke berbagai gunung tinggi, termasuk Mont Blanc, Cho Oyu dan Shishapangma. 

Mereka juga mengembangkan produk dengan material teknis, termasuk memperoleh lisensi GORE-TEX pada 1990-an.  
Karena itu, BLACKYAK kemudian dikenal bukan hanya di Korea tetapi juga di kalangan pendaki dan komunitas outdoor internasional.
🌏 Dari Korea menuju pasar global
BLACKYAK mulai melakukan ekspansi internasional, termasuk ke China. Pada 1998, toko BLACKYAK pertama di Beijing dibuka. 

Perusahaan kemudian mengembangkan berbagai kategori:
jaket outdoor
celana trekking
backpack
sepatu hiking
perlengkapan pendakian
topi
pakaian teknis
perlengkapan untuk aktivitas gunung dan outdoor lainnya
BLACKYAK juga memperoleh sejumlah penghargaan inovasi produk internasional, termasuk ISPO Awards. Situs resminya menyebut BLACKYAK telah memperoleh puluhan penghargaan ISPO sepanjang perkembangannya. 
♻️ Sekarang bukan hanya soal mendaki gunung
Dalam beberapa tahun terakhir, BYN BLACKYAK Group juga semakin menekankan isu keberlanjutan dan hubungan manusia dengan alam. Misalnya melalui program pengumpulan sampah di gunung dan proyek daur ulang botol PET menjadi material fashion. 

Pada 2023, perusahaan merayakan 50 tahun perjalanan bisnisnya. 

🧢 Dan topi - topi BLACKYAK saya punya ini cukup menarik dengan desain dan label yang berbeda. Untuk kolektor, perbedaan label dalam, logo, bahan mesh, bentuk visor, sistem strap, dan kode produksi bisa membantu memperkirakan periode produksi masing-masing topi.




Sepatu Black Yak warna biru




Selain Topi Black Yak yang sudah lama saya pakai, saya juga sering pakai Sepatu Black Yak.
Insole-nya sudah saya ganti karena sepatu-sepatu Black Yak ini sudah lama saya pakai harian. Sepatu yang baik justru makin lama makin enak dipakai, bukan begitu ?
Iya bagi para penggemar sepatu, pasti sama2 merasakan akan sepatu yang sudah terlanjur enjoy dipakai harian.


Sepatu Black Yak orisinal
Yang pertama di atas warna biru menampilkan Logo BLACKYAK pada bagian samping dan logo black yak pada lidah sepatu yang konsisten.
Pola tiga garis/ornamen samping, konstruksi mesh, jahitan, dan bentuk sol khas ciri produk BLACKYAK generasi lama.
BLACKYAK memang memiliki lini footwear/outdoor shoes sejak lama; katalog resmi 2014 misalnya mencantumkan sepatu dengan kombinasi Artificial Leather, MESH, dan TPU. 
Blackyak
Desain sepatu ini  lebih tua, yaitu dari era 2010-an, dan jelas bukan model BLACKYAK terbaru.

Sepatu kedua bawahnya warna biru yaitu warna cokelat mix suede nubuck. Di sepatu ini juga ada Logo BLACKYAK berwarna kuning pada bagian depan sol.
Logo Black Yak juga ada di bagian belakang tumit.
Logo kepala yak pada lidah sepatu.
Konstruksi nubuck/suede cokelat, material gore tex , dan aksen kuning.
Menggunakan material Gore Tex
Anyaman tali cukup rapat bertekstur tali webbing/paracord kecil.
Warna kuning-hitam dengan pola silang dari bahan tali nylon/polyester.


Saya suka pakai Sepatu Black Yak orisinal. Enak dipakai harian, kuat dan awet.



Ok jadi memang saya tuliskan ini semua guna demi membuka 'kapsul waktu' perjalanan hidup saya sendiri. Maklum kini saya usia separuh abad, saya lahir tahun 1974, sudah punya cucu. Kedua anak saya bekerja di luar negeri. Si sulung kerjanya keliling dunia -(memang kerjanya menuntut untuk keliling dunia, kini di tahun 2026 sudah 43 negara dikunjunginya)-, sedangkan si bungsu kerja di kawasan Asia, 2 negara sudah dikunjunginya. 

Kembali ke story of caps, maka sepatu-sepatu ini juga bersama beberapa topi-topi secara wajar menua bersama saya. Bukan barunya ya yang saya tulis, tapi tuanya- menuanya bersama saya sebagai pemilik topi-topi dan sepatu-sepatu ini.

Ok cukup sekian tulisan ulasan saya mengenai topi dan juga sepatu Black Yak dalam keseharian saya, dan terimakasih sudah menyimak sepanjang ini tulisan. Sukses selalu. 😁

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons