cari kata

Jumat, 10 April 2020

Galang Dana untuk Bantu Warga, PPWI Nasional Akan Selenggarakan Diklat Jurnalistik Corona



Jakarta - Dalam rangka mengisi waktu luang selama masa _Stay at Home_, mulai tanggal 11 April 2020, selama 3 hari berturut-turut, PPWI Nasional akan menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Jurnalistik Corona, bagi wartawan dan masyarakat umum. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menggalang dana dalam rangka membantu warga yang terdampak bencana Covid-19.

*Materi Diklat:*
- Dasar-dasar Bahasa Indonesia
- Cara praktis membuat berita (_hard/straight news_)
- Editing (penyuntingan) artikel/berita
- Cara praktis mengunggah berita di media online (www.pewarta-indonesia.com)

*Peserta:*
- Wartawan/jurnalis
- Pelajar/Pembelajar
- Masyarakat umum
Maksimal 30 orang per kelas

*Tempat:*
Belajar dari rumah masing-masing melalui jaringan online (_WhatsApp Classroom_)

*Waktu:*
Kelas pagi, pukul 09.30 – 12.00 WIB setiap hari (Sabtu, Minggu, Senin)
Kelas siang, pukul 13.30 - 16.00 WIB setiap hari (Sabtu, Minggu, Senin)

*Jadwal:*
- Sabtu: Dasar-dasar Bahasa Indonesia, Cara praktis membuat berita
- Minggu: Editing/penyuntingan berita/artikel
- Senin: Cara praktis mengunggah berita di media online

*Biaya (donasi):*
Setiap peserta diharapkan untuk memberikan donasi sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah saja). Seluruh dana yang terkumpul akan dikelola oleh team PPWI untuk disalurkan kepada warga masyarakat yang kesulitan bahan pangan selama menjalani masa bencana Covid-19.

*Metode Kegiatan Diklat:*
1. Transfer donasi Diklat Jurnalistik Corona sebesar Rp. 100.000,- ke rekening Bank BNI Cabang Senayan, Nomor Rekening: 0243142926, Atas Nama: Persatuan Pewarta Warga Indonesia.
2. Kirimkan nomor WA Anda bersama bukti transfer donasi ke Sdr. Agung Jepriansyah (+62 857-8992-5565) untuk kemudian dimasukkan ke dalam kelas WA Diklat Jurnalistik Corona, informasikan kelas yang diinginkan (pagi atau siang).
3. Setiap peserta hadir online sesuai jadwal yang dipilihnya saat mendaftar untuk mengikuti pembelajaran online.
4. Materi tertulis dan rekaman suara akan disampaikan melalui jaringan WhatsApp Classroom-nya untuk dipelajari, dimengerti, dan dipahami.
5. Selanjutnya peserta dapat mengajukan pertanyaan, baik tertulis maupun rekaman suara untuk diberikan penjelasan maupun didiskusikan bersama rekan sekelasnya.
6. Penugasan, praktek menulis sesuai materi yang baru saja diberikan dan didiskusikan, dan dikumpulkan saat itu juga.
7. Pemberian tugas PR, praktek menulis untuk dikerjakan seusai jam belajar online.

*Narasumber/Trainer:*
- Wilson Lalengke (Ketua Umum PPWI, Pimred KOPI)
- Mung Pujanarko (Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya, Pimred Penanegeri.Com)
- Simon Syaefudin (Wartawan Senior, mantan redaktur Republika)

*Fasilitas:*
- Sertifikat Diklat dari PPWI Nasional (E-Sertifikat)
- Akses menjadi penulis di Koran Online Pewarta Indonesia dan Jaringan PPWI Media Group
- Menjadi anggota Komunitas PPWI Nasional dan di daerah masing-masing.
- Kesempatan beramal bagi sesama warga bangsa Indonesia di masa sulit bencana Covid-19.

Waktu pendafaran: dimulai sejak pengumuman ini dikeluarkan hingga saat pembelajaran akan dimulai atau kuota 30 orang per kelas terpenuhi. Silahkan manfaatkan peluang belajar jurnalistik ini sambil mengisi waktu luang yang ada. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat PPWI Nasional di 021-53668243, SMS/WA 081371549165 (Shony). Terima kasih.

Jakarta, 9 April 2020
Sekretariat PPWI Nasional

Kamis, 09 April 2020

Share Post Fotografi tema "Game Online di tengah Pandemi" karya mahasiswa STIAMI kampus Depok


Pada 10 April 2020, DKI Jakarta resmi memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Maka penduduk diharapkan sabar untuk di rumah saja, tidak keluar rumah.

Sedangkan di area Bodetabek juga ada anjuran physical distancing, jaga jarak dan di rumah saja. Prinsipnya agar masyarakat tidak keluar rumah, dan tetap jaga jarak sosial.

Untuk itu berbagai aktivitas kekinian pun jadi ajang pelepas rasa bosan di tengah pembatasan. Aktivitas yang bisa menghibur diantaranya adakah bermain game online. Berikut deretan karya mahasiswa stiami depok yang memotret aktivitas game online di rumah saja.

Berbagai aktivitas warga bermain game online di tengah berkecamuknya wabah corona dipotret oleh para mahasiswa stiami kampus Depok, hal ini sekaligus menjadi ajakan agar tetap di rumah saja. Jalani aktivitas secara menyenangkan dirumah saja, dan jauhkan stress dari kehidupan di tengah wabah corona.




































Selasa, 07 April 2020

Post Fotografi karya Mahasiswa STIAMI Cikarang : "Game Online ditengah Pandemi"

Ditengah wabah pandemi. Hal penting yang pertama adalah social distancing dan physical distancing, artinya jangan keluar rumah jika tidak penting. Kedua, pakai masker jika terpaksa harus keluar rumah. Ketiga, yang paling menarik adalah aktivitas indoor yang ampuh melawan kebosanan ditengah pembatasan sosial yakni :  bermain Game Online.

Kegiatan bermain game online ini bisa menghibur, membuat hubungan sosial virtual dengan banyak orang, dan rekreatif, serta dengan e-sport bisa memacu kreativitas.

Berikut ini adalah deretan karya mahasiswa fotografi STIAMI Cikarang dengan tema 'Game Online ditengah Pandemi.'





















































Jumat, 03 April 2020

Stoic Banget 😁 !




Saya suka belajar Stoic Filosofi hingga ke ambang humornya.

Menurut sy aspek stoic filosofi sangat fresh dan bagi sy pribadi suka mempelajarinya.

Ternyata disadari atau tidak humor keseharian rakyat kecil di negeri ini yang secara historis telah didera kesusahan, kemelaratan berabad-abad sejak dalam penjajahan, hingga kini membuat ada unsur stoic-nya dalam keseharian rakyat kecil yang terbiasa hidup prihatin dan menderita. Rakyat pribumi kita stoic natural.



Kebiasaan dan kebisaan menertawakan kesedihan dan kemalangan yang dialami diri meupakan filosofi stoic yang paling epic menurut saya. 😀😁
Gapapalah kan hidup ini adalah game dan humor. Full.

"Everyone is an artist till rent is due"

Atau semua ikuti quote dan everyday wisdom words di medsos mengejar derajat manusia artistik, mengejar estetik sampai akhirnya tiba saatnya harus bayar-bayar tagihan sendiri.🤣

"Follow your dreams, if they're hiring"🤣


Everyone is an artist till rent is due till token listrik bunyi, till pulsa nge-rest till saldo menipis till anak menangis di akhir minggu minta plesiran.
Wkwkwkwk🤣🤣

Ya kalau ikut ngenger sama ortu sampai umur 30an ya beda 🤣

Palingan sampai mengerti susahnya cari duit buat bayar tagihan - tagihan dan kewajibannya sendiri.

Maka : "Everyone is an artist till rent is due"
Semua ingin serba artistik dan ingin serba hidup "estetik gram" sampai tiba saatnya mandiri - atau - keluar dari zona hidup bersama ortu.

"Everyone is an artist till rent is due"
Semua orang ingin passion nan estetik nan artistik di gram hingga tagihan token listrik bunyi. Hingga pulsa habis. Hingga ortu minta kiriman. 😄(*)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons