cari kata

Selasa, 30 September 2025

Bunglon di tengah Taman Anggrek




Bunglon taman atau Calotes versicolor. 

Bunglon taman adalah spesies reptil dari genus Calotes dan termasuk ke dalam keluarga Agamidae. Spesies ini sering ditemukan di area terbuka seperti taman, kebun, dan pekarangan. 

Meskipun sering disebut "bunglon," mereka tidak memiliki kemampuan mengubah warna secara ekstrem seperti bunglon sejati, melainkan warnanya dapat berubah sesuai suhu dan emosi, seperti saat merasa terancam atau sedang berkembang biak. 

Bunglon taman merupakan spesies introduksi dan invasif di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, yang keberadaannya dapat mengancam spesies asli seperti bunglon surai (Bronchocela jubata




Anggrek (Orchidaceae): Terlihat beberapa pot anggrek jenis Dendrobium nobile dan Cattleya, yang ditanam dalam wadah kayu dan pot tanah.


Mari berkebun agar sehat jasmani dan rohani.
Lihat tanaman bikin hati senang.





















































Bunglon di kebun anggrek



Minggu, 28 September 2025

Cultural Exchange Workshop 2025: Jayabaya University's Faculty of Psychology Collaborates with Thaksin University's Faculty of Education







Foto : Cultural Exchange Workshop 2025: Jayabaya University's Faculty of Psychology Collaborates with Thaksin University's Faculty of Education, English major, 3rd-year students, Songkhla Campus.

Instagram : https://www.instagram.com/p/DOS4WmVk4px/?igsh=MWo1bWkzb3p4MTJuZQ==

Internasional - Lokakarya Pertukaran Budaya 2025 merupakan acara kolaborasi antara Fakultas Psikologi Universitas Jayabaya dan Fakultas Ilmu Pendidikan (jurusan Bahasa Inggris) Universitas Thaksin untuk mahasiswa tahun ke-3, dan acara ini telah berlangsung. Informasi mengenai lokakarya inj melibatkan partisipasi dari para mahasiswa kedua universitas. 

Detail Acara 

Lembaga yang Bekerja Sama: Universitas Jayabaya (Fakultas Psikologi) dan Universitas Thaksin (Fakultas Pendidikan, jurusan Bahasa Inggris).

Peserta: Mahasiswa tahun ke-3 dari kedua fakultas.

Tujuan: Acara ini memfasilitasi pertukaran budaya antar pelajar.

Lokakarya  atau Workshop bersama Universitas Jayabaya dan Thaksin University ini bertema : "Bridging Thailand and Indonesia through Soft Power, Culture, and Friendship."

Acara ini akan berlangsung dari 21 Agustus hingga September 2025. Tujuan dari lokakarya ini adalah untuk mendorong saling pengertian antara budaya Thailand dan budaya lokal, serta meningkatkan citra positif Thailand dan Indonesia serta membina jaringan kerja sama antar komunitas luar negeri, orang tua, dan komunitas kedua negara.

Kerjasama dalam workshop atau lokakarya antara Fakultas Psikologi UniversitasJayabaya dan Thaksin Uninersity Thailand ini akan memudahkan kedua universitas antar negara ini berbagi pengalaman budaya dan pendidikan serta memperkuat hubungan persahabatan antara Thailand dan Indonesia, yang akan bermanfaat bagi pengembangan kolaborasi akademik dan budaya di masa mendatang.

Wakil Dekan Fakultas Psikologi Dra. Lidya Indira, M.PSi, mengatakan bahwa workshop berskala Internasional ini akan memperkuat pengalaman dan menambah wawasan global mahasiswa Fakultas Psikologi Jayabaya.

Selain kegiatan tatap muka, lokakarya ini juga akan mencakup pertemuan komunitas daring melalui Web, yang memberikan kesempatan bagi para mahasiswa Universitas Jayabaya dan Thaksin University untuk berpartisipasi dan bertukar gagasan secara luas. (*/Lidya Indira)


Thaksin University

140 Khao Rup Chang Subdistrict

Mucang Songkhla District

Songkhla Province 90000

~~~○○○~~~

Alamat utama Universitas Jayabaya adalah Jl. Pulomas Selatan Kav. 23, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur. 

Berikut adalah detail alamat Universitas Jayabaya: 

Nama Universitas: Universitas Jayabaya

Alamat: Jl. Pulomas Selatan Kav. 23

Kelurahan: Cijantung

Kecamatan: Pasar Rebo

Kota: Jakarta Timur




Sabtu, 27 September 2025

Universitas Jayabaya Inisiasi Kolaborasi Internasional di IC-RMUTK 2025, Gandeng Lima PTS Indonesia

 







Bangkok –  Program Pascasarjana Universitas Jayabaya meneguhkan posisinya sebagai kampus dengan visi global melalui peran sebagai inisiator utama kerja sama internasional bersama Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK) Thailand. 

Langkah strategis ini diwujudkan dalam penyelenggaraan 6th International Conference of Rajamangala University of Technology Krungthep (IC-RMUTK) 2025 yang berlangsung di Ramada Plaza by Wyndham Bangkok Riverside, Thailand.

Konferensi internasional yang mengangkat tema “Global Issues in Social Science, Law & Business Environment” menjadi ajang penting bagi para akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai negara untuk bertukar gagasan, memperluas kolaborasi, serta membangun solusi terhadap tantangan global di bidang sosial, hukum, dan bisnis.

Sebagai inisiator, Universitas Jayabaya tampil memimpin jalannya kerja sama internasional ini, sekaligus mengajak lima perguruan tinggi swasta (PTS) Indonesia untuk bergabung, yaitu Universitas Borobudur, Universitas Pancasila, Universitas Bhayangkara, Universitas Surakarta, dan Universitas Aisyah Pringsewu. Keterlibatan aktif kelima kampus tersebut menandai semakin kuatnya kolaborasi akademik Indonesia dalam forum internasional.

Perkuat Tridarma dengan Pengabdian Masyarakat Internasional

Selain berpartisipasi dalam konferensi dan riset bersama, inisiatif kolaborasi ini diperluas dengan agenda Pengabdian Masyarakat (PkM) skala internasional. Program Pascasarjana Universitas Jayabaya secara khusus menyelenggarakan kegiatan PkM yang bertujuan memberikan pengertian mendalam mengenai kebudayaan Indonesia kepada mahasiswa yang ada di Kampus Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK). Kegiatan PkM ini merupakan bagian penting dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, sekaligus menjadi ajang diplomasi budaya.

Manfaat Nyata dan Motor Penggerak Diplomasi Pendidikan

Rektor Universitas Jayabaya, Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum., yang dalam kesempatan tersebut di wakili oleh Wakil Rektor I Prof., Ir. Herliati, MT, PhD., menekankan pentingnya peran Jayabaya sebagai inisiator. Rektor didukung penuh oleh Direktur Program Pascasarjana, Dr. Yuhelson, M.H., Wakil Direktur I, Dr. Nurhakim, S.H., M.H., Ketua Unit Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Publikasi (UP2P), Dr. Ferdian Arie Bowo, S.H., M.H. yang melibatkan seluruh Prodi di Program Pascasarjana Universitas jayabaya, Yaitu, Program Doctor yang di hadiri Kaprodi nya Prof. Dr. Abd. Latif dan sekprodi nya Dr. Kristiawan, Program Magister Ilmu Hukum yang dihadiri oleh Kaprodi nya Dr. Maryano, Magister Management yang di Hadiri oleh Dr. Musa Alkadhim Alhabshy SE., MM., dan dua Program Magister lainya yaitu dari Magister Kenotariatan dan Magister Komunikasi yang masing-masing diwakili oleh para Dosen-dosen nya.

“Universitas Jayabaya tidak hanya membuka jalan,” ujar Prof. Fauzie, “tetapi juga memastikan kerja sama internasional ini menghasilkan manfaat nyata. Kolaborasi dengan perguruan tinggi di Thailand dan Indonesia ini akan menciptakan pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, seminar internasional, hingga publikasi ilmiah yang memberi kontribusi positif bagi dunia akademik, termasuk Pengabdian Masyarakat yang memperkenalkan kekayaan budaya kita.”

Inisiatif ini menegaskan bahwa Universitas Jayabaya mampu memposisikan diri sebagai motor penggerak diplomasi pendidikan tinggi Indonesia. IC-RMUTK 2025 di Bangkok bukan sekadar forum akademik, melainkan juga simbol keterlibatan aktif Indonesia dalam percaturan akademik dan budaya internasional.

Melalui langkah ini, Universitas Jayabaya berharap dapat terus memperluas jejaring global, meningkatkan kualitas riset, dan menghadirkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global. Ke depan, inisiatif Jayabaya akan terus diarahkan untuk menjembatani kerja sama internasional, memperluas kolaborasi riset, dan mencetak sumber daya manusia unggul yang berdaya saing di tingkat dunia. ( Red/ HukumOnline)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons