cari kata

Jumat, 21 November 2025

Universitas Jayabaya siap Bertransformasi menjadi Kampus Berdampak untuk Indonesia Emas 2045

 

Foto : Wakil Rektor I Universitas Jayabaya Prof. Ir. Herliati, PhD menghadiri Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 


Jakarta, IMC - Delegasi Universitas Jayabaya, diwakili oleh Wakil Rektor I Universitas Jayabaya Prof. Ir. Herliati, PhD menghadiri Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), pada tanggal 19–21 November 2025 di Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

  Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 atau Indonesia Higher Education Summit (IHES) merupakan forum  strategis tingkat nasional yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan  pemangku kepentingan pendidikan tinggi. Tema besar KPPTI 2025 adalah "Kampus Berdampak: Konsolidasi dan Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045." 

Berlangsung Selama tiga hari, konferensi ini menghadirkan narasumber dari lintas sektor  dengan fokus utama pada:

a. Transformasi riset menuju riset berdampak

b. Transformasi pembelajaran berbasis digital dan AI

c. Pendidikan tinggi berkelanjutan

d. Kebijakan anggaran untuk mendukung kampus berdampak

e. Regenerasi kepemimpinan akademik yang visioner

KPPTI 2025 menegaskan bahwa perguruan tinggi masa depan adalah kampus yang:

a. Berdampak melalui riset yang relevan dan terterapkan

b. Adaptif dan inovatif dalam pembelajaran berbasis AI dan digital

c. Berdaya saing global melalui kurikulum dan kepemimpinan visioner

d. Berkelanjutan dari sisi tata kelola, riset, dan kolaborasi

e. Didukung oleh kebijakan anggaran yang progresif

Setelah mengikuti event Nasional Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 atau Indonesia Higher Education Summit (IHES)  Wakil Rektor Univerditas Jayabaya Prof. Ir. Herliati, PhD mencatat beberapa rekomendasi yang perlu untuk Universitas Jayabaya :

a. Melakukan revisi Roadmap Riset 2024 menjadi roadmap riset Berdampak  untuk visi Universitas Jayabaya 2036

b. Mengembangkan AI Center dan Digital Learning Hub

c. Mendorong lahirnya startup mahasiswa melalui inkubator bisnis Universitas

d. Penguatan tata kelola berbasis data

e. Mengimplementasikan Talent Management System untuk dosen dan tenaga kependidikan

f. Mengoptimalkan peluang pendanaan DPR dan Kemendiktisaintek

g. Membangun kolaborasi internasional yang berdampak dan berkelanjutan

Riset Berdampak sebagai Paradigma Baru Pendidikan Tinggi

"Riset tidak lagi cukup dinilai dari jumlah publikasi atau sitasi, tetapi harus menghasilkan  dampak saintifik, sosial, ekonomi, serta kontribusi kebijakan. Pergeseran ini merupakan transformasi dari knowledge creation ke knowledge utilization.," papar Prof. Ir. Herliati, PhD.

Untuk itu menurutnya ada beberapa hal yang menjadi catatannya yakni :

1. Tantangan Nasional

a. Kebijakan riset yang terfragmentasi

b. Kultur riset yang lebih berorientasi output daripada dampak

c. Lemahnya simpul inovasi di perguruan tinggi

d. Minimnya mekanisme translasi riset dan alih teknologi

2. Strategi yang direkomendasikan

a. Pendanaan riset berbasis misi (mission-oriented funding)

b. Kolaborasi multi-helix (pemerintah–kampus–industri–masyarakat)

c. Penguatan kapasitas peneliti, khususnya dalam translasi riset

Untuk itu Prof. Ir. Herliati, PhD mencermati akan adanya Implikasi untuk Universitas Jayabaya, khususnya adalah :

 a. Perlu menyusun roadmap riset berdampak yang terukur

b. Mengembangkan pusat inovasi & hilirisasi riset

c. Memperkuat kerja sama industri melalui mekanisme inovasi bersama (cocreation)

Menurutnya, Transformasi Pembelajaran dan Pengembangan Talenta Digital dan Tantangan Pembelajaran di Era Digital ditandai dengan antara lain Kebutuhan talenta digital dan AI yang terus meningkat, kemudian Tuntutan transformasi pembelajaran agar adaptif terhadap masa depan.

Untuk itu Prof. Ir. Herliati, PhD berpikir tentang Strategi Transformasi Pembelajaran yang mencakup :

a. Integrasi literasi digital dan AI di seluruh program studi

b. Ekspos mahasiswa pada problem nyata dunia industri (problem-based learning)

c. Penyediaan infrastruktur AI

d. Pembekalan kewirausahaan bagi seluruh mahasiswa

e. Program startup track bersama mitra industri

f. Program AI Talent Factory

Implikasi bagi Universitas Jayabaya adalah

a. Perlu menginisiasi AI Skill Pathway lintas prodi

b. Menyiapkan kurikulum kewirausahaan berbasis teknologi

c. Memperkuat kemitraan industri digital untuk magang, studi kasus, dan proyek akhir

d. Mengembangkan pusat transformasi digital dan inkubasi startup mahasiswa

Sedangkan untuk Pendidikan Tinggi Berdampak dan Berkelanjutan, dalam kegiatan Akademik & Pembelajaran juga perlu adanya :

a. Kurikulum adaptif dan progresif

b. Pembaruan metode ajar dan teknologi pendidikan

c. Penguatan soft skills mahasiswa

d. Keterkaitan input–proses–output–outcome secara konsisten

Kemudian dalam Riset & Publikasi perlu adanya :

a. Roadmap riset berkelanjutan

b. Kolaborasi lintas disiplin

c. Optimalisasi hibah nasional dan internasional

Serta dalam Kelembagaan & Kolaborasi perlu adanya :

a. Tata kelola berbasis data

b. Kepemimpinan akademik visioner

c. Kemitraan internasional berkelanjutan

d. Proyek kolaboratif jangka panjang

Implikasi Untuk Jayabaya adalah

a. Merancang Kurikulum Adaptif 

b. Memperkuat research group lintas departemen

c. Membentuk Office of International Collaboration yang lebih strategis.

 KPPTI 2025 sendiri adalah forum strategis nasional yang melibatkan berbagai pihak.

Konferensi ini mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan pemangku kepentingan pendidikan tinggi.

Tema besarnya adalah "Kampus Berdampak: Konsolidasi dan Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045." (SumberProf. Ir. Herliati, PhD)


Kamis, 20 November 2025

Visi Misi Tujuan dan Strategi Universitas Jayabaya





Lampiran Surat Keputusan Rektor No : 161 Tahun 2024

VISI UNIVERSITAS JAYABAYA

Menjadi Universitas Unggul di tingkat Asia Tenggara sebagai Teaching University yang Berbasis  Profesionalisme, dengan Kreativitas dan Inovasi dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Misi Universitas Jayabaya berdasarkan 

1. Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas tinggi dengan pendekatan pengajaran yang  inovatif dan berorientasi pada pengembangan keterampilan profesional mahasiswa, guna  mencetak lulusan yang kompeten, kreatif, dan berintegritas.

2. Mengembangkan kurikulum berbasis profesionalisme, yang berfokus pada pembelajaran  praktis dan aplikatif, didukung oleh teknologi modern untuk memenuhi kebutuhan dunia  kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan global.

3. Meningkatkan kapasitas dosen dan tenaga pengajar melalui program pengembangan  kompetensi, riset, dan pelatihan, guna memastikan kualitas pengajaran dan pengalaman  belajar terbaik bagi mahasiswa.

4. Menjalin kerjasama strategis dengan berbagai industri, pemerintah, dan institusi pendidikan  di tingkat nasional dan internasional, guna memperluas kesempatan magang, penelitian, dan aplikasi keilmuan bagi mahasiswa.

Tujuan Pendidikan Universitas Jayabaya 

1.Menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi di tingkat  nasional dan internasional, dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

2. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran dengan memadukan teori dan praktik melalui pendekatan inovatif serta penggunaan teknologi terkini, sehingga mahasiswa siap berkontribusi dalam berbagai bidang.

3. Menumbuhkan kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, melalui pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan aplikatif.

4. Memfasilitasi pengembangan karakter dan etika profesional yang sesuai dengan nilai-nilai integritas, tanggung jawab, dan kepemimpinan, guna membentuk pribadi yang berkualitas dan bermoral dalam masyarakat.

5. Memperkuat hubungan sinergis antara dunia akademik dan industri, melalui kerjasama yang strategis, program magang, penelitian terapan, serta pelatihan praktis yang mendukung pengembangan karier mahasiswa.

6. Mengembangkan dan memperkuat kapasitas dosen dan tenaga pengajar agar mampu memberikan pengajaran yang inspiratif dan relevan, serta menjadi pelopor dalam pengembangan keilmuan berbasis profesionalisme.

7. Menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan dinamis, yang mendukung  pengembangan potensi mahasiswa secara holistik, baik dari segi akademik, non-akademik,  maupun keterampilan sosial.

Strategi 

Strategi 1: Meningkatkan kualitas kurikulum OBE

a. Menyusun kurikulum yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta  kebutuhan pasar kerja.

b. Memadukan teori dan praktik melalui pembelajaran berbasis proyek, studi kasus, dan simulasi dunia kerja.

c. Melakukan review dan pembaruan kurikulum secara berkala dengan melibatkan praktisi industri dan akademisi terkemuka.

Strategi 2: Mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pengajaran

a. Mengembangkan platform e-learning untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh dan blended learning.

b. Memperkenalkan dan menggunakan teknologi terbaru dalam proses pembelajaran, termasuk laboratorium virtual dan perangkat lunak pendukung untuk simulasi dan riset.

c. Menyediakan modul interaktif dan digital untuk memudahkan akses pembelajaran bagi mahasiswa.

Strategi 3: Penguatan program pengembangan kompetensi dosen

a. Menyelenggarakan program pelatihan dan workshop berkala untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam mengajar, riset, dan teknologi pendidikan.

b. Mendorong dosen untuk mengikuti program sertifikasi profesional serta melakukan penelitian terapan yang relevan dengan kebutuhan industri.

c. Memberikan penghargaan dan insentif bagi dosen yang berprestasi dalam pengajaran, penelitian, dan publikasi ilmiah.

Strategi 4: Membangun kolaborasi strategis dengan dunia industri dan institusi lain

a. Meningkatkan kerjasama dengan perusahaan, lembaga pemerintah, dan organisasi internasional untuk membuka kesempatan magang, penelitian, dan program pertukaran mahasiswa.

b. Mengembangkan kerjasama dengan universitas terkemuka di dalam dan luar negeri untuk meningkatkan mobilitas akademik dan akses terhadap riset bersama.

c. Menyelenggarakan forum diskusi, seminar, dan kuliah umum yang melibatkan para praktisi profesional sebagai narasumber

Strategi 5: Pengembangan program penunjang karakter dan etika professional

a. Menyelenggarakan program soft skill development untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, kerjasama tim, dan kepemimpinan mahasiswa.

b. Mengintegrasikan pelatihan etika profesional ke dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler.

c. Mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam solusi nyata bagi permasalahan sosial.

Strategi 6: Peningkatan fasilitas pembelajaran dan penelitian

a. Membangun dan memperbarui laboratorium, ruang kelas, dan fasilitas penelitian yang mendukung kegiatan akademik dan inovasi.

b. Menyediakan akses sumber daya akademik yang luas, termasuk perpustakaan digital, jurnal ilmiah, dan database penelitian untuk mendukung riset mahasiswa dan dosen.

c. Mengembangkan ruang inovasi dan inkubator bisnis untuk mendorong kreativitas dan kewirausahaan mahasiswa.

Strategi 7: Meningkatkan kualitas layanan akademik dan non-akademik

a. Mengembangkan sistem manajemen pendidikan berbasis IT untuk mempermudah proses administrasi akademik, seperti pendaftaran, evaluasi, dan penilaian.

b. Menyediakan layanan bimbingan karir dan konsultasi akademik yang berkualitas untuk membantu mahasiswa merencanakan masa depan mereka secara matang.

c. Membangun lingkungan kampus yang inklusif dengan mendorong partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan, olahraga, dan seni budaya.

Ditetapkan di : Jakarta

Pada hari : Kamis

Tanggal : 19 Desember 2024.

Bunga Kunyit Putih

 Bunga kunyit putih.

Bunga Kunyit Putih jarang terlihat.

Karena bunganya dekat dengan tanah dan cepat layu.

Saat mekar bunga kunyit putih sangat indah, kontras dengan sekelilingnya.



Ini buga kunyit putih gombyok (Boesenbergia rotunda) adalah varietas rempah langka dengan rimpang yang menggumpal menyerupai jari. 





Bunga Kunyit Putih mirip anggrek
Umbinya tersembunyi di dalam tanah





Cantik bunga kunyit putih


Bunga Kunyit Putih


Foto-foto karya : Mung Pujanarko.


Kunyit putih family : Zingiberaceae

Saya lumayan rutin minum jamu kunyit putih => diparut dan diseduh air panas. Saya sudah konsumsi ramuan seduhan kunyit putih ini sejak tahun 2014.

RIP

RIP (Ribosome Inactivating Protein) adalah protein perusak ribosom yang berfungsi menghambat sintesis protein. Di bidang medis, zat ini diyakini mampu menonaktifkan dan membunuh sel kanker. 

Berikut adalah daftar tumbuhan yang secara alami mengandung RIP:

Temu Putih (Curcuma zedoaria): Sangat dikenal dalam pengobatan herbal karena memiliki konsentrasi RIP yang sangat tinggi.

Sirsak (Annona muricata): Daun dan buahnya mengandung RIP dan sering dimanfaatkan sebagai terapi komplementer.

Benalu Teh: Tumbuhan parasit pada pohon teh yang dipercaya memiliki persentase RIP cukup tinggi.

Tanaman Lainnya: Mimba, jahe, kunyit, lengkuas, pare, hingga buah-buahan seperti apel dan melon juga terdeteksi memiliki kandungan RIP.

Selain potensinya sebagai zat antikanker dan antiinflamasi, tumbuhan yang kaya akan RIP juga sering diteliti manfaatnya sebagai biopestisida alami. (Sumber)

Rabu, 19 November 2025

Lokakarya bertema "Penguatan Kepemimpinan Akademik dan Manajerial untuk Pencapaian Visi Universitas Jayabaya"

 

Foto : ki-ka : Rektor Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum, Dr.Hc. Ary Ginanjar Agustian, Direktur Pascasarjana Jayabaya Dr. H. Yuhelson, S.H.,M.H., M.Kn dalam Lokakarya Universitas Jayabaya, Selasa (18/11/2025)


Jakarta - Universitas Jayabaya sukses menggelar Lokakarya bertema "Penguatan Kepemimpinan Akademik dan Manajerial untuk Pencapaian Visi Universitas Jayabaya" yang dilaksanakan pada hari Selasa, 18 November 2025, bertempat di Ruang Seminar Prof. Dr. Hj. Yuyun Moeslim Taher, SH, MH, Lantai V Gedung Rektorat Universitas Jayabaya.

Acara ini dihadiri oleh segenap pimpinan Universitas Jayabaya dengan jumlah peserta 76 orang peserta yang terdiri dari segenap unsur pimpinan Universitas Jayabaya, mulai dari Rektor Universitas Jayabaya, segenap Wakil Rektor Jayabaya, Direktur Pascasarjana Jayabaya, dan segenap Wakil Direktur Pascasarjana Jayabaya, Kepala LPM, Kepala LPPM, Kepala LMH Jayabaya, Kepala Lembaga Bahasa, kemudian lokakarya ini juga dihadiri oleh seluruh Dekan Fakultas, seluruh Wakil Dekan Fakultas, seluruh Kaprodi, dan para Kepala Biro, Kepala Bagian, Kepala BAU Jayabaya, Kepala BAK Jayabaya, civitas akademika, termasuk para Dosen Universitas Jayabaya yang berkesempatan hadir dalam lokakarya ini.

Acara lokakarya dibuka dengan Doa Pembuka oleh Drs. H. Syarief Abdillah,M.M.

Kemudian terdapat sambutan dari Ketua Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya  M.H, F.I.C.D., "Hari ini, kita berkumpul bukan sekedar untuk memperbaiki sistem, tapi untuk memperkuat jiwa kepemimpinan, jiwa yang berakal pada nilai spiritual, integritas, dan kesadaran moral. Kepemimpinan akademik tanpa spiritualitas ibarat kapal tanpa kompas, canggih tapi mudah tersesat.  Sebaliknya, integritas yang kokoh akan menjadi cahaya yang membimbing setiap keputusan, setiap kebijakan, dan setiap langkah kita dalam membangun universitas Jayabaya," tutur Ketua Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya, FICD., M.H.

Sambutan Rektor Jayabaya



Berikutnya adalah Sambutan dan Pembukaan oleh Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH., M.Hum, menyampaikan : "Izinkan saya mengatakan satu hal : Universitas ini bukan sembarang universitas! la berdiri di atas cita-cita besar dan semangat muda yang luar biasa. Didirikan pada 5 Oktober 1958 di Jakarta, oleh seorang anak muda berusia 24 tahun - Prof. Dr. Moeslim Taher, S.H.

Di usia semuda itu, beliau sudah berpikir jauh ke depan, melihat bahwa bangsa
ini hanya bisa maju kalau rakyatnya berpendidikan tinggi. Inilah roh Jayabaya, Bapak Ibu sekalian: roh keberanian, idealisme, dan pengabdian!
Nama "Jayabaya" sendiri diambil dari Prabu Jayabaya, raja besar dari Kediri yang
dikenal karena kebijaksanaan dan pandangannya yang jauh ke depan.
Kalau saya boleh bilang, dengan tegas :
Jayabaya itu bukan hanya nama, tapi marwah! Marwah untuk berpikir besar, berbuat nyata, dan memimpin dengan
kebijaksanaan," tegas Prof H.Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum, sungguh-sungguh dalam sambutan pembuka lokakarya Jayabaya.

Selanjutnya adalah narasumber Sesi ke- I dengan tema : "From Policy To Practice: Membangun Rencana Aksi Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Pasca Permendiktisaintek No 39 Tahun 2025 Menuju Akreditasi Unggul" oleh narasumber Dr. Ir. Hisar Sirait, M.A dengan moderator Dr. Kristiawanto, S.HI, M.H.



Foto : Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum bersama Dr. Ir. Hisar Sirait, M.A 

Dr. Ir. Hisar Sirait, M.A dalam lokakarya ini menegaskan pentingnya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Juga dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bisa memanfaatkan media sosial seperti youtube untuk menjangkau masyarakat. Kemudian Peta Jalan institusi bisa menjadi peta jalan keilmuan. "Ada benang merah antara bidang penelitian dosen yang searah dengan bidang keahlian dosen" ujar Dr. Ir. Hisar Sirait, M.A .

Arahan Strategis Rektor Jayabaya



Foto : Rektor Jayabaya Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH., M.Hum dengan moderator Wakil Rektor Jayabaya Prof. Ir. Herliati, Ph.D.


Kemudian memasuki Sesi ke-II adalah materi bertema "Arahan Strategis Rektor" oleh Rektor Jayabaya Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH., M.Hum dengan moderator Prof. Ir. Herliati, Ph.D.

"Apa yang penting menurut saya, yang paling penting di dalam melaksanakan visi dan misi ini adalah menegaskan komitmen kepemimpinan kita untuk membawa universitas ini menuju keunggulan, " papar Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH., M.Hum. Moderator Prof. Ir. Herliati, Ph.D., juga menyimpulkan bahwa energi Universitas Jayabaya bisa membawa Universitas Jayabaya menjadi teaching university yang unggul. "Agar tagline Universitas Jayabaya 'Bangga menjadi milik Bangsa' bisa terus bergaung," ujar Prof. Ir. Herliati, Ph.D.

"Maka bisa disimpulkan bahwa dari paparan Bapak Rektor Jayabaya adalah kita wajib melakukan penguatan tata kelola, dan penguatan branding untuk sustainability Universitas Jayabaya" pungkas Wakil Rektor Jayabaya Prof. Ir. Herliati, Ph.D.

Kemudian seusai paparan, berikutnya adalah sesi penyerahan cendera mata dari Yayasan Jayabaya dalam kesempatan ini oleh drg. Hj. Yulia Muslim Taher, FICD, M.H kepada Rektor Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum.



Foto : drg. Hj. Yulia Muslim Taher, FICD, M.H memberikan cendera mata kepada Rektor Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum dalam Lokakarya.


Paparan Kepala LL Dikti Wilayah III 



Selanjutnya adalah Sesi ke-III bertema "Penguatan Kepemimpinan Akademik dan Manajerial Menuju Tata Kelola Perguruan Tinggi yang Unggul" oleh Kepala LL Dikti Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan , S.E., M.A dengan moderator Dr. Kristiawanto, S.H.I, M.H.


Dr. Henri Tambunan menekankan pentingnya statuta bagi Perguruan Tinggi. Dimana dalam statuta ini termuat struktur organisasi juga mekanisme pengambilan keputusan.

"Statuta menjadi landasan program dan setiap implementasi perguruan tinggi. Sedangkan visi sebagai kompas bagi perguruan tinggi, memberikan arah yang jelas bagi perguruan tinggi. Dalam merumuskan visi penting untuk mempertimbangkan pandangan dari pemangku kepentingan internal seperti dosen dan mahasiswa dan juga mempertimbangkan kepentingan eksternal dan pemerintah. Misi pada dasarnya menjawab pertanyaan apa yang harus dilakukan bagaimana agar visi tercapai," ujar Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan , S.E., M.A.

Dijelaskan Ciri Visi yang Baik : 

- Understandable : Jelas dan mudah dimengerti

- Guiding : Memberi arah.

- Motivating : Menumbuhkan motivasi.

- Desirable : Apa yang diharapkan.

- Posible :  Realistik dan mudah dicapai.

- Flexible : Menstimulasl inisiatif dan penyesuaian pada perubahan.

Paparan Dr.Hc. Ary Ginanjar Agustian




Narasumber : Ary Ginanjar Agustian bersama moderator Dr. Yuhelson, S.H., M.H., M.Kn.

Setelah itu sampailah pada sesi pemaparan dari Narasumber yang ditunggu-tunggu bertema: "Kepemimpinan Berkarakter dan Etos Kerja Unggul dalam Mewujudkan Profesionalisme Akademik" oleh Dr. Hc. Ary Ginanjar Agustian dengan moderator Dr. Yuhelson, S.H.,M.H., M.Kn.






"Rumus bagaimana kita bisa mempertahankan juara, konsep nya adalah 5G Leadership yaitu : Grand Why, Gift, Growth Mindset, Grind, Great Hope," ujar Dr. HC. Ary Ginanjar Agustian sembari menerangkan kepada para hadirin tentang 5G sebagai core value, dalam kesempatan lokakarya Universitas Jayabaya. 

Moderator sekaligus Direktur Pascasarjana Universitas Jayabaya Dr. Yuhelson, S.H.,M.H., M.Kn. memberi ulasan kesimpulan bahwa dengan konsep 5G leadership ini bisa berguna bagi civitas akademika Universitas Jayabaya dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan.


Sebagai penutup Lokakarya Jayabaya adalah Doa Penutup yang dibacakan oleh Drs. H. Hazim A.Umar, M.M. Secara keseluruhan acara Lokakarya Universitas Jayabaya ini berjalan aman, tertib dan lancar.

Foto bareng Ary Ginanjar Agustian, penggagas ESQ




Mung Pujanarko satu meja bersama Ary Ginanjar Agustian


  (*/Red/ MungP)



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons