Pengambilan Race Pack ajang lari MILO Activ Indonesia Race Jakarta International 10K di Arena GBK hari Kamis (4/12/2025).
Sangat berkesan pelatihan bagi anggota PPWI di Markas Grup 3 Kopassus Cijantung
Pelatihan bagi angota PPWI ini dilakukan di Markas Grup 3 Kopassus guna membentuk karakter, disiplin, dan integritas kepribadan
Peserta diklat bela negara PPWI selalu kompak dalam setiap kesempatan, baik di barak, di lapangan dan arena pelatihan lainnya di dalam markas Grup 3 Sandi Yudha Kopassus
Pengambilan Race Pack ajang lari MILO Activ Indonesia Race Jakarta International 10K di Arena GBK hari Kamis (4/12/2025).
Foto : Grand Opening Language Development Centre Universitas Jayabaya, 2 Desember 2025
Jakarta, IMC - Universitas Jayabaya dengan bangga meresmikan fasilitas sarana Language Development Centre (Pusat Pengembangan Bahasa) di Gedung Kampus B Universitas Jayabaya, JI. Pulomas Selatan Kav 23 -24 DKI Jakarta, pada hari Rabu (3/12/2025).
Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum, secara langsung meresmikan Pusat Pengembangan Bahasa atau Language Development Centre dengan ditandai pengguntingan pita oleh Rektor Jayabaya.
Dalam sambutannya Rektor Jayabaya memberikan dukungan penuh berdirinya Language Development Centre (Pusat Pengembangan Bahasa) Universitas Jayabaya. "Lembaga ini bisa memberikan dukungan kepada para mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan kemampuan profesional dalam hal ini bahasa, orang tidak tahu kemampuan kita kalau kita tidak mahir berbahasa," ujar Rektor Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum.
Direktur Language Development Centre (Pusat Pengembangan Bahasa) Jayabaya Dr. Indah Riyanti, S.Pd., S.H.,M.H menjelaskan bahwa Languge Development Centre Jayabaya sebagai pusat pendidikan bahasa asing bermitra dengan International Test Centre (ITC) sebagai Country Master Distributor untuk produk Educational Testing Service (ETS) di Indonesia yang berafiliasi dengan University Princeton, USA.
![]() |
| Direktur Language Development Centre (Pusat Pengembangan Bahasa) Jayabaya Dr. Indah Riyanti, S.Pd., S.H.,M.H |
Pusat pendidikan bahasa asing Universitas Jayabaya ini digunakan untuk meningkatkan keahlian berbahasa asing para mahasiswa Jayabaya, terutama untuk meningkatkan kemampuan berbahasa internasional seperti Bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya.
Seperti telah diketahui secara luas bahwa Universitas Jayabaya telah memperoleh akreditasi Unggul.
Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No. 2429/SK/BAN-PT/Ak/PT/ VII/2025, menyatakan bahwa Universitas Jayabaya, memenuhi syarat peringkat Unggul.
Fasiltas Sarana Languange Development Centre (LDC)
Ruang Languange Development Centre (LDC) Jayabaya ini merupakan fasilitas baru, modern, dan lengkap serta sangat representatif sehingga membuat nyaman siapapun yang belajar dan meningkatkan kemampuan bahasa asingnya di Universitas Jayabaya.
Rektor Jayabaya telah menetapkan Surat Keputusan Nomor 22.072/SK/R-UJ/VII/2025 Tahun 2025 mengenai Standar Kemampuan Bahasa Inggris bagi seluruh mahasiswa Universitas Jayabaya.
Program yang disediakan meliputi Test dan Preparation yakni:
Test meliputi :
- Mapping test berbasis TOEIC atau Initial Workplace English Assessment.
- Sertifikasi TOEIC (Test of English for International Communication).
- Sertifikasi TOEFL (Test of English as a Foreign Language).
Preparation meliputi :
• Preparation Class for TOEIC, TOEFL dan IELTS.
• Pelatihan Bahasa Inggris (English for International Communication).
• English Discoveries.
Acara Grand Opening Language Development Centre Universitas Jayabaya ini dihadiri oleh segenap unsur pimpinan Universitas Jayabaya antara lain : Ketua Umum Yayasan Jayabaya drg. H Moestar Putrajaya Moeslim, M.H, FICD, Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH, M.Hum. Dihadiri pula oleh Manager High Education Division Of International Test Center, Mr. Benjamin kemudian juga dihadiri oleh Direktur PT Nawasena Mandaya Pratama Mr. Doni Rizal selaku Mitra LDC, kemudian hadir Wakil Rektor bidang I Universitas Jayabaya Prof. Ir. Herliati, MT., Ph.D, Wakil Rektor bidang II Universitas Jayabaya Dr. H. Syahid Suhandi Aziz, MM, Wakil Rektor bidang III Universitas Jayabaya Dr. Hendra Dinatha, SH, MH, Wakil Rektor bidang IV Universitas Jayabaya Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., kemudian turut hadir Direktur Pascasarjana Universitas Jayabaya Dr. Yuhelson, SH, MH, M.Kn para Dekan di Lingkungan Universitas Jayabaya dan Kepala Lembaga Marketing dan Humas Universitas Jayabaya drg. Yulia Jayaputri Muslim Taher, FICD., M.H, kemudian juga hadir pula Perwakilan lkatan Doktor lImu Hukum Jayabaya, Dr. Tasrif, SH, MH, dan AKBP Dr. Netty Siagian, serta dihadiri oleh Ketua Ikatan Alumni Jayabaya Dr. Efry Johnly SH, MH., termasuk hadir dalam acara inj para Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Jayabaya yakni ; Wakil Direktur I Pascasarjana Jayabaya Dr. Nur Hakim, S.H., M.H., Wakil Direktur II, Dr. Eddy Ridwan, M.M., Ketua Program Studi (Kaprodi) Doktor Ilmu Hukum Universitas Jayabaya Prof. Dr. Abdul Latif, SH.,M.Hum., Kepala Program Studi (Kaprodi) Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya, Dr. Felicitas Sri Marniati S.H., Sp.N., M.Kn, Kaprodi Magister Manajemen Universitas Jayabaya Musa Alkadhim Alhabshy, S.E., M.M., Dosen Program Doktor Ilmu Hukum Jayabaya Dr. Maryano, S.H., M.H., kemudian turut hadir para Kaprodi di lingkungan Jayabaya, para dosen Jayabaya dan civitas akademika Universitas Jayabaya yang berkesempatan hadir dalam acara ini.
Secara keseluruan acara Grand Opening Language Development Centre Universitas Jayabaya ini berlangsung dengan aman tertib dan lancar. (*/Red)
![]() |
Lokasi : halaman rumah di Kec. Kemang kab Bogor
Green pergesa hawkmoth (Pergesa acteus)
Ngengat Pergesa acteus ini mempunyai rentang sayap (wingspan) antara 64–80 mm dan dapat ditemukan di Sri Lanka, India, Nepal, Birma, Thailand, timur dan selatan Cina, Taiwan, Jepang (kepulauan Ryukyu), Semenanjung Malaysia, Indonesia (Sumatra, Jawa, Sulawesi) dan Filipina (Palawan).
Universitas Jayabaya hadir dalam Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025
Jakarta,IMC - Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) sukses menggelar Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 pada hari Sabtu, 29 November 2025 di Kota Kasablanka, Jakarta.
Universitas Jayabaya menjadi salah satu peserta dalam Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 yang bertema "Preparing for The Next World Order : Indonesia, the Global South and the West" ini. Delegasi mahasiswa Universitas Jayabaya aktif dalam konferesi internasional yang dihadiri ribuan peserta ini.
Conference on Indonesian Foreign Policy- Konferensi Kebijakan Luar Negeri Indonesia (CIFP) adalah festival diplomasi tahunan yang diselenggarakan oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) sejak 2015. CIFP berfungsi sebagai wadah konvergensi dinamis tempat para pemangku kepentingan kebijakan luar negeri dari seluruh Indonesia dan dunia berkumpul untuk berdiskusi secara intelektual, inklusif, dan inspiratif. Selama bertahun-tahun, CIFP telah meraih predikat sebagai "Konferensi Kebijakan Luar Negeri Terbesar di Dunia," yang dihadiri lebih dari 11.000 peserta.
CIFP adalah sebuah seminar internasional yang menampilkan atmosfer yang meriah dan penuh semangat yang dihadiri oleh ribuan orang, terutama kaum muda termasuk para mahasiswa Universitas Jayabaya.
Humas Universitas Jayabaya yang juga kebetulan adalah Dosen sekaligus Kepala Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Jayabaya Dr. (Cand) Laila Indriyanti Fitria, M.Si mewakili Kepala Lembaga Kehumasan Universitas Jayabaya drg Hj. Yulia Muslim Taher, FICD., M.H menyatakan mendukung penuh Conference on Indonesian Foreign Policy 2025. "Universitas Jayabaya dalam hal ini melalui para mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional mendukung dan berpartisipasi penuh dalam CIFP 2025," ujar Dr. (Cand) Laila Indriyanti Fitria, M.Si yang hadir bersama Sekreraris Humas Jayabaya Nina Widyaswasti Aisha, M.Si.
Chairman FPCI Dr. Dino Patti Djalal, menegaskan bahwa tema tahun ini“Preparing for the Next World Order: Indonesia, the Global South, and the West” diangkat untuk menjawab perubahan besar dalam tatanan global.
Dr. Dino Patti Djalal menyatakan bahwa kita semua harus peduli pada The Next World Order. "Kita semua harus peduli pada The Next World Order, karena kita nanti semua hidup di dalamnya," ujar Dr. Dino Patti Djalal.
Next world order adalah masa depan. Next world order dikategorikan sebagai kemunculan negara-negara middle power termasuk Indonesia, papar Dr. Dino Patti Djalal dalam pembukaan Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025.
Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tapi merupakan arsitek dari terbentuknya Next World Order. (Red/ LIF/ LailaIndriantiFitria/ Nina W. Aisha)
Sertifikat yang berhasil saya peroleh di CIFP