cari kata

Selasa, 09 Desember 2025

Penandatanganan MoU antara Universitas Jayabaya dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) serta Diskusi Panel "Membangun Resiliensi dan Global Mindset"

Penandatanganan MoU antara Universitas Jayabaya dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) serta Diskusi Panel "Membangun Resiliensi dan Global Mindset"

Foto dari ki-ka : Ketua Umum PP HIMPSI Dr. Andik Matulessy M.Si., Psikolog, kemudian Wa Ode Healina, S.I.Kom, MM selaku anggota Komisi B DPRD DKI (tengah), Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan S.H., M.Hum, dan Dekan Fakultas Psikologi Jayabaya Dr. H. Widura Imam Mustopo, M.Si 


Jakarta, IMC - Universitas Jayabaya bekerjasama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) sukses melaksanakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus Diskusi Panel dengan tema "Membangun Resiliensi dan Global Mindset" pada hari Selasa 9 Desember 2025 mulai pukul 08.00 WIB - 12.00 WIB di Gedung Rektorat Lantai 5 Universitas Jayabaya.

Acara ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan S.H., M.Hum.



Foto ki-ka : Ketua Umum PP HIMPSI Dr. Andik Matulessy M.Si., Psikolog, Dekan Fakultas Psikologi Jayabaya Dr. H. Widura Imam Mustopo, M.Si, bersama Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan S.H., M.Hum.

Penandatangan MoU dilaksanakan oleh Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan S.H., M.Hum., dan Ketua Umum PP HIMPSI Dr. Andik Matulessy M.Si., Psikolog.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Akademik Universitas Jayabaya Prof. Ir. Herliati, M.T, Ph.D. kemudian Dekan Fakultas Psikologi Dr. H. Widura Imam Mustopo, M.Si, psikolog, Wadek II Fakultas Psikologi Dra. Lydia Indira, M.Si, kemudian Wadek III Fakultas Psikologi Dra. Esiyannera, M.M, Sekretaris Rektor Jayabaya Dr. Ahmad Fitrian,S.H, M.H., kemudian Dr. Andik Matulessy, M.Si., Psikolog selaku ketua umum Pengurus Pusat Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), acara ini dihadiri pula oleh Wa Ode Healina, S.I.Kom, M.M, selaku anggota Komisi B DPRD DKI, dan jajaran pimpinan Fakultas Psikologi Jayabaya, bersama para Dosen Fakultas Psikologi Universitas Jayabaya yang berkesempatan hadir dalam acara ini.

Peserta dalam acara Diskusi Panel bertajuk "Membangun Resiliensi dan Global Mindset" ini adalah para mahasiswa Universitas Jayabaya.

Diskusi panel ini menghadirkan para panelis yakni Dr. Sri Mulyani Nasution M.Psi., Psikolog, kemudian panelis Dr. Ahmad Anshori Wahdy, SE, MBA, serta panelis Ir. La Ode Budi Utama. Sementara moderator pada diskusi panel adalah Susan Rahmayani S.Ag., S.Psi., M.Psi., Psikolog.

Dalam Diskusi ini Dr. Sri Mulyani Nasution, M.Psi., dari Fakultas Psikologi Jayabaya menyatakan bahwa ada tantangan psikologis yang dihadapi masyarakat Jakarta sehari hari menghadapi sistem dan infrastruktur di DKI Jakarta. 






Wakil Rektor I Jayabaya Prof. Ir. Herliati, M.T, Ph.D.  kepada media menyatakan bahwa Universitas Jayabaya siap mendukung Jakarta sebagai kota Global. (Red)



Minggu, 07 Desember 2025

MAIR 2025

 MAIR 2025
















Jakarta - Event lari Milo Activ Indonesia Race (MAIR 2025) Jakarta International 10K digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada hari Minggu 7 Desember 2025.

Akhir tahun menjadi momen yang tepat bagi saya untuk menutup tahun 2025 dengan ikut event lari.

Saya hobby lari. Mau itu 5k 10 k atau 21k.

Pada gelaran MAIR 2025, Saya ikut kategori 10K. Start jam 05.00 WIB di Silang Monas.

 Rute resmi MAIR 2025 Jakarta International 10K adalah mulai dari Monas dan finish di Lapangan Banteng.  Serunya para pelari yang jumlahnya puluhan ribu (26.000) melewati jalanan ikonik Jakarta dengan energi penuh secara bersamaan.

Saya sebagai salah satu peserta dari 26.000 (duapuluh enam ribu) peserta MAIR 2025 ikut merasakan semangat lari bersama puluhan ribu orang di tengah jantung ibu kota, are you ready to finished strong ?


Ready !



Alhamdulillah finished strong.
Yess finished strong
Alhamdulillah finished strong 10K 
Sehat selalu semua.
Berpose dengan medali finisher 10K.

Persiapan sebelum lari dan manage tempo serta energi saat lari menghantarkan hasil finished strong dan happy.

Get set.
Kategori 10K para pelari Start pagi jam 05.00 WIB di Silang Monas.




"Saya pelari tahu diri"
Usia kelahiran tahun 1974.
Harus ingat, eling
Tahu kemampuan diri
Tahu irama
Tahu tempo
Tahu diri
Suka makan tahu kediri untuk protein sehat😊




Tahun 2025 ini menjadi momen yang istimewa, karena untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun, MILO ACTIV Indonesia Race 2025 Jakarta International 10K kembali digelar di ikon bersejarah Jakarta, Monas (Monumen Nasional). 






Alhamdulillah Saya berhasil finished MAIR 2025 => 10K.
Persiapan menjadi kunci penting buat saya yang lahir tahun 1974.
Di tas pinggang saya sedia energy bar, energy sachet dan juga gel energy.
Siap juga dengan botol minuman elektrolit.
Persiapan adalah kunci. Mengingat saya lahir tahun 1974. Bukan lagi usia 20an seperti kebanyakan pelari yang ikut MAIR 2025.
Mengingat juga bahwa 10 kilometer lari terus adalah bukan main-main. 10K is not a joke.
Saya hindari injury. Sedapat mungkin saya hindary injury dengan cara mengatur tempo. Mengatur nafas.
Berlatih membiasakan diri.

Hey...bahkan mengatur jarak dan irama lari agar tidak nabrak dan ketabrak rekan sobat lari lainnya.

Ribuan orang berlari bareng bisa menyebabkan body heat akan meningkat. Bila anda foto dengan infra merah saat ribuan bahkan puluhan ribu orang berlari bersama maka seluruh rute akan merah karena thermal heat yang meningkat.
Ya mirip jalan raya yg berkendara bermotor.
Namun heatnya lebih low kalau body temperature bersama.

Hal ini cukup mempengaruhi kondisi tubuh pelari yang berlari relatif berdekatan, belum lagi pantulan panas dari aspal dan kaca gedung. Beda jika kita berlari di hutan.

Ingat sy ingat berulang kali lari di Jakarta tidak merasakan morning breeze, beda ketika saya lari di pedalaman Bogor. Seperti yang bisa anda baca di beberapa postingan di blog saya ini.

Saya rutin posting lari di blog ini. Jarang posting di medsos hingar bingar.
Cukup posting di weblog yang silent.

Ketika saya lari di pedalaman bogor, alhamdulillah selalu merasakan morning breeze. Tidak ada morning breeze cukup segar ketika kita lari di DKI Jakarta.

Maka saya sedia hidrasi yang cukup.
Saya tahu ada cukup water point. Tapi saya bawa 1 botol elektrolit. 

Meski sy tahu bahwa anak muda lebih kuat fisik. Tapi saya yang lahir tahun 1974 tidak berkompetisi dengan anak muda pelari. Saya harus jaga tahu diri. Maka persiapan hidrasi saya ukur sendiri.
"Saya pelari tahu diri"



Monumen Nasional

Acara ini akan diadakan pada Minggu, 7 Desember 2025, dengan titik start di Silang Barat Daya Monas dan finish di Lapangan Banteng Jakarta. 

MILO ACTIV Indonesia Race 2025 Jakarta International 10K menargetkan 25.000 peserta yang terbagi dalam empat kategori yaitu 10K (10K Open, yang terbuka bagi pelari dari luar dan dalam negeri dan kategori 10K Closed yang dikhususkan bagi pelari yang berkewarganegaraan Indonesia), 5K, dan Family Run 2,5K.

Alhamdulillah saya berhasil finished strong 10K.



Nambah medali lagi 😁









 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons