cari kata

Kamis, 01 Oktober 2026

Anggrek mekar di Bulan Oktober 2026 (Black Scorpion)

 

Dendrobium Black Scorpion atau Dendrobium Yesika Toni.

Bunga ini memiliki ciri khas:

• Warna ungu tua hingga hampir hitam pada bagian kelopak dan labellum (bibir bunga).

• Bentuk kelopak yang agak memelintir atau antelope-type.

• Berkilau dengan tekstur lilin.

Video :





Video

Video

bunga amarilis (atau sering disebut bunga bakung), kemungkinan dari genus Hippeastrum dengan warna oranye yang cerah dan bagian tengah berwarna kehijauan/kuning.

Karakteristik Singkat:

• Jenis Tanaman: Tanaman umbi-umbian yang menghasilkan tangkai bunga tegak dan mahkota bunga lebar berbentuk seperti terompet.
• Nama Lain di Indonesia: Sering disebut sebagai kembang brojol atau bunga November.


Bakung Oranye

Id : surachman

Dendrobium secundum

Dendrobium secundum

Video

Video

Video

Anggrek Dendrobium hibrida, yang merupakan jenis Dendrobium Bantimurung atau varian serupa yang memiliki warna merah keunguan pekat (magenta/deep purple) yang sangat cantik






Dendrobium Woo Leng (sering ditulis Dendrobium Woon Leng), yang memiliki ciri khas kelopak berwarna kuning kehijauan lembut serta bagian bibir bunga (labellum) berwarna ungu kemerahan yang mencolok.

Ini adalah jenis anggrek Dendrobium Capung (sering disebut juga seperti Dendrobium capung Kapuas atau varian sejenisnya) yang dikenal memiliki bentuk kelopak dan sepal memanjang menyerupai sayap serangga atau capung.


Capung Kapuas

Dendrobium Capung Kapuas yang berasal dari Kalimantan atau jenis anggrek capung serupa dengan kelopak memanjang menyerupai serangga.

spesies anggrek dari genus Pinalia (sebelumnya bagian dari Eria), seperti Pinalia kingii, yang memiliki tangkai perbungaan tegak panjang dengan kuntum bunga kecil berwarna krem atau putih.


Ini Dendrobium sylvanum var. flava, jenis anggrek spesies asal Papua dengan kelopak kuning cerah dan bentuk yang keriting.


Anosmum

Anosmum






Dendrobium violaceoflavens atau kerabat hibridanya. Anggrek ini memiliki ciri khas kelopak atau sepal atas yang memuntir ke atas berwarna kekuningan serta bibir bunga (labellum) berwarna ungu tua yang mencolok.


Masya Alloh. Bulan Oktober 2026 setelah melalui Elnino parah di September 2026.
Bulan Oktober 2026 ini sudah mulai hujan di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Sebelumnya di September agak parah kering dan panas.


Semua foto dan Video diambil bulan Oktober 2026
Video



Anggrek Dendrobium keriting hibrida yang memiliki kelopak ungu kemerahan id : D. Tommy.





Video





Kebun anggrek kami =>  in sya Allah survived Elnino Major godzilla  2026 ini.



Anggrek Oncidium Sharry Baby, yang terkenal dengan kelopak berwarna cokelat marun dan bagian lidah putih serta aroma khas seperti cokelat.

Simbar menjangan_> simbar menjangan yang memiliki nama ilmiah dari genus Platycerium (kemungkinan besar spesies Platycerium bifurcatum atau sejenisnya).

Ciri-Ciri Utama:

• Daun Penyangga (Shield Fronds): Daun bagian bawah yang berbentuk pipih dan lebar yang menempel erat ke batang pohon untuk melindungi akar dan menyerap nutrisi.
• Daun Fertil (Foliage/Antler Fronds): Daun bagian atas yang menjuntai panjang dan bercabang-cabang menyerupai tanduk rusa.
• Sifat Hidup: Tumbuhan paku epifit yang menumpang hidup pada batang pohon lain tanpa merugikan pohon tersebut.




Video


Dendrobium tipe keriting (Spatulata) yang memiliki bunga berwarna ungu kemerahan/magenta dengan kelopak melintir khas. Anggrek jenis ini sering kali merupakan hasil persilangan (hybrid) dari spesies Dendrobium keriting asal Papua dan Australia (seperti Dendrobium taurinum atau Dendrobium lasianthera). Ini id-nya: surachman








Dendrobium Black Scorpion atau Dendrobium Yesika Toni. 
Bunga ini memiliki ciri khas:
  • Warna ungu tua hingga hampir hitam pada bagian kelopak dan labellum (bibir bunga).
  • Bentuk kelopak yang agak memelintir atau antelope-type.
  • Berkilau dengan tekstur lilin.



Ini adalah anggrek spesies Phalaenopsis amboinensis varietas common, yang memiliki ciri khas kelopak dan sepal berwarna dasar putih kekuningan dengan corak garis atau blot merah kecoklatan.
Berikut adalah informasi singkat mengenai anggrek ini:
• Bentuk Bunga: Menyerupai bintang dengan pola garis melintang berwarna cokelat kemerahan yang kontras.
• Aroma: Memiliki wangi harum yang khas dan manis.
• Perawatan: Menyukai kelembapan dan sirkulasi udara yang baik, serta cocok diletakkan di tempat teduh dengan naungan

Ini adalah anggrek Dendrobium secundum atau yang sering disebut sebagai anggrek sikat gigi.
• Tangkai bunga ini berwarna merah muda atau magenta cerah dengan kuntum bunga yang tersusun rapat menghadap ke satu sisi yang sama.
• Bunga ini sering kali muncul dari batang tanaman yang sudah tua dan menggugurkan daunnya.




Dendrobium hybrid  kultivar Morning Sun atau jenis keriting/hybrid serupa. Karakteristik yang terlihat meliputi kelopak bunga berwarna kuning cerah dengan gradasi kecokelatan atau kemerahan pada bagian pangkal serta beberapa kuncup bunga yang masih belum mekar pada tangkai hijau tegak.






Video

Dendrobium Thongchai Gold x Lasianthera atau hibrida Atakid dengan warna kuning cerah dan kelopak merah kecokelatan



Dendrobium taurinum atau persilangannya yang memiliki ciri khas kelopak bergelombang dan labellum atau lidah berwarna ungu cerah.

Bunga mawar merah muda (pink) bermahkota tumpuk dengan benang sari kuning di tengahnya, yang mirip dengan varietas seperti Rosa 'Mary Rose' atau mawar Inggris klasik.


Video


Hoverfly atau lalat syrphid dari famili Syrphidae yang sedang hinggap dan memakan nektar di atas kelopak bunga mawar merah muda mary rose. 



Dendrobium Enobi Purple 'Splash'. 
Ciri khas dari jenis anggrek ini meliputi:
  • Warna kelopak: Putih bersih dengan aksen splash atau semburat warna ungu/magenta mencolok di bagian ujung-ujung kelopak (petal dan sepal).
  • Bibir bunga (labellum): Berwarna putih dengan corak garis-garis atau urat ungu yang cantik di tengahnya.
  • Ukuran tanaman: Umumnya berpostur relatif mungil (mini) dan rajin berbunga. 

Setangkai bunga mawar kuning  dari kelompok floribunda atau varietas mawar hias seperti Rosa ‘Sunsprite’ atau Arthur Bell yang memiliki kelopak kuning cerah dengan aroma lembut.


Anggrek Dendrobium varietas hibrida seperti Dendrobium Alien atau jenis serupa dengan gradasi warna ungu-pink dan bagian tengah labellum atau bibir bunga berwarna ungu tua/magenta yang khas.

Anggrek Dendrobium varietas hibrida seperti Dendrobium Alien atau jenis serupa dengan gradasi warna ungu-pink dan bagian tengah labellum atau bibir bunga berwarna ungu tua/magenta yang khas.






Video

Video



Tim P2MW Lolos Seleksi KMI Expo XVII Tahun 2026

Tim P2MW Lolos Seleksi KMI Expo XVII Tahun 2026









Jakarta - FTI Universitas Jayabaya melalui Tim P2MW FTI Universitas Jayabaya lolos dalam Seleksi KMI Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman.

Inovasi luar biasa dari tim FTI Jayabaya dengan karya "Hair Care Organik Berbasis Ekstraks Daun Gelinggang dan Minyak Alpukat Menggunakan Teknologi Low Temperature Infusion".

KMI Expo XVII 2026 diselenggarakan di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto, Jawa Tengah, pada tanggal 29 September 2026 hingga 1 Oktober 2026.

Informasi Utama KMI Expo 2026

• Tuan Rumah: Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto.

• Tanggal Pelaksanaan: 29 September – 1 Oktober 2026.

• Tema: "Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global".

• Jumlah Peserta: Diikuti oleh 395 kelompok usaha mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

• Penyelenggara: Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek sebagai puncak Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW)

Dan termasuk 27 tim yang lolos Collaborative Matching

Collaborative Matching di KMI Expo adalah forum interaktif yang mempertemukan mahasiswa wirausaha secara langsung dengan praktisi, investor, dan pelaku industri.
Tujuan utama dari agenda ini adalah membangun komunikasi, memperluas jejaring bisnis, serta mendapatkan umpan balik langsung (feedback) mengenai ide, produk, kesiapan usaha, dan model bisnis yang sedang dikembangkan oleh mahasiswa

Produk ini seperti masker rambut dan hair oil dikembangkan oleh tim mahasiswa termasuk dari jurusan Teknik Kimia FTI Jayabaya dengan memanfaatkan kombinasi kandungan omega-3 dari  buah Alpukat dan ekstrak Daun Gelinggang

Dosen FTI Jayabaya Donna Imelda yang mendampingi  tim  P2MW FTI Universitas Jayabaya KMI Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman menyatakan bahwa FTI Jayabaya lolos pendanaan mengusung produk Avogal Hair yaitu produk Masker Rambut dan Hair Oil.  (*)

Jumat, 25 September 2026

Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim bersama Universitas Jayabaya : Merajut Syukur dan Doa Bersama untuk Senyum Anak Yatim

 Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim bersama Universitas Jayabaya : Merajut Syukur dan Doa Bersama untuk Senyum Anak Yatim





JAKARTA, IMC  – Universitas Jayabaya menggelar kegiatan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim dengan mengangkat tema “Merajut Syukur dan Doa Bersama: Wujud Janji Hati untuk Senyum Anak Yatim”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 25 September 2026, bertempat di Lobby Tengah Universitas Jayabaya, Kampus Universitas  Jayabaya Jl Pulomas Selatan kav 23-24, DKI Jakarta.






Kegiatan tasyakuran ini menghadirkan sejumlah kurang lebih seratus orang anak-anak yatim sebagai bagian dari rangkaian acara berbagi kebahagiaan dan kepedulian sosial di lingkungan Universitas Jayabaya.

Melalui kegiatan ini, sivitas akademika Universitas Jayabaya diharapkan dapat bersama-sama memanjatkan rasa syukur serta doa, sekaligus memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada anak-anak yatim.

Tema “Merajut Syukur dan Doa Bersama” mencerminkan semangat untuk menjadikan rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga melalui kepedulian dan berbagi dengan sesama. Kehadiran anak-anak yatim diharapkan semakin memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC  Dr. Laila Indriyanti Fitria, M.Si, kemudian pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Hikmatus Syifa Aulia, A.Md. Adapun Ketua Panitia acara ini adalah Dr. Achmad Fitrian, S.H., M.H.,


Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Umum Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya, FICD., M.H yang mengatakan:  "Hari ini adalah momentum yang sederhana tetapi memiliki makna yang besar bagi keluarga Yayasan Jayabaya dan Universitas Jayabaya. Kita bersyukur atas perjalanan Universitas Jayabaya telah melalui berbagai tantangan dan perubahan zaman. Perjalanan panjang tersebut tidak mungkin terwujud tanpa kerja keras, pengabdian, dan kebersamaan seluruh keluarga besar Universitas Jayabaya. Untuk itu saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pimpinan, dosen, tenaga pendidikan, mahasiswa, dan seluruh pihak yang selama ini telah ikut menjaga dan membangun Universitas Jayabaya.

Bagi Yayasan Jayabaya, pendidikan bukan semata-mata tentang gedung, fasilitas, prestasi, atau angka-angka pencapaian.  Pendidikan pada akhirnya adalah tentang manusia. Kita ingin Universitas Jayabaya terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan kompeten,  tapi juga memiliki integritas, ahlak, kepedulian, dan tanggung jawab kepada masyarakat.

 Karena itu pula, kehadiran anak-anak yatim di tengah-tengah kita hari ini memiliki makna tersendiri.  Anak-anak yang saya cintai, santunan yang kami berikan hari ini mungkin tidak seberapa.  Tapi kami berharap dibalik apa yang sederhana ini, ada pesan yang jauh lebih besar.

Bahwa kalian tidak sendiri. Teruslah belajar, jangan pernah merasa rendah karena keadaan, jangan pernah takut untuk bermimpi.  Bangunlah masa depan kalian dengan ilmu, akhlak, dan kerja keras. Dan doa, kami semua mendoakan agar kalian menjadi manusia yang sukses dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. Dan kepada seluruh keluarga besar Jayabaya, saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai sebuah acara seremonial. Mari kita tumbuhkan budaya berbagi kepedulian," papar Ketua Umum Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya, FICD., M.H.



Disusul dengan sambutan Rektor Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum., yang menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya acara ini "Ingin saya sejenak mengajak kita semua untuk merundukkan hati dan memanjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT," ucap Rektor Jayabaya.



Kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan doa oleh Wakil Warek III Jayabaya Drs. Amiruddin Kurdi, M.M., yang menyampaikan pentingnya berbagi bersama anak yatim sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selanjutnya adalah santunan yang dibagikan kepada sekitar 100 (seratus) orang  anak-anak yatim yang hadir di Universitas Jayabaya.





Kegiatan yang dilaksanakan di Lobby Tengah Universitas Jayabaya ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat berbagi di lingkungan kampus.

Acara ini dihadiri oleh segenap unsur pimpinan Jayabaya diatantaranya : Ketua Yayasan Jayabaya, Bendahara Yayasan, para pengurus Yayasan Jayabaya, BPH Yayasan, kemudian dihadiri langsung okeh Rektor Jayabaya, para Wakil Rektor Jayabaya. Hadir pula Direktur Pascasarjana Jayabaya, para Guru Besar Universitas Jayabaya, para Wakil Direktur Pascasarjana Jayabaya. Kemudian dihadiri oleh para Dekan Fakultas, para Wakil Dekan, Kepala LMH Jayabaya, Humas Jayabaya dan Wakil Humas Jayabaya, Kepala BAA dan Kepala BAU Jayabaya, para Kepala Biro dan para Kepala Bagian di lingkungan Universitas Jayabaya, para Dosen, para tenaga kependidikan, mahasiswa, dan segenap sivitas akademika Jayabaya yang hadir dalam Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim.

Dengan mengusung semangat “Wujud Janji Hati untuk Senyum Anak Yatim”, tasyakuran diharapkan dapat menghadirkan suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kebahagiaan bagi seluruh peserta, khususnya anak-anak yatim yang hadir. (*)

Kamis, 24 September 2026

Command Prompt Jurnalistik AI Diajarkan dan Dipraktikkan pada Konsentrasi Jurnalistik Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya


By redaksifikom -September 24, 2026021


Jakarta — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai memberikan perubahan dalam dunia jurnalistik. Perubahan ini bersifat fundamental.

Karena itu di dunia pengajaran ilmu Jurnalistik, ilmu command prompt jurnalistik ini menjadi sebuah art atau seni untuk membantu menyusun pelaporan berita secara cepat.

Sisi keakuratan selalu mengandalkan kehadiran langsung jurnalis di tempat kejadian peliputan dengan berbasis paper trail atau dokumen data resmi serta people trail atau wawancara kepada para narasumber yang mengetahui benar terhadap masalah atau kejadian yang diberitakan.

Melihat perkembangan tersebut, para Dosen khususnya pada mata kuliah-mata kuliah jurnalistik dalam Konsentrasi Jurnalistik Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya memberikan pembelajaran mengenai penggunaan command prompt jurnalistik berbasis AI kepada mahasiswa. Agar mahsiswa terus beradaptasi dengan era kecerdasan buatan.

Mengejar kegesitan teknologi, atau ingin mengikuti semua teknologi AI, kelihatannya mungkin manusia biasa akan pesimis. Karena mungkin membutuhkan dana dan fasilitas yang tidaklah murah. Namun lebih dari itu yang dibutuhkan adalah mampu berpikir kreatif termasuk dalam membuat atau menghasilkan karya-karya jurnalistik.

Di tengah bombardir karya-karya jurnalistik bantuan AI, para mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya terus berupaya beradaptasi dengan segala konsekuansi perkembangan dunia Jurnalistik terutama Jurnalistik berbasis AI.

Otak manusia, otak jurnalis tetap jadi kuncinya.

AI jadi alat akselerasinya.

Kegiatan pembelajaran ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi AI secara tepat dan bertanggung jawab dalam proses jurnalistik. Mahasiswa tidak hanya diperkenalkan mengenai konsep command prompt, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkannya secara langsung dalam kegiatan pembelajaran.

Dalam praktiknya, mahasiswa mempelajari bagaimana menyusun instruksi atau prompt yang jelas dan efektif untuk membantu berbagai kebutuhan jurnalistik, seperti mencari ide berita, menyusun pertanyaan wawancara, mengembangkan informasi menjadi naskah berita, hingga membantu proses penyuntingan tulisan.

Tapi ibarat pepatah " cari penerangan dengan bawa obor" artinya tetap knowledge dasar penyusunan fakta dan data dari people trail dan paper trail itu ada di otak jurnalis.

Hanya saja untuk mempercepat pembuatan konten pakai content forging with multiple AI tools.

Command Prompt Jurnalistik AI

Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai menjadi bagian dari proses pembelajaran jurnalistik di Konsentrasi Jurnalistik Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya. Salah satu materi yang diperkenalkan kepada mahasiswa adalah penggunaan command prompt jurnalistik AI untuk membantu proses produksi karya jurnalistik.

Pembelajaran ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai cara berkomunikasi dengan teknologi AI melalui instruksi atau prompt yang tepat. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai konsep dasar, tetapi juga diajak mempraktikkan secara langsung penggunaan command prompt dalam berbagai kebutuhan jurnalistik.

Dalam kegiatan pembelajaran, mahasiswa diperkenalkan pada cara membuat instruksi yang jelas, terarah, dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Penyusunan prompt yang baik menjadi penting karena kualitas jawaban yang diberikan AI sangat bergantung pada instruksi yang diberikan oleh pengguna.

AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam berbagai tahapan pekerjaan jurnalistik. Mahasiswa dapat menggunakannya untuk mencari ide topik berita, membuat daftar pertanyaan wawancara, menyusun kerangka tulisan, mengembangkan sudut pandang pemberitaan, hingga membantu proses penyuntingan tulisan.

Namun, penggunaan AI dalam jurnalistik tidak berarti menggantikan peran jurnalis. Mahasiswa sebagai callon-calon jurnalist futuris tetap perlu melakukan pengecekan dan verifikasi terhadap informasi yang diperoleh. Setiap data, fakta, maupun pernyataan yang digunakan dalam karya jurnalistik harus diperiksa kembali melalui sumber yang dapat dipercaya.

Pembelajaran command prompt jurnalistik AI juga menjadi upaya untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan industri media yang semakin erat dengan teknologi digital. Kemampuan menggunakan teknologi secara tepat diharapkan dapat menjadi keterampilan tambahan bagi calon jurnalis dalam menghadapi perubahan pola kerja di industri media.

Selain keterampilan teknis, mahasiswa juga diarahkan untuk memahami aspek etika dalam pemanfaatan AI. Teknologi tersebut perlu digunakan secara bertanggung jawab agar tidak menghasilkan informasi yang keliru, menyesatkan, atau tidak memiliki dasar sumber yang jelas.

Melalui kegiatan pengajaran dan praktik command prompt jurnalistik AI, mahasiswa Konsentrasi Jurnalistik Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya memperoleh pengalaman dalam menggabungkan kemampuan jurnalistik dengan teknologi. Pembelajaran tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi pendidikan jurnalistik terhadap perkembangan teknologi, dengan tetap menempatkan akurasi, verifikasi, dan etika jurnalistik sebagai bagian penting dalam menghasilkan karya jurnalistik.

Dengan demikian, penggunaan AI dalam pembelajaran jurnalistik tidak hanya diarahkan pada kemampuan mengoperasikan teknologi, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa untuk berpikir kritis dan tetap bertanggung jawab terhadap informasi yang dihasilkan. AI menjadi alat pendukung, sementara kemampuan jurnalistik mahasiswa tetap menjadi dasar dalam menentukan kualitas sebuah karya berita.

Penggunaan AI dalam kegiatan jurnalistik tersebut tetap menempatkan kemampuan jurnalistik mahasiswa sebagai hal utama. AI digunakan sebagai alat bantu, sedangkan proses verifikasi fakta, menentukan sudut pandang berita, melakukan wawancara, serta memastikan informasi yang digunakan tetap menjadi tanggung jawab jurnalis.

Pembelajaran command prompt jurnalistik ini juga menjadi bentuk penyesuaian pendidikan jurnalistik terhadap perkembangan teknologi digital. Mahasiswa sebagai calon jurnalis dituntut tidak hanya memiliki kemampuan menulis dan mencari informasi, tetapi juga memahami teknologi yang semakin berkembang di industri media.

Melalui praktik tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami bahwa penggunaan AI dalam jurnalistik membutuhkan instruksi yang tepat serta kemampuan berpikir kritis. Hal ini penting karena informasi yang dihasilkan oleh AI tetap perlu diperiksa kembali kebenaran dan sumbernya sebelum digunakan dalam sebuah karya jurnalistik.

(Liputan oleh Mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik FIKOM Jayabaya : Gabriel Valentino Abraham dan M. Irfan Ardiant


Summary


Command Prompt Jurnalistik AI Diajarkan dan Dipraktikkan pada Konsentrasi Jurnalistik Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya

JAKARTA – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) turut membawa perubahan dalam dunia jurnalistik. Merespons perkembangan tersebut, mahasiswa Konsentrasi Jurnalistik Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya diperkenalkan sekaligus diajarkan mengenai penggunaan Command Prompt Jurnalistik AI sebagai bagian dari pengembangan keterampilan jurnalistik di era digital.

Pembelajaran Command Prompt Jurnalistik AI tidak hanya dilakukan secara teoritis, tetapi juga melalui praktik. Mahasiswa diarahkan untuk memahami bagaimana memberikan instruksi atau prompt yang tepat kepada AI agar dapat membantu berbagai tahapan pekerjaan jurnalistik.

Dalam praktiknya, mahasiswa dapat memanfaatkan prompt untuk membantu proses pengembangan ide berita, menyusun pertanyaan wawancara, mengolah bahan hasil wawancara, membuat kerangka berita, hingga membantu penyuntingan naskah jurnalistik. Penggunaan AI tersebut tetap ditempatkan sebagai alat bantu, sementara kemampuan jurnalistik mahasiswa dalam melakukan verifikasi, menentukan sudut pandang, serta memastikan akurasi informasi tetap menjadi bagian penting dari proses penulisan.

Command Prompt Jurnalistik AI pada dasarnya mengajarkan mahasiswa bagaimana berkomunikasi secara efektif dengan teknologi AI. Semakin jelas, spesifik, dan sistematis instruksi yang diberikan, semakin terarah pula keluaran yang dapat dihasilkan AI.

Misalnya, dalam membuat berita, mahasiswa tidak sekadar memberikan perintah “buat berita”, tetapi dapat menyusun prompt yang mencantumkan unsur 5W+1H, data narasumber, fakta peristiwa, gaya penulisan, struktur berita, serta batasan informasi yang boleh digunakan. Dengan demikian, mahasiswa belajar bahwa kualitas keluaran AI sangat bergantung pada kualitas instruksi dan data yang diberikan.

Perubahan style penulisan juga semata karena jurnalistik website news butuh kecepatan. Dan pembaca juga butuh waktu yang singkat untuk mencerna isi berita.

Pembelajaran ini sekaligus menjadi bagian dari literasi digital bagi calon jurnalis. Mahasiswa perlu memahami bahwa AI bukan pengganti wartawan, melainkan teknologi yang dapat digunakan untuk mendukung pekerjaan jurnalistik apabila dimanfaatkan secara tepat dan bertanggung jawab.

Dalam praktik jurnalistik, hasil yang diberikan AI tetap harus diperiksa kembali. Fakta, nama narasumber, angka, tempat, waktu, kutipan, serta informasi penting lainnya perlu diverifikasi berdasarkan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip jurnalistik seperti akurasi, keberimbangan, verifikasi, dan etika tetap menjadi landasan utama.

Melalui pembelajaran dan praktik Command Prompt Jurnalistik AI, mahasiswa Konsentrasi Jurnalistik Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya diharapkan semakin siap menghadapi perubahan ekosistem media. Kemampuan jurnalistik konvensional dipadukan dengan pemahaman teknologi digital menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, akurat, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Prinsip penggunaan multi tools AI sebagai alat bantu jadi makin mutlak.

Era AI ini adalah era yang menarik bagi para jurnalis muda. Jurnalis senior tetap dibutuhkan untuk menjaga gawang atau gate keepernya.

Dengan demikian, penguasaan AI dalam jurnalistik bukan sekadar kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan mengendalikan teknologi melalui instruksi yang tepat, memeriksa hasilnya secara kritis, dan tetap mempertahankan prinsip-prinsip jurnalistik.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons