Saya suka belajar Stoic Filosofi hingga ke ambang humornya.
Menurut sy aspek stoic filosofi sangat fresh dan bagi sy pribadi suka mempelajarinya.
Ternyata disadari atau tidak humor keseharian rakyat kecil di negeri ini yang secara historis telah didera kesusahan, kemelaratan berabad-abad sejak dalam penjajahan, hingga kini membuat ada unsur stoic-nya dalam keseharian rakyat kecil yang terbiasa hidup prihatin dan menderita. Rakyat pribumi kita stoic natural.
Kebiasaan dan kebisaan menertawakan kesedihan dan kemalangan yang dialami diri meupakan filosofi stoic yang paling epic menurut saya. 😀😁
Gapapalah kan hidup ini adalah game dan humor. Full.
"Everyone is an artist till rent is due"
Atau semua ikuti quote dan everyday wisdom words di medsos mengejar derajat manusia artistik, mengejar estetik sampai akhirnya tiba saatnya harus bayar-bayar tagihan sendiri.🤣
"Follow your dreams, if they're hiring"🤣
Everyone is an artist till rent is due till token listrik bunyi, till pulsa nge-rest till saldo menipis till anak menangis di akhir minggu minta plesiran.
Wkwkwkwk🤣🤣
Ya kalau ikut ngenger sama ortu sampai umur 30an ya beda 🤣
Palingan sampai mengerti susahnya cari duit buat bayar tagihan - tagihan dan kewajibannya sendiri.
Maka : "Everyone is an artist till rent is due"
Semua ingin serba artistik dan ingin serba hidup "estetik gram" sampai tiba saatnya mandiri - atau - keluar dari zona hidup bersama ortu.
"Everyone is an artist till rent is due"
Semua orang ingin passion nan estetik nan artistik di gram hingga tagihan token listrik bunyi. Hingga pulsa habis. Hingga ortu minta kiriman. 😄(*)