cari kata

Minggu, 14 Desember 2025

Supra X 125 tahun 2006

 Supra X 125 tahun 2006

Opening : Pertama-tama marilah kita semua mensyukuri rejeki dari Tuhan Yang Maha Esa atas segala rejeki halal yang diberikanNya. Termasuk motor kendaraan, semoga kita semua selalu selamat berangkat dan pulang ke rumah naik motor.

Untuk motor yang selamat ya perlu : motor dirawat dan taat peraturan lalu lintas.






Ada pepatah yang saya buat sendiri : " Motor yang dapat diandalkan keluarga sama dengan menyelamatkan keuangan keluarga"😁



Supra X 125 R (karbu) tahun 2006.
Di tahun 2026 ini umur pakainya sudah 2 (dua) dekade.
Satu dekade sama dengan 10 tahun atau dikenal juga sebagai dasawarsa, yang merupakan periode waktu sepuluh tahun berturut-turut, sering kali dihitung dari tahun yang berakhiran 0 hingga tahun yang berakhiran 9 (contoh: 1990-1999). 
Definisi: Periode waktu 10 tahun.
Asal Kata: Berasal dari bahasa Yunani kuno dekas (kelompok sepuluh).






Oke iya ini Supra X 125 tahun 2006 (tahun dua ribu enam). Honda Supra X 125 (karburator) buatan pabrikan Honda tahun 2006.

Kami sekeluarga pakai Honda Supra X 125 karbu milik kami ini mulai barunya beli di dealer tahun 2006 - hingga sampai kapanpun. Insha Alloh sampai kapanpun.

Saya pribadi tidak pernah bosan pakai Supra X 125 (karbu) tahun 2006. Beli tahun 2006 dipakai harian.

Ini udah mau tahun 2026 kurang 2 minggu lagi. Maka sy tulis ini, karena menandai 20 tahun Supra X 125 karbu 2006.

20 tahun pakai Supra X 125 karbu.

Selama 20 tahun sudah dan insha Alloh akan lebih lama lagi saya pakai Honda Supra X 125 (karbu/ lama) tahun 2006 ini.

Saya lahir tahun 1974, saat tahun 2006 saat saya beli Supra X 125 ini, usia saya 32 tahun 😄. Kini 2026 jelang 2026 kurang 2 minggu lagi saya jelas usia 52 tahun.

Motor ini tidak pernah nyusahin keluarga. Meski di-bully sebagai motor supra bapack.

Oh yeah sebagai bapack dan kini kakeck satu cucu di usia 52, saya bersyukur miara motor Supra bapack ini, banyak nolongnya, asal kita rawat rapi rajin diganti oli-nya.

Ulangi : saya tidak bosan. Saya tidak pernah merasa bosan pakai Honda Supra X 125 (karbu) buatan tahun 2006. Meski di jalan raya saya melihat populasi SupraX 125 tahun 2006 karbu ini sudah makin jarang ada. Maklum motor tua.

Pajak yang sekira Rp. 200an ribu pertahun tetap hidup. Alhamdulillah.

Alhamdulillah masih terus saya pakai harian.

Saya naik Supra X 125 karbu ini dari rumah ke terminal bus setiap berangkat kerja. Bertahun-tahun.




Kisah Motor keluarga
Pertama - tama kami keluarga beli Honda Supra X 125 karbu ini tahun 2006. Supra X125 ini dipakai ya buat berempat sekeluarga. Boncengan istri suami dan anak2, saat itu anak2  masih pada kecil2 masih muat berempat 😁
Kemudian pada tahun 2011 kami beli Honda Spacy untuk dipakai Istri.
Lalu pada tahun 2015 kami beli Yamaha Mio M3 125 untuk dipakai anak - anak sekolah saat itu dua anak saya sekolah SMA.
Tulisan ini untuk mensyukuri motor-motor semi tua. Pengingat bahwa motor tua juga masih bisa diandalkan. Pengingat bahwa -alhamdulillah - merasa cukup dengan kebutuhan alat transportasi yang membebaskan finansial keluarga, bukan mengekang dan bebani finansial keluarga dengan cicilan dan servis yang keseringan. (Bersyukur->Reminder)


Sampai kapanpun saya tidak dapat memahami mengapa ada orang yang gemar menghujat motor. Misalnya di medsos viral : motor A panen hujatan netizen. Mobil B panen hujatan netizen.
Wkwkwk🤣🤣😄😄
Apa guna menghujat motor atau mobil, notabene benda mati ?🤣🤣

Bersyukur lah dan banyak-banyak bersyukur.

Motor SupraX 125 karbu 2006 ini saya pakai berangkat pulang kerja. Saya jarang kerja pakai roda 4. Gesit dan lincah pakai roda 2, lagian macet di jalan akan makin lama jika pakai mobil. Hanya hujan dan panas saja ciri khas tropis. Namun misi harian kerja tercapai produktif. (*)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons