cari kata

Senin, 27 Oktober 2014

Mie Garing Singapore "QQ Kopitiam"

Tim liputan Kuliner mahasiswa IBM-ASMI yakni Anggita (18), Intan (18), Ririn (17) juga Jessina (18), di Lokasi Mall Gading 5 pada hari Jumat (31/10)

Menu "Mie Garing Singapore" ini disajikan dalam  pot hotplate, foto by Anggi

Lokasi QQ Kopi Tiam, foto by Jessina

  
"QQ Kopitiam" merupakan salah satu tempat pilihan hangout  bagi anak muda atau pun mereka yang suka wisata kuliner. Seperti halnya hasil liputan kuliner berikut ini oleh para mahasiswa IBM-ASMI yakni Anggita (18), Intan (18), Ririn (17) juga Jessina (18), pada hari Jumat (31/10).


Sepulang kuliah, keempat mahasiswi ini menyempatkan untuk berjalan-jalan ke  kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, tujuan para mahasiswi ini adalah hunting tempat kuliner untuk dibuat liputan sebagai tugas Mata Kuliah Bahasa.

 "QQ Kopitiam" yang berlokasi di Mall Gading 5, menjadi sasaran liputan kuliner para mahasiswi ini. "QQ Kopi Tiam" terletak di area outdoor dari Mall Gading 5, tempatnya pun cukup luas terdiri dari 2 lantai.

Walapun outdoor, namun susana resto ini lumayan adem , karena ada kipas angin, serta air conditioner. Dekorasi tempat ini pun menarik, dengan hiasan berupa lampu taman, juga ada juga lampu kuning gantung gaya klasik. Warna dekorasi resto dominan warna hitam putih. Sementara  untuk meja dan bangku tersedia cukup banyak.

Di resto ini pelayanannya juga lumayan bagus, waiter-nya ramah dan informatif. Ketika para mahasiswi ini bertanya menu yang sering dipesan, pelayan resto pun menjelaskan menu-menu favorit para pengunjung.

  Untuk bisa melukiskan rasa menu dalam tulisan kulinernya, maka keempat mahasiswi ini pun  langsung memesan menu "Mie Garing Singapore" plus "Teh Peng" untuk minumannya.

Menu "Mie Garing Singapore" ini disajikan dalam  pot hotplate untuk  menjaga suhu makanan agar tetap panas dan tak mudah menjadi dingin. Mie garing ini disajikan bersama potongan tomat, jamur, ayam, sayur, udang, wortel, dan ada kuahnya juga. Rasanya wih mak nyussss banget. Tekstur rasa Mie-nya garing dan  ketika disiram kuah langsung jadi kenyal, kuahnya juga enak gurih, manis, asin, di samping daging ayamnya juga empuk, udang lumayan fresh rasanya.

Berhubung perut masih lapar,  maka keempat mahasiswi inipun juga memesan menu "Nasi Goreng Ayam Bakso", dan juga menu "Nasi Goreng Ayam Pedas".
Bagaimana rasanya ? " Wah rasanya top markotopp banget. Nasi gorengnya pulen, ada suwiran ayamnya, bakso ikan juga ada, pedesnya juga mantapp. Pokoknya yummy deh nih makanan. Wajib dicoba guys..!" ujar Anggi, disambut anggukan setuju oleh Intan, Ririn dan Jessina, keempatnya merupakan mahasiswi semester 1 Fakultas Ekonomi, IBM-ASMI, Jakarta. (*)


 
                         

Minggu, 26 Oktober 2014

Mahasiswa Kelas Karyawan IBM ASMI dalami Kuliah Bahasa Indonesia


Keterangan Foto : para mahasiswa IBM ASMI kelas karyawan sedang tekun ikuti mata kuliah Bahasa Indonesia, Minggu (26/10) Foto by : Zainal Abidin-mahasiswa kelas Karyawan


Jakarta- Sebanyak 41orang mahasiswa kelas karyawan kampus IBM- ASMI Jakarta sedang tekun mengikuti perkuliahan Bahasa Indonesia. Perkuliahan ini diadakan di ruang 501 lantai 5 Kampus IBM-ASMI di kawasan Pulo Mas Jakarta.

Meski perkuliahan dihelat di hari Minggu namun para mahasiswa tampak antusias dalam mengikuti perkuliahan. Hal ini dikarenakan mata kuliah Bahasa Indonesia adalah mata Kuliah wajib untuk mahasiswa semester II.

“Saya secara pribadi ingin mendapatkan ilmu pengetahuan, dan terutama ingin mendapat gelar sarjana,” ujar Zainal (25) selaku mahasiswa kelas karyawan yang juga bekerja di PT. Madiccah Jaya di kawasan Tanjung Priok ini.

Dirinya menyatakan ingin meningkatkan kualitas bahasa, dan ingin belajar bahasa dengan lebih baku.
”Saya ingin belajar Bahasa Indonesia dengan lebih baik agar bahasa Indonesia saya lebih baku dan sesuai dengan EYD (Ejaan yang Disempurnakan-red),” tutur Zainal ketika ditemui di kelas 501 hari Minggu (26/10).

Sementara itu menurut Dosen Bahasa Indonesia Mung Pujanarko, S.Sos, M.I.Kom menjelaskan bahwa mahasiswa jaman sekarang wajib menggunakan Bahasa Indonesia secara baku.” Karena terkadang mahasiswa sering terbiasa dengan gaya bahasa medsos  atau media sosial yang banyak mengumbar kata-kata singkatan dan akronim yang tidak baku,” pungkas Mung Pujanarko, atau akrab disapa pak Imung ini. (*)

"Selfie Low Key”

Foto selfie low key



Foto selfie low key 

Foto  by : Ade Sulaiman, mahasiswa kelas fotografi FIKOM Jayabaya

Selfie (self portrait) makin digemari oleh masyarakat pengguna gadget. Selfie bisa memakai kamera jenis apa saja. Hobby ini bagus juga untuk menumbuhkan kesadaran ber-dokumentasi. Dokumentasi kehidupan kita nantinya amat berguna baik bagi kita maupun keluarga kita.

Apalagi gadget smartphone rata-rata telah dilengkapi dengan fitur kamera yang canggih. Tips dan trik selfie pun makin beragam, contohnya dengan teknik ‘selfie low key’ yang memanfaatkan cahaya seminimal mungkin. Karena cahaya makin minim maka hanya kamera beresolusi tinggi yang dapat dipakai untuk foto selfie low key.

Contoh-contoh foto di atas diambil di lokasi studio FIKOM (Fakultas Ilmu Komunikasi)  Universitas Jayabaya, PuloMas Jakarta, dengan menggunakan teknik dim light (lampu temaram).
Dosen fotografi FIKOM Jayabaya, Mung Pujanarko, S.Sos, M.I.Kom menjelaskan bahwa ada beberapa teknik pencahayaan yang dapat dipraktekkan oleh mahasiswa yang mengikuti kelas fotografi. (*)



LKMM FIKOM Jayabaya di Coolibah-Cipanas

Mung Pujanarko memberikan penyuluhan kepada para Maba FIKOM 2014

Menanamkan materi pembentukan karakter bagi Maba FIKOM 2014




Mahasiswa FIKOM (Fakultas Ilmu Komunikasi) Universitas Jayabaya mengadakan LKMM (Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa)  di kawasan Coolibah, Cipanas, Jawa Barat pada tanggal 10-12 Oktober 2014. Latihan ini bertujuan untuk membina jiwa korsa, kekompakan dan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan, bangsa juga negara.

Menurut Ketua Panitia, Tria Sianipar (20) diadakannya LKMM ini agar para mahasiswa baru semakin sadar bahwa mereka memiliki tanggung jawab yang cukup besar dengan menjadi mahasiswa, “Mahasiswa baru ini kan kebanyakan fresh gaduate dari SMU, nah LKMM ini melatih jiwa manajemen dan tanggung jawab mahasiswa baik tanggung jawab pada diri sendiri dan lingkungan,” papar Tria Hal ini dianggap perlu mengingat sistem dan metode belajar dan penggunaan fasilitas kampus untuk mahasiswa berbeda dengan sewaktu masih sekolah di SMU.
Jumlah mahasiswa baru FIKOM Jayabaya  yang mengikuti LKMM ini sebanyak 52 orang, ditambah dari panitia angkatan 2012, dan angkatan 2011 dan yang menyertai para mahasiswa baru pada event LKMM ini.

Dalam LKMM ini diajarkan materi tentang tentang pentingnya melatih kepedulian terhadap sesama. Mahasiswa diharapkan tidak terjebak menjadi narsistik atau mengagumi diri sendiri, dan selalu mengingat bahwa masyarakat ada pula yang masih hidup serba terbatas dan memerlukan uluran tangan.

Pembantu Dekan III FIKOM  Universitas Jayabaya  Mung Pujanarko S.Sos, M.I.Kom yang juga mengawasi para mahasiswa saat LKMM  menyatakan bahwa sebaiknya mahasiswa seimbang dalam mengejar bidang akademis dan juga berkegiatan sosial kemasyarakatan. "Menjadi mahasiswa aktif, bukan hanya aktif kuliah saja, namun juga perlu aktif dan peduli terhadap kegiatan sosial, baik yang diadakan kampus maupun ormawa (organisasi mahasiswa) dan lingkungan mahasiswa," jelas Mung. (*)

Senin, 15 September 2014

19 Peserta Pelatihan Jurnalisme Belajar Membuat Quick News



Mung Pujanarko sedang memberikan paparan materi senin (15/9)

Jakarta- Sebanyak 19 orang  peserta pelatihan jurnalistik belajar cara membuat quick news.  Pelatihan ini digelar oleh PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) yang bertugas untuk memberikan materi.
Dalam pelatihan yang digelar di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan ini berlangsung selama 4 hari yakni dari tanggal 15- 18 September 2014.

Para peserta tampak sangat antusias, karena dalam peatihan ini  nantinya peserta akan langsung praktek membuat quick news.
Menurut Wilson Lalengke dari PPWI menyatakan bahwa pelatihan ini berguna untuk menghasilkan karya reportase yang cepat dan akurat. Karena barang siapa menguasai informasi maka dia menguasai dunia, “ Memang di jaman informasi teknologi ini barang siapa yang menguasai informasi maka dia menguasai dunia,” tukas Wilson lelangke.
Sedangkan menurut pembicara selanjutnya yakni Mung Pujanarko menyatakan bawa semua orang pada dasarnya bisa membuat quick news, “hanya saja harus rajin berlatih dan menumbuhkan kepekaan terhadap situasi yang dihadapi” tukas Mung
Salah seorang peserta yakni Joko (39) menyatakan ingin memperdalam teknik quick news dan mengembangkan media online seperti blog. Maka pada hari itu pula semua peserta diajarkan cara membuat dan mengembangkan blog sebagai media efektif.
Link peserta diklat yang hari itu juga membuat blog adalah

http://fotopersadanusantara.blogspot.com/

http://www.batara99.blogspot.com/

http://penaburrasa.blogspot.com/ 
(*)

Senin, 08 September 2014

Unjuk Gelar Pencak Silat di Kampus Jayabaya



Para peserta kegiatan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Pencak Silat melakukan Unjuk Gelar di hadapan para mahasiswa baru di Kampus Jayabaya pada sore hari Senin (8/9) bertempat di kampus Jayabaya Jl. Pulo Mas Kav 23 Jakarta Timur.

Dalam gelar unjuk gelar ini para anggota UKM Pencak Silat melakukan demo jurus, atraksi permainan senjata dan unjuk kebolehan ketrampilan bela diri pencak silat khas Indonesia.

Menurut Djonie WA selaku pelatih menyatakan bahwa pencak silat di Jayabaya sudah pernah meraih gelar juara nasional, juga anggota UKM Pencak Silat pernah mewakili DKI Jakarta pada PON 2012 yang lalu.


“ UKM pencak Silat melatih kedisiplinan, mental dan yang paling melestarikan budaya asli Indonesia berupa seni bela diri pencak silat, untuk itu para mahasiswa baru  Jayabaya kita harapkan untuk tertarik dan mengikuti seni bela diri ini” ujar Djonie ketika ditemui di kampus Jayabaya (8/9).

Sedangkan buat Ade Lutfi (20) selaku fotografer yang juga turut mengabadikan atraksi pencak silat ini menyatakan bahwa secara momen, atraksi pencak silat adalah objek yang menarik untuk difoto, “Pencak silat ini bagus buat melatih gerak dan kelenturan, saya juga sempat mengabadikan beberapa moment dalam foto hasil jepretan saya yang menampilkan atraski pencak silat di Jayabaya” tutur Ade Lutfi (20) yang juga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jayabaya (*)

Pelantikan Mahasiswa Baru Universitas Jayabaya

Sebanyak 508 mahasiswa baru Universitas, Sekolah Tinggi dan Akademi-akademi  Jayabaya, mengikuti pelantikan (8/9) Foto by : Ade Lutfi

Sejumlah  508 orang orang calon mahasiswa baru dilantik menjadi mahasiswa Universitas, Sekolah Tinggi dan Akademi-akademi  Jayabaya, Jakarta pada hari Senin  (8/9) di Kampus A Jayabaya Jl. PuloMas Kav 23 Jakarta Timur. Hadir dalam pelantikan ini pihak Yayasan Jayabaya dan jajaran Rektorat Universitas Jayabaya.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Jayabaya Prof. Dr. Hj. Yuyun Moeslim Taher,SH menyatakan bahwa menjadi mahasiswa baru adalah sebuah awal dari meraih cita-cita di masa depan, “Anda diharapkan mampu menjadi sosok yang berguna di masyarakat, dan anda semua adalah orang-orang yang beruntung, karena mampu melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi,” tutur Prof. Dr. Hj. Yuyun Moeslim Taher,SH.

Sementara  Pembantu Rektor III Universitas Jayabaya  Drs. Mansyur Kardi , M.Si berpesan bahwa mahasiswa baru sebaiknya mempertimbangkan baik-baik langkah pertama menjadi mahasiswa baru agar dapat sukses dan berhasil dalam studinya,”Langkah pertama anda adalah semester 1, upayakan langkah pertama anda ini adalah langkah anda yang terbaik, Indeks Prestasi anda harus baik, karena langkah pertama menentukan tahapan studi anda di kampus Jayabaya, jangan anda lengah dan tidak serius dalam berkuliah,” pesan  Drs. Mansyur Kardi, M.Si

Mahasiswa Baru FIKOM Jayabaya

Dari sebanyak 508 mahasiswa baru,  52 orang diantaranya adalah mahasiswa baru pada FIKOM (Fakultas Ilmu Komunikasi) Jayabaya. Maka  hari pada hari Selasa 9-9-2014 FIKOM Jayabaya memberikan pembekalan akademik yang dilaksanakan di ruang C43, Fakultas Ilmu Komunikasi Jayabaya. Dalam pembekalan akademik ini mahasiswa baru diajarkan cara mengisi Kartu Rencana Studi, dan dijelaskan semua prosedur perkuliahan dan tata cara administrasi di FIKOM Jayabaya.

Sebanyak 52 mahasiswa baru FIKOM Jayabaya mengikuti Pembekalan Akademik di Fakultas Ilmu Komunikasi Jayabaya Hari Selasa (9/9)

Hadir memberikan pembekalan akademik Dekan FIKOM Dra.Hj.Dewi Setyorini MS (kanan), Pudek II FIKOM Ika Yuliasari St,S.IP, M.Si (duduk pegang laptop), Pudek III FIKOM Mung Pujanarko, S.Sos, M.I.Kom (berdiri), Pudek I FIKOM Euis Komalawati, S.Sos, M.Si, selasa (9/9)

Pada pelantikan mahasiswa baru angkatan tahun akademik 2014/2015 ini, tercatat sebanyak 52 orang mahasiswa baru terdaftar menjadi mahasiswa FIKOM Jayabaya.  Mahasiswa FIKOM Jayabaya dibagi menjadi dua konsentrasi studi yakni ilmu Jurnalistik dan Ilmu Humas.

Pada pembekalan akademik ini Dekan FIKOM Jayabaya Dra.Hj.Dewi Setyorini MS berpesan agar mahasiswa dapat cermat dalam mengisi kartu rencana studi, dan disiplin dalam perkuliahan. (*)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons