cari kata

Minggu, 18 Maret 2012

Jambu Bol Jamaika di Pekarangan (1)

jambu jamaika dapat berukuran besar


Jambu Bol Jamaika disebut juga Jambu Dersono. Jenis Jamaika yang saya tanam di halaman cuma 1 pohon saja, karena keterbatasan lahan pekarangan rumah saya, namun tanaman Jambu Jamaika ini tidak mengecewakan, karena berbuah setiap musim sekali.
Maret 2012 ini di Bogor sedang musim hujan, dan Jambu Jamaika yang saya tanam tidak berbuah sebanyak musim panas 2011 lalu.
Satu dompolan pentil berisi 10 biji, tapi yang berhasil jadi besar cuma 1 sampai 3 buah per-dompol, yang lain rontok karena hujan. Saya engga semprot pakai macam-macam PPC, pupuknya ya cuma basic saja pada tanahnya.

Sementara ini, pada musim hujan ini, ukuran (size) buahnya sungguh besar, lebih besar dari musim hujan lalu 2011. Pada bulan Maret ini saya memetik beberapa buah yang cukup masak, dan ukuran besarnya mengesankan buat saya. Rasa buah Jambu Jamaika ini kebetulan manis, dan berair. Kalau warnaya merah tua cenderung gelap maka rasanya pun makin manis.

Meski buah pertama pada musim hujan ini banyak yang rontok, namun saya melihat pohon Jambu ini pentil bakal bunganya muncul lagi, bahkan sampai ke atas cabang.

Bunga Jambu Jamaika bentuknya indah dengan warna merah yang merekah.

Hama yang sesekali muncul adalah kutu daun yang membuat benjol pada daun muda, kemudian ulat pengebor batang pohon. Cara untuk mengenyahkannya adalah untuk daun-daun yang sudah benjol, petik dan buang, dan untuk lubang ulat di pohon adalah dengan celup pakai minyak tanah pada kapas atau kain kecil, kemudian sumpalkan pada lubang yang ada di pohon Jambu Jamaika.

Pekarangan saya memang saya tanami dengan beberapa tanaman buah kesukaan saya, yang sekiranya saya sulit dapat di pasar buah Bogor, seperti Srikaya New Varietas, Srikaya Merah, sedangkan khusus untuk Srikaya lokal yang sangat saya gemari (mengingat saya asal Surabaya) saya bariskan sepanjang pinggir halaman  dalam.

Bogor amat kaya dengan aneka jenis buah, dan yang biasa kita lihat di pinggir jalan, di pasar tradisional dan supermarket,  adalah hampir semua jenis buah lokal dan import, tapi Srikaya yang 'happening' buat saya, sulit saya cari di pasar Bogor, ini mungkin karena Srikaya jarang orang yang suka karena bijinya banyak, dan cara makannya yang sulit.

Dan yang baru saja berbuah di pekarangan saya, dengan letak agak berdekatan dengan pohon Jambu Jamaika, adalah Pisang Varigata (Musa varigata). Pisang Varigata ini juga kapan kapan akan saya naikkan di blog saya ini, karena bentuknya yang unik dengan warna daunnya yang belang putih hijau.
Uniknya, warna buahnya juga berwarna belang garis putih-hijau. Untuk pisang varigata ini pembaca bisa  mencari di google dengan ketik : pisang varigata maka akan muncul beberapa gambar tentang pisang varigata. (*)

(note : terimakasih untuk blog http://idesubagyo.blospot.com, bapak Ir Subagyo, M.Sc di Surabaya sering saya mintai advis via email di  : subagyo.surabaya@gmail.com, dan beliau selalu menjawab pertanyaan saya, sebodoh apapun pertanyaan saya tentang tanaman.

8 komentar:

Anonim mengatakan...

berapa tahun baru bisa berbuah ?

imung mengatakan...

dua tahun bisa berbuah, bulan juni sekarang ini sedang berbuah lagi

Anonim mengatakan...

pak, saya nyangkok jambu jamaika, dr polibag pindah ke tanah malah layu, sedih banget. nanya: jamaika ini merah semua ya kl gede, apa ada varietas yg warna putih jg?

imung mengatakan...

Ada beberapa sebab jambu jamaika layu saat dipindah ke tanah :
1. Akarnya ada yang terputus, baik akar muda maupun ujung-ujung akarnya. Ujung akar penting sebagai titik penyerapan nutrisi. Jadi saat ujung akar putus maka tanaman bisa layu dan mati.
2. Stelah dipindah sebaiknya langsung diberi kayu penunjang/penyangga tanaman jambu jamaika, agar tanaman jambu jamika tidak mudah goyah/goyang kedudukannya bila terkena angin. Sebab akar di bawahpun akan ikut tidak stabil, dan tergeser-geser bila pemindahan tidak stabil/mantap.
3.Sebaiknya saat membuka / menyobek poly bag, usahakan tidak ada akar yang putus.
4.Pada tanaman jambu jamika yang baru dipindah usahakan jangan ditempat yang kurang sinar matahari, juga sebaiknya jambu jangan ditempat yang terlampau terik/gersang.
5.Siram secukupnya.
6. Coba lagi, untuk memindahkan tanaman, sayapun juga memindahkan tanaman tidak langsung hidup, saya niat mencari 3 tanaman jambu jamaika hanya untuk latihan memindahkan tanaman dari polybag ke tanah.

7 Jambu jamaika umumnya berwarna merah, jika masih muda cenderung merah pucat, namun jika sudah masak berwarna merah tua.

semoga dapat membantu sebagai sesama blogger.
terimakasih

Id_Aspiandi mengatakan...

nice info pak,, saya baru saja mencoba untuk menanam jambu jamaika ini, hasil okulasi yang saya beli dari penjual bibit keliling,,
mudah-mudahan berhasil... hehe

Anonim mengatakan...

kalau mau beli, dimana,,?
saya butuh cepat,,
indri 0878 2208 7092

mujianto mengatakan...

jual bibit jambu jamaika tinggi 50 cm harga 50 rb
klengkeng 40 rb
durian pelangi 40 rb
wilayah surabaya
hub DALBO 08563268832

mujianto mengatakan...

jual bibit jambu jamaika tinggi 50 cm harga 50 rb
klengkeng 40 rb
durian pelangi 40 rb
wilayah surabaya
hub DALBO 08563268832

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons